Apakah Anda Memiliki Visi Dalam Hidup?

“Visi Yang Anda Bangun Akan Membawa Anda Ke Puncak Keberhasilan Hidup Anda.” – Djajendra

Hidup tanpa visi yang jelas berpotensi membuat diri Anda kehilangan arah dalam setiap perjuangan untuk merebut impian dan harapan.  Visi adalah sesuatu hal yang Anda inginkan melalui imajinasi dan rencana; visi Anda harus tergambar dengan jelas di perasaan dan pikiran Anda; visi Anda adalah tentang masa depan yang Anda harapkan. Artinya, bila Anda memiliki visi yang jelas dan terang, maka setiap proses hidup Anda akan berjalan sesuai rencana Anda.

Anda harus memahami dan menghayati semangat dan nilai-nilai yang ada di dalam visi hidup Anda. Untuk itu, Anda wajib berkomunikasi dengan visi Anda dengan jujur dalam integritas diri Anda yang luar biasa. Anda harus yakin dan percaya bahwa visi Anda memberi energi positif, memberi harapan, memberi gairah hidup, memberi kebahagiaan, memberi perasaan damai, membuat Anda selalu tersenyum, dan visi Anda mampu membangunkan Anda setiap pagi lebih cepat dari terbitnya matahari pagi di tempat Anda menatap kehidupan.

Visi Anda tidak boleh memperlihatkan perasaan lelah dalam setiap perjuangan meraih keberhasilan, tapi visi Anda harus mampu mendorong Anda dengan semangat super tinggi untuk membawa Anda kepada sukses yang lebih tinggi. Visi Anda harus memiliki kekuatan dan keefektifan untuk meraih semua rencana, harapan, impian, dan perjuangan Anda di puncak keberhasilan tertinggi. Visi Anda tidak boleh menjadi akar permasalahan dalam hidup Anda, tapi sebaliknya visi hidup Anda harus menjadi energi positif yang mampu mengusir dan menjauhkan semua masalah hidup dari lingkaran kehidupan Anda.

Hidup Anda adalah untuk meraih segala macam sukses yang Anda inginkan dan rencanakan melalui visi diri sendiri yang luar biasa. Oleh karena itu, Anda tidak boleh kehilangan akal sehat, logika, empati, etika, dan intuisi pada semua persoalan yang harus Anda hadapi dalam hidup Anda. Visi yang baik tidak pernah menghasilkan perasaan dan pikiran negatif  dalam setiap langkah untuk merebut kemenangan hidup. Visi yang baik selalu mendidik Anda menjadi pribadi yang kreatif dan penuh pesona positif dalam mencapai berbagai macam keberhasilan di dalam hidup Anda. Miliki visi hidup yang hebat dan jalankan dengan semangat tinggi, semangat yang terikat dalam sebuah tanggung jawab untuk meraih sukses. Jangan pernah berhenti untuk bergerak bersama visi hidup Anda dalam meraih segala mimpi, harapan, keinginan, dan cita-cita. Selamat berjuang bersama visi hidup yang hebat, raih semua bintang kehidupan dengan sukses, buat hidup Anda bersinar terang seperti terangnya bintang-bintang di langit.

untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Iklan

Sukses Karena Hubungan Baik

“Kehidupan Manusia Adalah Sebuah Rangkaian Yang Saling Terhubung, Dalam Sebuah Gerbong Kehidupan Yang Mengikat Satu Manusia Dengan Manusia Yang Lain.”-Djajendra.

Alasan utama kita masih eksis dalam hidup ini adalah oleh hubungan – hubungan tak langsung di antara kita, yang terjadi dalam sebuah siklus kehidupan yang bersifat kasat mata. Kita semua ditakdirkan dengan sifat dasar untuk hidup bergerombol dan saling berkolaborasi. Hubungan positif merupakan alat bantu kita dalam menjalani semua proses kehidupan yang berfokus pada puncak sukses. Semua hubungan positif yang kita bangun dengan hati tulus dan ikhlas, pasti mampu memberikan semua kemudahan buat kehidupan yang ingin kita jalani. Kebanyakan orang meraih sukses oleh hubungan baik yang dirangkainya sejak dini, tanpa hubungan baik dengan orang lain kita bukanlah siapa – siapa. Setiap sen uang yang kita miliki hari ini adalah akibat hubungan kita dengan orang lain. Termasuk semua aspek kehidupan seperti rasa kebahagiaan, kenyamanan, keamanan, kemakmuran, dan semua hal  yang menyenangkan terjadi oleh hubungan positif yang kita bangun dengan pihak – pihak lain. Kita harus secara cerdik menanam nilai – nilai kebaikan dalam diri kita, agar energi positif kita bisa menghasilkan proses ketertarikan tak sadar terhadap semua hubungan positif yang kita bangun. Kita adalah sebuah magnet besar yang mampu menarik apa saja yang kita suka dari luar diri kita. Untuk itu, kita harus selalu waspada dan tidak asal menerima nilai – nilai yang berpotensi merusak hubungan kita dengan orang lain.  Kejeniusan diri  dan tingginya pendidikan yang dimiliki, bukanlah apa – apa bila tidak didukung dengan hubungan baik kepada orang – orang lain. Melalui hubungan yang saling menghormati dan saling menghargai, yang dilandasi oleh sikap toleransi, terbuka, peduli, dan rendah hati, Anda pasti akan mendapatkan banyak manfaat positif buat merangkai kisah sukses dalam hidup Anda.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Anda Adalah Magnet Yang Menarik Semua Keinginan

“Sekali Anda Merasa Diri Anda Sempurna, Maka Itu Adalah Awal Anda Masuk Dalam Perangkap Penderitaan.” – Djajendra

Manusia paling suka mengejar kesempurnaan dalam semua aspek kehidupan. Semua hal yang terlihat hebat dan sempurna pasti diimpikan dan diinginkan. Walaupun hal yang terlihat sempurna itu belum tentu sempurna. Semua yang terlihat dari luar diri yang hebat dan indah itu belum tentu sesuai dengan diri sejati. Persoalannya, tidaklah mudah meyakinkan diri sendiri untuk tidak mencari kesempurnaan dari luar diri.

Tidak ada kekuatan yang dapat menghentikan motivasi dalam mengejar kesempurnaan, walaupun kesempurnaan itu tidak pernah ada, tapi keyakinan untuk mencari kesempurnaan tidak pernah hilang dari siapa pun. Setiap orang adalah sebuah magnet besar yang mencoba menarik semua yang terlihat indah dan hebat, sikap ingin memiliki sesuatu yang lebih dari yang lain, sikap ingin menjadi yang terbaik, sikap ingin hidup aman secara finansial, sikap ingin dicintai, dan berbagai macam sikap lainnya, selalu menjadi alasan  utama untuk mencari kesempurnaan hidup. Anda seharusnya tidak perlu mencari kesempurnaan dengan patokan pada hal – hal yang terlihat di luar diri Anda. Sebab, semua hal yang Anda lihat hebat dan indah itu, belum tentu bisa memberikan perasaan damai dan nyaman. Kesempurnaan  tidak akan datang dari luar diri Anda, tapi kesempurnaan hanya bisa Anda cari dari dalam diri Anda, walaupun Anda tahu kesempurnaan yang dihasilkan dari dalam diri sendiri itu memerlukan integritas dalam sikap sabar dan pikiran jernih.

Dalam mencari kesempurnaan dari dalam diri sendiri diperlukan integritas, etika, moral, dan idealisme. Dan semua itu harus mau Anda perjuangkan dengan sikap penuh toleransi dan konsisten. Kesempurnaan itu terletak pada sikap Anda untuk mau hidup dalam  perasaan damai, bahagia, berkecukupan,  syukur,  aman, cinta, dan memiliki kehidupan terbaik. Arahkan hidup Anda untuk segala kebaikan dan isi jiwa raga Anda dengan nilai – nilai kebaikan. Sikap rendah hati untuk mau belajar tentang segala pengetahuan kebaikan akan mengarahkan Anda menuju pada puncak kebahagiaan dan kedamaian hidup.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Mengobati Perusahaan Sakit

Ketika daya saing perusahaan merosot dalam kompetisi pasar yang ketat, ketika keseimbangan pertumbuhan bisnis turun akibat inflasi dan daya beli masyarakat yang rendah, ketika perusahaan sudah mulai oleng karena tidak punya sumber pendapatan tetap lagi untuk membayar semua biaya. Dan sekarang Perusahaan berada dalam titik krisis multidimensi, yang membuat perusahaan sudah sekarat dan hampir koma akibat penyakit krisis multidimensi yang menggerogoti semua bagian tubuh perusahaan. Lantas apa yang harus Anda lakukan?. Sedangkan Anda memiliki kewajiban – kewajiban yang harus dibayar, seperti gaji, biaya operasional rutin, biaya bunga pinjaman, dan biaya – biaya tetap lainnya yang harus Anda keluarkan walaupun bisnis Anda sudah tidak bisa berjalan normal lagi akibat sakit krisis multidimensi yang sedang dideritanya.
Bila perusahaan Anda sebuah raksasa besar mungkin akan ada banyak alternatif untuk mengobati sakit krisis multidimensi yang diderita perusahaan, sebab sebuah perusahaan raksasa pasti menarik perhatian para investor besar yang kaya raya, dan lagian perusahaan raksasa pasti masih sanggup membayar para konsultan terbaik untuk segera mengobati penyakit krisis multidimensi perusahaan dengan berbagai obat mujarab, dan melalui keterlibatan banyak orang super pintar akan segera menyelamatkan semua kesulitan perusahaan melalui perawatan intensif yang akan menyembuhkan penyakit krisis multidimensi tersebut secara sempurna. Tetapi apa ceritanya bila perusahaan Anda adalah menengah kebawah yang mungkin selama ini harus berjuang sendiri untuk survive dengan sistem manajemen yang ala kadarnya, sebab untuk mendapatkan orang – orang super cerdas mungkin perusahaan Anda belum sanggup membayarnya. Dan artikel ini saya buat untuk bahan referensi perusahaan kecil dan menengah dalam mengobati perusahaannya yang lagi sakit keras.
Perusahaan suka oleng oleh sebab pengelolaan yang tidak tepat pada saat – saat krusial. Untuk menjaga agar perusahaan tidak oleng, maka Anda harus mampu menjaga efektifitas, efisiensi, produktivitas, dan profit perusahaan Anda dalam keseimbangan yang tepat untuk memastikan agar perusahaan Anda tidak oleng oleh berbagai penyakit perusahaan yang mematikan.
Berbagai penyakit perusahaan yang timbul akibat lemahnya daya saing, cash flow yang sulit, sumber daya manusia yang tidak efektif, manajemen risiko yang lemah, produk dan jasa yang ketinggalan zaman, tidak mampu berekspansi, sistem pengendalian yang tidak terukur, sistem keuangan yang tidak konsisten, para customer yang sudah bosan, dan ada banyak lagi penyebab – penyebab untuk membawa perusahaan Anda masuk kedalam ruang ICU.
Apabila perusahaan Anda sudah terlanjur masuk ICU (intensif care unit)oleh penyakit yang sangat parah, lantas apa reaksi Anda? Apakah Anda menyerah dan membubarkan perusahaan?, atau mungkin Anda mencari investor baru, atau mungkin Anda tetap berjuang keras untuk mengobati setiap penyakit perusahaan Anda dengan kesabaran tinggi. Apa pun dapat Anda lakukan agar perusahaan Anda menjadi sembuh dan kuat lagi untuk mampu bersaing di dalam pasar yang penuh dengan kompetisi tinggi tersebut.
Kunci mengobati penyakit parah perusahaan Anda adalah kepemimpinan yang kuat dan memiliki daya tahan untuk bekerja dalam organisasi perusahaan yang serba kurang. Kepemimpinan yang sanggup memotivasi dan meyakinkan setiap sumber daya manusia perusahaan untuk tetap bersemangat tinggi dalam kerja sama mengobati semua penyakit berbahaya tersebut dengan kesabaran tinggi dan kerja keras tanpa henti. Kepemimpinan yang memberi contoh – contoh positif dalam proses penyembuhan perusahaan dari penyakit kronis. Kepemimpinan yang sepenuh hati mengabdikan dirinya untuk keselamatan dan penyembuhan penyakit perusahaan secara total.
Customer adalah salah satu obat paling mujarab untuk mengatasi semua penyakit perusahaan Anda. Ingat bahwa tanpa customer bisnis itu tidak ada, dengan memberikan perhatian yang besar kepada kebutuhan para customer Anda, maka perusahaan masih bisa bernafas untuk tetap sadar dari komanya. Bisnis memerlukan kepercayaan dari para customernya, dan ketika Anda memfokuskan untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada semua customer Anda, berarti Anda telah mulai mengobati penyakit ganas perusahaan Anda secara tepat.
Mental pisikologis para stakeholder perusahaan; seperti bank, karyawan, pemilik saham, pemasok, customer, kantor pajak, dan yang lain – lainnya harus diyakinkan dengan sepenuh hati dan kejujuran tinggi untuk mau membantu mengerti usaha perusahaan ke arah penyembuhan total melalui dukungan langsung dan tidak langsung dari para stakeholdernya.
Sejenak saya ingin mengajak Anda untuk mengingat sebuah buku bagus karya Michael Teng yang berjudul “Corporate Turn Around, Nursing A sick Company Back to Health”. Dalam buku tersebut Michael Teng memberikan informasi berdasarkan pengalaman nyata dia menyelamatkan perusahaan – perusahaan dari kebangkrutan. Dia membangun persepsi bahwa perusahaan mirip seperti tubuh manusia. Dan oleh karena itu, penyakit perusahaan harus disembuhkan seperti cara – cara penyembuhan yang lazim digunakan dalam medis kedokteran penyembuhan penyakit manusia. Cara Michael Teng dengan persepsinya tersebut menurut akal sehat dapat kita terima sebagai sebuah referensi penting dalam upaya penyembuhan penyakit perusahaan yang sudah kronis.
Selama perusahaan dalam proses pengobatan, janganlah sekali – kali berpikir tentang hal – hal negatif, seperti kebangkrutan, ketidakmampuan, ketidakyakinan, atau mencoba menyerah untuk terus dengan sabar mengobati dan mengendalikan gerak langkah perusahaan ke arah sehat.
Sebelum Anda dan sumber daya manusia Anda berpikir cara – cara tehnis penyembuhan penyakit kronis perusahaan Anda, Anda bersama setiap sumber daya manusia perusahaan Anda harus membangun kepercayaan diri, motivasi untuk mampu menyembuhkan penyakit perusahaan, semangat yang tidak luntur oleh badai apapun, keyakinan seratus persen bahwa perusahaan akan terselamatkan, dan semua pikiran dan tindakan positif yang efektif dalam mengobati penyakit perusahaan secara optimal.
Kita semua sepakat bahwa cash flow adalah detak jantung perusahaan yang mengalirkan darah kesemua bagian tubuh organisasi dan sendi kehidupan perusahaan. Tanpa cash flow yang positif, dipastikan penyakit akan semakin kronis dan hal ini tidak akan membantu penyembuhan perusahaan Anda.
Ada banyak cara untuk tetap menjaga cash flow berada dalam kondisi cash in (masuk)lebih besar dari cash out (keluar), antara lain melalui meningkatkan penjualan, mengendalikan pengeluaran dengan perilaku efisiensi total, atau mendapatkan pinjaman berbiaya rendah. Tetapi secara mental juga harus dibangun persepsi bahwa Anda bersama semua sumber daya manusia Anda selalu memiliki keyakinan dan kerja keras yang mampu menjaga cash flow yang sehat di perusahaan Anda. Cash flow positif adalah sebuah kunci penting yang tidak boleh sekalipun diabaikan dalam proses penyembuhan penyakit perusahaan Anda, termasuk pada saat perusahaan berada dalam tingkat kesehatan yang prima.
Pada akhirnya kita semua harus sadar bahwa dunia bisnis memiliki kompleksitas yang sangat tinggi, dan setiap perusahaan yang terlanjur sudah sakit parah harus mau belajar dan melatih dirinya secara konsisten untuk mengobati setiap penyakitnya dengan kesadaran tertinggi, ketulusan hati tertinggi, keikhlasan tertinggi dari setiap sumber daya manusianya untuk mau bersatu dalam persepsi yang sama dalam upaya terkosentrasi dengan prioritas utama menyembuhkan penyakit kronis perusahaan tersebut.
Manusia Adalah Kreatifitas Tidak Terbatas, Dan Setiap Upaya Yang Dilakukan Secara Sadar Dengan Keyakinan Tinggi Akan Menghasilkan Sukses Yang Membahagiakan Hati Dan Pikiran Semua Orang.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Ketika Kejujuran Sebagai Formalitas

Kejujuran merupakan sebuah kata yang sering sekali diucapkan sejak zaman purba sampai zaman hari ini di seluruh pelosok bumi. Tetapi kejujuran tidak sesakti maknanya, dia hanya sebuah kata yang tumbuh dan berkembang di dalam perilaku orang – orang tertentu, yang mungkin jumlahnya sangat – sangat sedikit sekali. Dan di perilaku orang kebanyakan, kejujuran hanya menjadi pemanis buat formalitas kelangsungan hidup.
Kejujuran itu sendiri adalah sebuah pohon yang akar -akarnya merupakan integritas dari kebenaran, batang dan rantingnya sebagai kredibilitas dari perbuatan baik, daunnya sebagai sikap dari keteladanan, bunga dan buahnya sebagai rasa kedamaian atas semua kenyamanan batin dan raga.
Semua orang pada dasarnya ingin menjadi orang yang jujur dan berguna bagi sesamanya. Tetapi situasi dan kondisi yang sangat beragam dengan tantangan hidup yang berbeda telah menciptakan lingkungan – lingkungan hidup yang bermacam – macam pola dan perilakunya dalam memaknai kelangsungan hidup mereka. Ada orang yang merasa cukup dengan jumlah materi dalam ukuran tingkat kepuasan hidup tertentu, dan ada pula orang -orang yang tidak pernah merasa kenyang dan puas selama hidupnya. Sikap tidak merasa kenyang dan puas tersebut bila didorong oleh pikiran negatif, maka sudah pasti kejujuran hanya akan menjadi formalis pemanis perilakunya. Kejujuran memang tidak selalu jujur, kadang kejujuran juga suka berbohong agar dia tetap dapat eksis di perjalanan hidupnya. Kejujuran yang suka berbohong inilah yang saya sebut dengan istilah “kejujuran sebagai formalitas”.
Sudah menjadi rahasia umum pada saat ini, ketika slogan, motto, misi, dan lain sebagainya telah di jadikan sebagai alat propaganda untuk mengekspresikan kejujuran dalam makna kejujuran formalitas sebagai komitmen dari semua pelayanan kepada masyarakat ataupun kepada para customer. Media masa dan teknologi changgi telah menjadi alat terefektif untuk mensosialisasikan semua nilai – nilai dari kejujuran formalitas. Sehingga pada akhirnya oleh kebanyakan orang berpikiran bahwa kejujuran formalitas itulah kejujuran sesungguhnya. Hal ini telah membuat makna kejujuran bergeser, yaitu kejujuran itu dimaknai sebagai berbohonglah agar Anda tetap eksis dalam perjalanan hidup ini.
Apakah kejujuran sejati telah dikhianati oleh kejujuran formalitas?, atau pengkhianatan itu hanya untuk kebaikan agar semua mimpi – mimpi kehidupan setiap orang yang menjadikan kejujuran formalitas sebagai topeng kebaikan hidup mampu mencapai keinginan – keinginannya secara sempurna. Apa pun itu jawabannya, kita harus mengakui realitas hidup yang dikuasai oleh kejujuran formalitas. Sedangkan kejujuran sejati sudah sangat langka dan hampir punah, dan mungkin tidak ada orang yang ingin melestarikannya.
Kejujuran formalitas pada saat ini menjadi alat propaganda yang telah melangkah ke dalam kehidupan mental, sosial, dan emosional dari orang – orang yang masih berbicara tentang moralitas dari persepsi dirinya, akan tetapi mereka merasa tidak bahagia dan tidak nyaman kepada kesaktian makna kejujuran. Hal ini disebabkan, mereka tidak mampu lagi membedakan antara kejujuran formalitas dengan kejujuran sejati. Ketika maknanya sudah tidak bisa di mengerti lagi, maka kekosongan jiwa dan kekacauan pikiranlah yang akan dihasilkan. Jangan heran kalau banyak orang yang terlihat hebat dan mengagumkan ternyata hidup dalam kesunyian abadi. Hal ini mendorong mereka semua untuk terjun ke dalam dunia spiritualitas agar mampu mendapatkan kedamaian jiwa dan raga. Tetapi mereka lupa, bahwa kedamaian jiwa sejati hanya mampu diberikan oleh kejujuran sejati.
Apakah manusia mampu hidup dalam kejujuran sejati?. Manusia sebenarnya bukanlah simbol kesempurnaan, tetapi manusia tidak lebih dari sebuah kreatifitas tanpa batas yang selalu hidup dalam ketidaksempurnaan.
Perjalanan hidup setiap orang di bumi ini harus selalu secara pasti melalui tikungan bahagia, dan tikungan penderitaan. Kedua tikungan ini merupakan takdir dari sebuah perjalanan hidup yang tidak bisa dimaknai dengan kejujuran formalitas. Bahagia dan penderitaan adalah sebuah kejujuran sejati yang tidak mungkin bisa diingkari oleh siapapun. Oleh karena itu, sudah saatnya setiap orang mulai memikirkan makna hidup sesungguhnya dalam wujud kejujuran sejati.
Kejujuran formalitas hanya akan menjadi ladang subur bagi penderitaan mental, emosi, dan kedamaian jiwa. Kejujuran formalitas telah mengkhianati kejujuran sejati dalam semua aspek kehidupan. Dan Hal ini jelas akan menciptakan dampak yang besar kepada pertumbuhan pikiran positif. Apabila pikiran positif mulai melemah, maka pikiran negatif akan menguasai semua aspek kehidupan dari seseorang, jelas ini akan menjadikan orang tersebut hidup dalam ketidakstabilan jiwa dan raga.
Kejujuran sejati seharusnya dilestarikan dan dirawat oleh setiap orang dalam pikiran dan perilakunya secara wajar dan baik, dan menyingkirkan kejujuran formalitas dari semua lingkungan kehidupan setiap orang agar kehidupan ini bisa memberi makna damai dan bahagia kepada setiap manusia.
Pertanyaannya adalah apakah manusia mampu hidup dalam kejujuran sejati dalam lingkungan dunia yang penuh godaan Kemewahan ini?……Silakan Anda renungkan sendiri. Pastikan Anda adalah seorang pribadi yang mampu melestarikan kejujuran sejati.

Bekerja Dengan Kultur Good Corporate Governance

“GCG Tidak Akan Bermanfaat Bila Perusahaan Menganggap GCG Adalah Peraturan Yang Bersifat Normatif, GCG Hanya Akan Bermanfaat Saat Stakeholders Menjadikannya Kultur  Di Kesehariannya.” – Djajendra

Sudah puluhan tahun dunia korporasi di Indonesia mencoba menjadikan prinsip – prinsip dari praktik good corporate governance sebagai cara hidup dalam berorganisasi dan berbisnis secara sehat. Hampir semua pemimpin di setiap perusahaan berbicara tentang good corporate governance, para stakeholders tertarik dengan ide good corporate governance untuk mengamankan semua kepentingan mereka secara optimal. Dan, para investor sangat menuntut kepada manajemen korporasi untuk menjalankan praktik good corporate governance secara bijak dan tepat sasaran, agar semua investasi mereka aman dan menghasilkan keuntungan yang tinggi.
Apakah praktik good corporate governance telah mencapai sasaran seperti yang diharapkan oleh para stakeholdersnya?  Pertanyaan seperti ini harus Anda tanyakan kepada diri sendiri secara jujur, agar Anda bisa melakukan evaluasi total untuk memperbaiki semua kekurangan yang ada. Yang paling penting perlu dipahami oleh semua pelaku praktik good corporate governance adalah tidak menjadikan good corporate governance sebagai berhala yang diagung – agungkan secara berlebihan.

Good corporate governance hanya sebuah solusi dari jutaan solusi lainnya tentang praktik korporasi dan bisnis yang sehat dan jujur. Realitas selalu menunjukkan bahwa ada sebagian orang atas nama good corporate governance tetap mempraktikkan bad corporate governance secara tersembunyi. Hal ini artinya mereka menjadikan good corporate governance sebagai bungkus luar dengan hiasan kata – kata bijak yang luar biasa hebat untuk didengar, dan isi dalamnya tetaplah praktik manajemen kuno dengan berbagai trik dan gaya dari praktik bad corporate governance.

Kultur good corporate governance sebagai fundamental dalam setiap sikap dan langkah dari organisasi secara terukur harus dapat diimplementasikan dengan baik. Untuk itu harus ada pola pikir tentang kehidupan organisasi yang hanya pantas dijalani bila semua langkahnya mengandung nilai – nilai transparan, jujur, terbuka, bertanggungjawab, berintegritas, beretika, dan memiliki nilai positif untuk lingkungan, sosial, dan kemanusiaan secara total.

Di dunia korporasi, ada beribu kepentingan yang saling sikut – menyikut. Semua kepentingan itu tidak mudah untuk disatukan dalam misi bersama. Kultur good corporate governance bisa diandalkan oleh para pemimpin korporasi, tetapi dengan catatan mereka semua harus menghapus semua kepentingan pribadi dan fokus kepada semua kepentingan stakeholders. Pertanyaannya adalah apakah semudah itu orang bisa menghapus semua kepentingan diri sendiri? Bukankah sifat dasar manusia adalah mengutamakan kepentingan diri sendiri sebelum memikirkan kepentingan orang lain? Lantas dengan sifat dasar manusia tersebut apakah secara murni praktik good corporate governance bisa diimplementasikan dalam dunia korporasi? Memang tidak mudah untuk menjawabnya, semuanya diperlukan bukti sukses dari praktik good corporate governace yang bersifat konsisten dan berkelanjutan. Perilaku manusia tidaklah statis untuk dapat dikendalikan, sebab manusia itu adalah makhluk kreativitas yang selalu berupaya untuk berkarya lebih dalam hal apa pun, dan untuk itu sudah menjadi naluri dasar manusia dalam menghalalkan segala cara agar dia bisa mencapai hasrat tertingginya. Bukanlah perkara gampang untuk mengendalikan dan menjaga hasrat keinginan seorang pemimpin korporasi untuk mencapai kinerjanya dengan menghalalkan segala cara untuk suksesnya, walaupun pemimpin itu sangat menguasai nilai – nilai dari praktik good corporate governance secara sempurna. Tapi Belum menjadi jaminan bahwa dia akan bersikap dan berprilaku seperti yang diinginkan oleh konsep good corporate governance.
Dalam praktik seharian di organisasi seharusnya bisa menjadikan nilai – nilai dari konsep good corporate governance sebagai dasar dari kultur kerja yang beretika dan profesional. Tetapi kekuatan pengaruh kepemimpinan yang lebih menonjolkan ambisi pribadi dalam agresifitas untuk mendapatkan keuntungan maksimal melalui cara apapun adalah sebuah tantangan besar buat eksistensi kultur good corporate governance.
Dalam dunia bisnis ucapan dan praktik nyatanya bisa saling berseberangan. Ucapan bijak hanya dijadikan sebagai pemanis untuk menarik para pelanggan, tapi dalam urusan proses internal apa saja akan dihalalkan agar mencapai target dan rencana. Bisnis tidak identik dengan kejujuran, bisnis hanya pintar menyusun kata – kata tentang kejujuran, tapi kata – kata itu hanya sebatas puisi indah buat para investor, pelanggan, kreditor, dan pemasok.
Soal implementasi kultur good corporate governance, memang tidak sulit. Namun yang penting apakah semua hasil implementasi tersebut dihayati, diyakini, dan dipercaya secara tulus oleh para manusia korporasi secara utuh. Apakah mereka semua sudah bisa percaya bahwa dengan anti korupsi, anti rekayasa keuangan, anti menutupi informasi kepada stakeholders, anti melakukan tindakan spekulasi, anti tidak mengukur risiko, anti tidak mengikuti perubahan, anti melanggar etika bisnis, dan anti tidak mematuhi hukum, peraturan, dan kaidah – kaidah sosial-lingkungan, lantas mereka sudah bisa menciptakan kinerja bisnis yang optimal? Ambisi, hasrat keinginan, kesenangan, kebebasan, dan harta adalah sebagian dari kepentingan yang bisa menaklukkan konsep good corporate governance.
Bekerja dengan kultur good corporate governance bukan perkara gampang dan bisa dilakukan secara instan. Diperlukan sebuah proses panjang agar semua orang bisa menjadikan konsep good corporate governance sebagai kultur kerja yang andal dan profesional. Semua proses itu harus dimulai dari perubahan mind set yang mengarahkan kehidupan organisasi dan bisnis untuk lebih terikat kepada moral dan etika yang tidak merugikan para stakeholder secara sepihak. Pelatihan yang bersifat pengembangan mind set sumber daya manusia ke arah integritas, kredibilitas, etika, dan profesionalisme dalam berorganisasi melalui kualitas moral dan etika yang bernilai maksimal adalah salah satu upaya terbaik dalam menjadikan konsep good corporate governance sebagai kultur kerja yang andal.
Bekerja dengan kultur good corporate governance diperlukan niat baik dari pihak manajemen untuk menata sistem, prosedur, dan etika kerja yang benar – benar memprioritaskan perilaku sumber daya manusia untuk bekerja dengan jujur, transparan, bertanggungjawab, adil, dan dengan kode etik kerja yang beretika dan bermoral tinggi.
Kekuatan manajemen untuk mengatur setiap hubungan antar stakeholders secara positif dan jujur adalah hasil yang harus terlihat nyata dalam praktik dengan kultur good corporate governance.
Konsep good corporate governance di masa depan harus digandengkan dengan pengetahuan mind set yang bisa membuka hati dan pikiran sumber daya manusia untuk lebih berpikir positif dalam upaya memberdayakan konsep – konsep good corporate governance. Konsep good corporate governace pada intinya mengajak semua perusahaan untuk menjalankan praktik bisnis yang beretika dan bermoral tinggi, agar tidak merugikan kepentingan dari semua stakeholdernya. Tetapi dalam perkembangannya konsep good corporate governance lebih dijadikan sebagai alat propaganda untuk memuji diri sendiri. Padahal niat tulus dari konsep good corporate governance adalah sangat baik bagi pertumbuhan bisnis yang sehat dan berisiko rendah. Tetapi manusia tetaplah makhluk lemah yang selalu takluk kepada keinginan kepentingan diri sendiri, yang pada akhirnya akan melanggar semua komitmen dan niat baik untuk berbisnis secara sehat dan beretika. Untuk itu semua diperlukan pelatihan dan pencerahan secara terus – menerus tentang good corporate governace, bukan hanya dari sisi aturan dan tehnis pelaksana yang bersifat normatif. Tetapi yang lebih penting adalah dari sisi mental dan pencerahan perilaku positif melalui mind set yang mengarahkan sumber daya manusia untuk memimpin diri sendiri dan memberdayakan nilai-nilai good corporate governance dalam setiap langkah dan sikap di perusahaan.

Untuk training/ seminar hubungi www.djajendra-motivator.com

Membudayakan GoodCorporateGovernance Di Perusahaan

Budaya good corporate governance adalah budaya internal control yang tangguh, di mana good corporate governance mengatur pembagian tugas dan tanggung jawab diantara semua jabatan, fungsi, dan peran kerja organisasi dengan detil dan berlapis. Semua jabatan atau fungsi kerja diatur dengan sistematis dalam job diskripsi, struktur organisasi, peraturan, kebijakan, prosedur kerja, panduan etika bisnis, code of conduct, core values, dan board manual yang satu sama lain saling terikat dalam sistem internal control yang andal dan tangguh. Sehingga tidak ada celah untuk melakukan manipulasi, kecuali melalui konspirasi yang terorganisir diantara semua unsur kekuasaan perusahaan.

Membudayakan good corporate governance di perusahaan berarti stakeholders harus berpartisipasi dengan aktif untuk menjadikan perusahaan lebih kuat di semua aspek. Budaya good corporate governance mengarahkan semua kekuatan sumber daya perusahaan untuk bekerja melalui sistem dan kultur yang terkendali dengan total dan utuh, dengan dukungan prinsip kerja berdasarkan nilai transparansi, independensi, akuntabilitas, responsibilitas, dan fairness untuk tujuan menghasilkan shareholder’s value yang maksimal sambil membangun kredibilitas perusahaan, agar dipercaya oleh para stakeholders.

Budaya good corporate governance berorientasi pada kinerja maksimal yang dijalankan melalui karakter kerja yang jujur, efisien, efektif, produktif, kreatif, beretika, dan terbuka. Di mana semuanya itu terbungkus dalam sikap atau kultur kerja yang sustainable atau berkelanjutan, yang semuanya dilakukan melalui praktik-praktik kerja dengan integritas yang super jujur. Membudayakan good corporate governance di perusahaan akan menghasilkan gaya manajemen perusahaan yang super terkendali secara sistematis melalui semua kebijakan, peraturan, dan prosedur kerja yang pro pada kinerja terbaik.

Budaya good corporate governance selalu akan terfokus pada kepentingan untuk melindungi hak shareholders, melindungi kepentingan stakeholders, dan melindungi daya tahan perusahaan dari ancaman krisis. Di mana, kesemuanya itu berlandaskan pada semangat pengabdian total kepada perusahaan oleh manajemen beserta semua kekuatan sumber daya manusia dengan total dan utuh.