LAYANAN YANG HEBAT MENGHASILKAN PENJUALAN YANG HEBAT

DJAJENDRALAYANAN YANG HEBAT MENGHASILKAN PENJUALAN YANG HEBAT

“Bisnis yang hebat selalu beradaptasi dengan selera dan persepsi konsumen. Bisnis yang hebat selalu sadar bahwa perilaku konsumen sangat dinamis dan tak terduga.”~Djajendra

Seorang penjual yang andal pasti cerdas memahami pembeli. Dia tidak hanya harus hebat tentang produk dan jasa yang dijualnya, tetapi dia harus sangat hebat dan penuh empati, untuk berkomunikasi dan menjual apa yang dibutuhkan oleh pembeli.

Keberhasilan seorang penjual berasal dari menjadikan pelayanan sebagai bagian terpenting dari kehidupan sehari-hari. Membiasakan dan mendisiplinkan proses penjualan untuk fokus pada pelayanan yang diinginkan pelanggan, akan menjadikan penjualan sukses.

Produk yang hebat memiliki pelayanan sepenuh hati. Setiap produk dan jasa yang dibuat di dalamnya harus ada semangat pelayanan sepenuh hati. Pelayanan yang baik menentukan keberhasilan penjualan dan keuntungan.

Di era kompetis ini, sangat banyak perusahaan yang membuat produk dan jasa sejenis, yang membedakan hanyalah karakter pelayanan. Semakin mampu memahami pembeli, semakin mampu memberikan kebaikan dan kualitas kepada pembeli, semakin sukses penjualan.

Bila sikap baik dan perilaku santun hilang di dalam sebuah pelayanan, maka pelayanan itu akan ditinggalkan. Pelayanan sepenuh hati membantu produk dan perusahaan mendapatkan reputasi dan kepercayaan.

Sudah bukan zamannya lagi penjual mengatur pembeli. Zaman telah berubah, kompetisi sangat ketat, persaingan hanya dapat dimenangkan dengan kualitas dan pelayanan terbaik.

Peningkatan loyalitas pelanggan hanya dapat dilakukan dengan pelayanan, kualitas, dan profesionalisme. Loyalitas pelanggan akan meningkatkan kepercayaan perusahaan untuk tumbuh dan berkembang melebihi sebelumnya.

Perusahaan yang mampu memberikan layanan yang luar biasa, yang melebihi harapan pelanggan, akan memanen keuntungan. Sedangkan perusahaan yang mengabaikan pelayanan dan terlalu fokus pada produk, akan mengalami penurunan penjualan. Zaman sekarang adalah zaman pelayanan dan zaman kualitas. Jadi, siapapun yang mampu menguasai pelayanan dan kualitas pastilah menjadi pemenangnya.

Pembeli selalu ingin mendapatkan informasi yang rinci, dan selalu ingin tahu banyak tentang produk dan jasa yang mereka sukai. Oleh karena itu, penjual yang baik pasti menjadi pelayan yang andal, untuk memenuhi rasa ingin tahu pembeli.

Seorang penjual yang baik pasti membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan, dan menjaga integritas agar hubungan saling percaya dapat meningkatkan target dan kinerja.

Perilaku yang positif dan baik; tindakan yang sepenuh hati dan profesional; cara pelayanan yang terfokus, untuk memberikan yang terbaik dari hati yang paling tulus dan melayani; akan menjadikan penjual selalu unggul dan berkinerja hebat.

Penjual dan perusahaan harus menciptakan trust, dan membangun hubungan interpersonal yang mampu meningkatkan kualitas komersial produk dan jasa.

Seorang penjual wajib memiliki orientasi atau pandangan hidup yang melayani kebutuhan dan keinginan pelanggan.

Seorang penjual wajib menyiapkan dirinya dengan pengetahuan, wawasan, keahlian menjual, keandalan untuk melayani, dan kualitas yang membuat pelanggan bahagia.

Seorang penjual wajib memiliki energi positif yang disenangi oleh pelanggan; wajib memiliki aura tubuh yang memancarkan energi baik, untuk mengakrabkan hubungan dengan pelanggan.

Seorang penjual wajib fokus pada pelayanan, dan tidak terjebak dalam orientasi menjual, tetapi selalu fokus pada orientasi melayani.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENJADI FRONTLINER YANG ANDAL DAN PROFESIONAL

DMU 2014
Frontline adalah jembatan perusahaan untuk terhubung secara profesional dengan pelanggan. Frontline merupakan pembawa reputasi dan kredibilitas perusahaan untuk disampaikan kepada pelanggan. Frontline tidak hanya menjual dan memperkenalkan produk perusahaan kepada pelanggan, tetapi juga menjadi duta perusahaan untuk memperkenalkan kebaikan dan keunggulan perusahaan kepada pelanggan.

Setiap individu yang bertugas di frontline wajib mengelola dan mengawasi diri untuk memperkuat pelaksanaan tanggung jawab di pelayanan. Rasa tanggung jawab dan kemampuan untuk mempertanggung jawabkan pelayanan berkualitas, merupakan bagian yang menentukan kredibilitas dan reputasi perusahaan. Kemampuan untuk memberikan respon cepat; kesadaran untuk menguatkan fungsi dan peran pelayanan di garis paling depan, haruslah dilakukan dengan cara-cara yang baik dan profesional.

Setiap pelanggan merupakan bagian yang paling penting dalam bisnis perusahaan. Perasaan bergantung pada pelanggan haruslah lebih kuat dibandingkan perasaan pelanggan yang tergantung pada kebaikan frontline. Harus ada kesadaran yang kuat dalam jiwa para frontliner, untuk memberikan perhatian dan pelayanan sepenuh hati kepada pelanggan.

Dalam bisnis, pelanggan adalah tujuan yang paling penting. Siapapun yang ingin menjual lebih banyak dan ingin menguasai pangsa pasar, maka harus mampu menjadikan pelanggan sebagai tujuan terpenting. Intinya, pelanggan harus dijadikan sebagai bagian utama dari bisnis perusahaan, dan tidak boleh menempatkan pelanggan sebagai orang luar perusahaan, tetapi menjadikan pelanggan sebagai bagian inti perusahaan yang sangat menentukan kesuksesan .

Para frontliner haruslah dapat menikmati kehadiran pelanggan dengan sukacita. Sikap dan perilaku yang mendukung pelanggan dengan memberikan pelayanan terbaik, merupakan awal yang baik untuk menyenangkan hati pelanggan. Jiwa baik frontline harus terhubung secara manusiawi dengan pelanggan. Dan, jangan hanya sekedar menjadikan pelanggan sebagai alat untuk mendapatkan uang sebanyak mungkin, tetapi yakinkan diri Anda bahwa pelanggan adalah manusia dengan perasaan yang penuh harapan. Oleh karena itu, Anda harus memperkuat empati dan sikap baik agar dapat memperlakukan pelanggan dengan sopan dan penuh kasih, lalu memenuhi harapan dan kebutuhan mereka dengan berkualitas.

Pelanggan pasti datang kepada frontline dengan kebutuhan, harapan, dan keinginan yang terbaik untuk mereka. Dan, ini merupakan tugas suci dari frontline untuk menjawab pelanggan dengan profesional dan sikap baik. Layani dan berikan pelanggan perhatian dengan sopan dan profesional. Ingat, pelanggan merupakan penentu kehidupan bisnis perusahaan. Setiap penghasilan yang Anda terima dari perusahaan merupakan nilai tambah yang diberikan oleh pelanggan kepada perusahaan. Tanpa nilai tambah dan kontribusi dari pelanggan kepada perusahaan, maka perusahaan pasti tidak mampu membayar gaji dan biaya operasional lainnya. Intinya, pelanggan adalah energi yang membuat perusahaan tetap hidup dan tumbuh berkembang.

Pelanggan adalah aset bisnis yang menghasilkan keuntungan bagi perusahaan. Pelanggan membayar semua gaji dan bonus karyawan. Pelanggan yang menciptakan pertumbuhan, keuntungan, dan ekspansi perusahaan. Pelanggan yang menyediakan lapangan kerja, sehingga perusahaan dapat menyerap sebanyak mungkin pekerja untuk bekerja di perusahaan. Bila pelanggan pergi, maka perusahaan bisa menghadapi krisis yang merugikan. Bila pelanggan dilayani dengan baik, maka pelanggan akan memberitahu kepada orang-orang di sekitarnya untuk membeli produk yang Anda jual. Jika Anda tidak melayani pelanggan dengan baik, maka pelanggan pasti mengeluh dan akan menceritakan kepada orang-orang di sekitarnya tentang buruknya pelayanan Anda, sehingga perusahaan Anda akan kesulitan untuk mendapatkan pelanggan baru.

Frontline yang tidak mampu memberikan pelayanan baik pasti menciptakan perasaan tidak puas kepada pelanggan. Akibatnya, pelanggan akan pergi, merasa layanan yang diberikan buruk, dan menganggap perusahaan tidak berkualitas.

Frontline yang andal selalu memberikan kualitas terbaik kepada pelanggan. Frontline yang andal selalu memberikan pelayanan yang ramah, sopan, tepat waktu, akurasi yang tinggi, jujur, cepat, efisien, dan penuh kualitas.

Frontline yang baik selalu melayani pelanggan sesuai dengan misi perusahaan, dan mampu menjalankan bisnis perusahaan dengan penuh integritas dan akuntabilitas. Dalam hal ini, frontline menyiapkan kemampuan untuk menyediakan layanan atau produk dengan cara yang telah dijanjikan. Termasuk memperlakukan pelanggan dengan hormat, individualitas, dan perhatian pribadi yang tinggi.

Frontline yang baik selalu menganggap pelanggan sebagai tamu kehormatan. Memahami kebutuhan pelanggan dengan sepenuh hati. Menjelaskan produk dan manfaatnya secara detail dan profesional. Menerima saran dan ide-ide tambahan dari pelanggan, serta selalu berterima kasih kepada pelanggan.

Frontline yang baik selalu sadar bahwa pelayanan yang berkualitas, adalah yang memenuhi harapan dan kebutuhan pelanggan.
Frontline yang baik selalu peduli pada harapan pelanggan, dan memfokuskan energi untuk memuaskan kebutuhan pelanggan. Frontline yang baik selalu bereaksi secara positif, serta menciptakan kegembiraan dalam setiap pelayanan. Frontline yang baik selalu konsisten dalam memberikan pelayanan yang menyenangkan dan yang memenuhi harapan pelanggan.

Frontline yang baik selalu menghormati dan menangani keluhan pelanggan. Mereka pasti menghargai atau menerima dengan ikhlas semua keluhan pelanggan. Mereka pasti meminta maaf untuk kesalahan dan ketidaknyamanan pelanggan. Mereka pasti mendengarkan dan memberikan solusi. Mereka pasti memperhatikan kebutuhan pelanggan dengan empati dan keputusan yang tepat.

Frontline yang andal sangat cerdas menghadapi pelanggan yang marah atau kecewa. Mereka akan memetakan kesalahan pelayanan dan segera memperbaikinya. Mereka akan membiarkan pelanggan berbicara sampai selesai, dan tidak akan memotong pembicaraan pelanggan. Mereka bersikap tegas, pasti, sopan, jelas, dan membantu memudahkan kebutuhan pelanggan.

Frontline yang andal sangat tegas dan jelas dalam menghadapi pelanggan yang menuntut. Kadang-kadang, walaupun pelayanan sudah baik dan dilayani sesuai janji, tetapi ada juga pelanggan yang ingin lebih dari yang perusahaan tawarkan. Artinya, mereka berharap lebih dan tidak puas dengan pelayanan yang diberikan. Dalam hal ini, seorang frontliner yang andal pasti bersikap tegas namun sopan. Tetap menjadi profesional dengan sikap yang bijak. Dan tetap memberikan solusi walau tidak mungkin memenuhi rasa tidak puas tersebut. Intinya, apapun sikap pelanggan, frontliner tetap memberikan perhatian dengan sikap baik dan penuh empati.

Karakter layanan dari frontliner yang andal adalah selalu tersenyum; tampil rapi dan bersih; menyapa pelanggan dengan kata-kata positif; melakukan kontak mata ketika sedang berbicara dengan pelanggan; menjadi pendengar yang baik dan menunjukkan minat terhadap pikiran, kata-kata, perasaan, dan harapan pelanggan; selalu mengidentifikasi dan mengantisipasi kebutuhan pelanggan; membuat pelanggan merasa penting dan dihargai; meminta maaf ketika sesuatu berjalan salah; selalu menggunakan bahasa verbal dan non verbal yang santun dan positif.

Untuk training hubungi http://www.djajendra-motivator.com

KEANDALAN FRONTLINE MENINGKATKAN REPUTASI DAN KREDIBILITAS PERUSAHAAN

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

“Senyum, sikap baik, pelayanan dari hati, tanggung jawab, dan tindakan terpuji, merupakan perilaku utama dari para frontliner profesional.” ~ Djajendra

Frontliner bertugas untuk menyambut setiap stakeholders dengan sukacita dan penuh kebaikan. Sikap dan perilaku frontliner yang terkelola di dalam energi baik, menjadi syarat untuk peningkatan reputasi dan kredibilitas perusahaan.

Fungsi dan peran frontline sangatlah menentukan keberhasilan bisnis perusahaan yang berkelanjutan. Orang-orang yang bertugas sebagai resepsionis, satpam, customer service, penjual, customer care, customer relation, customer information desk, pelayan, dan semua bagian lain dari fungsi frontline merupakan pembawa citra baik perusahaan. Para frontliner sangat bertanggung jawab untuk menyambut, melayani, dan mengucapkan perpisahan dengan sikap baik.

Frontliner bertanggung jawab penuh untuk melayani stakeholders yang berkunjung langsung, ataupun yang dilayani melalui telepon, melalui email, termasuk yang dilayani melalui sosial media. Setiap interaksi dan pelayanan frontliner harus dengan cara-cara yang etis dan profesional. Karakter pelayanan yang penuh persahabatan, ramah, hangat, tulus, dan sepenuh hati merupakan kunci untuk meningkatkan reputasi dan kredibilitas perusahaan.

Orang-orang yang bertugas di frontline haruslah sangat terlatih untuk menggunakan kata-kata positif, terampil dalam memberikan pelayanan dan bantuan, termotivasi untuk memberikan yang terbaik, dan berenergi positif dalam setiap interaksi dengan stakeholders. Frontline yang bertanggung jawab pasti berfokus secara total dan sepenuh hati pada kebutuhan dan harapan pelanggan.

Sangatlah berisiko bila perusahaan menempatkan orang-orang yang tidak siap di frontline. Karakter pelayanan dan interaksi yang andal di frontline menciptakan kesan pertama perusahaan yang hebat. Karakter frontline yang tidak profesional dan tidak etis, berpotensi mendatangkan perasaan tidak nyaman pelanggan, sehingga pelanggan menghindar untuk berhubungan atau menjalankan kerja sama bisnis dengan perusahaan. Intinya, perusahaan yang andal tercipta dari reputasi dan kredibilitas yang dibangun oleh para frontliner yang andal. Jadi, tempatkan orang-orang yang sangat terlatih dan bermindset positif untuk mewakili perusahaan di garis paling depan.

Frontliner adalah yang paling pertama bertemu dengan pelanggan. Dalam hal ini, setiap frontliner menjadi alat untuk mengekspresikan dan mengkomunikasikan reputasi, merek, kredibilitas, kualitas, dan karya-karya perusahaan. Frontliner berada di fungsi yang sangat sentral, dan merupakan energi yang menentukan rahasia sukses perusahaan. Semakin andal, berkualitas, dan tulus keramahtamahan pelayanan frontline perusahaan, semakin unggul perusahaan dalam menghadapi perilaku dan kebutuhan pelanggan.

Kekuatan empati frontline merupakan modal yang hebat untuk memberikan pelayanan sepenuh hati. Setiap karyawan di frontline harus terlatih untuk memanfaatkan pengetahuan empati, dalam memahami kebutuhan dan harapan pelanggan. Tujuan seorang karyawan frontline adalah untuk menciptakan kesan profesional dan kesan ramah-tamah perusahaan. Jadi, tidak ada alasan bagi para frontliner untuk tidak tersenyum dengan tulus, termasuk untuk memberikan pelayanan yang cepat, tangkas, dan berkualitas. Frontliner haruslah bekerja keras agar pelanggan dapat menikmati dan merasakan indahnya pengalaman dari pelayanan berkualitas perusahaan.

Tugas utama seorang frontliner adalah membuat pelanggan merasa terlayani dengan sikap baik, terlayani dengan berkualitas, dan mendapatkan pengalaman yang menyenangkan hati mereka. Jadi, selain menguasai aspek teknis dan konsep dari pekerjaan, para frontliner juga wajib menguasai aspek sikap dan perilaku yang melayani dengan energi positif. Menciptakan kenyamanan pelanggan haruslah menjadi misi utama para frontliner. Oleh karena itu, setiap langkah dan orientasi kerja haruslah terfokus, untuk memberikan pelayanan yang etis dan profesional.

Pelayanan frontliner dilakukan dengan standar yang konsisten dan berkualitas tinggi. Tidak boleh ada perasaan sakit hati atau emosi negatif lainnya di frontline. Jiwa besar dan kepribadian yang beremosi stabil dan positif merupakan syarat untuk berada di frontline perusahaan. Emosi yang mudah melompat-lompat dalam jiwa yang tidak dewasa berpotensi merusak kualitas pelayanan. Menempatkan orang-orang berkepribadian positif dalam disiplin pelayanan, yang mematuhi tata kelola dan standar pelayanan, menjadikan frontline selalu andal dan unggul.

Untuk training hubungi http://www.djajendra-motivator.com

JADIKAN DIRI ANDA ENERGI POSITIF UNTUK MELAYANI PELANGGAN

“Bila pikiran positif Anda secara terus-menerus terfokus untuk meningkatkan pelayanan dengan empati, maka karakter pelayanan Anda akan hidup sepenuhnya setiap detik di dalam energi baik.”~Djajendra

Pelangganlah yang membuat sebuah bisnis tetap hidup dan menghasilkan keuntungan. Kesadaran untuk melayani pelanggan dengan sepenuh hati, akan meningkatkan loyalitas pelanggan untuk tetap membeli dari Anda. Siapkan kualitas diri yang hebat dan andal, sehingga Anda dapat menjadi energi positif yang secara konsisten mampu memberikan pelayanan berkualitas kepada semua pelanggan.

Pelayanan berkualitas dan penjualan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan. Salah satu kebutuhan terpenting perusahaan adalah untuk membayar gaji setiap karyawan. Bila tidak ada penjualan tidak ada pemasukan uang, artinya perusahaan tidak akan mampu membayar gaji karyawan, dan karyawan pasti tidak mampu membiayai rumah tangga masing-masing, sehingga keluarga di rumah pasti hidup dalam kekurangan dan stres. Intinya, bila karyawan ingin gajinya lancar agar keluarga di rumah dapat dibiayai dengan baik, maka semua karyawan harus bersatupadu dan kompak untuk memberikan pelayanan sepenuh hati dan totalitas kepada perusahaan dan pelanggan, sehingga perusahaan menjadi kuat untuk meyakinkan pelanggan agar selalu setia kepada jasa dan produk-produk yang perusahaan pasarkan.

Tunjukkan kualitas pelayanan terbaik di setiap langkah dari proses pelayanan. Lalu, ikhlaslah bekerja untuk memenuhi standar dan proses kerja yang berkualitas, sehingga pelayanan dan kontribusi Anda selalu utuh dan indah buat pelanggan. Kualitas pelayanan terbaik dihasilkan dari pikiran positif. Bila pikiran positif Anda secara terus-menerus terfokus untuk meningkatkan pelayanan dengan empati, maka karakter pelayanan Anda akan hidup sepenuhnya setiap detik di dalam energi baik.

Jadilah energi positif yang memberikan pelayanan dengan bahasa dan komunikasi yang cerdas. Gunakan bahasa yang sopan dan santun, berkomunikasilah dengan jujur dan transparan. Berkomunikasilah dengan bijak dan cerdas untuk menjelaskan setiap pertanyaan pelanggan di setiap langkah dari proses pelayanan kepada pelanggan. Miliki disiplin dan komunikasi yang baik agar pelayanan dapat dipenuhi tepat waktu. Bila tidak dapat melayani dengan tepat waktu, berikan alasan yang tepat, berikan sikap dan komunikasi positif, tetaplah transparan dan jujur tentang semua proses yang harus dilalui agar pelayanan tepat waktu.

Pancaran energi baik dari dalam jiwa Anda akan terhubung ke jiwa positif pelanggan Anda, sehingga Anda dapat dengan mudah menyampaikan pelayanan berkualitas. Berikanlah respon yang cepat untuk setiap kebutuhan dan harapan pelanggan; fungsikanlah tugas dan tanggung jawab untuk menciptakan kualitas pelayanan terbaik; bersikaplah dengan konsisten agar tidak melanggar aturan kesopanan dan norma-norma kebaikan yang umum.

Berikan pelayanan berkualitas mulai dari setiap langkah di dalam proses kerja. Jangan pernah mengabaikan atau menganggap tidak penting bagian dari sebuah proses kerja. Jangan ciptakan ruang hampa di dalam pelayanan. Kuatkan keutuhan dan kesucian mental di dalam energi positif agar dapat berkontribusi untuk menguatkan budaya pelayanan. Jadilah yang terbaik untuk memastikan pelayanan berkualitas terlaksana dengan hebat. Kuatkan energi positif di dalam diri dan tingkatkan wawasan secara terus-menerus, sehingga Anda memiliki kualitas diri yang hebat untuk memberikan pelayanan yang hebat.

Ketika Anda menjadi energi positif di dalam pelayanan, Anda secara otomatis mampu mempersonalisasi proses pelayanan sesuai kebutuhan. Anda bisa menjadikan diri yang memahami kebutuhan pelanggan dengan empati, sehingga mampu mempersonalisasi pelayanan sesuai harapan pelanggan. Intinya, Anda tidak akan terikat pada aturan yang kaku, tetapi Anda dapat memberikan pelayanan yang cocok untuk kepribadian siapapun. Fleksibilitas Anda ini tidak dengan mengabaikan prosedur dan tata kelola pelayanan, tetapi lebih oleh kemampuan Anda untuk memahami harapan dan kebutuhan dari sisi batin, emosi, dan pikiran; sehingga Anda dapat masuk ke dalamnya, untuk memberikan pengaruh positif yang membuat pelanggan menuruti pelayanan Anda.

Energi positif dalam pelayanan adalah energi rendah hati yang mau menerima umpan balik apapun dari pelanggan dengan rasa syukur dan terima kasih. Ketika Anda jujur dan ikhlas menerima umpan balik, walau umpan balik tersebut mempermalukan Anda, maka Anda akan terus berkembang untuk menjadi aset perusahaan yang diandalkan. Umpan balik itu adalah pengetahuan yang tidak bisa didapatkan dari sekolah atau buku, tetapi itu adalah pengalaman dari lapangan yang kadang sangat unik. Oleh karena itu, pastikan Anda ikhlas mendengarkan dan merespon umpan balik dari pelanggan. Lalu, Anda mau mengelola umpan balik tersebut menjadi pelajaran, inspirasi, dialog, motivasi, ataupun untuk sebuah perubahan menuju perbaikan.

Pelayanan itu terletak di jantung perusahaan, sehingga perlu dijaga dan dirawat agar jantung perusahaan selalu kuat dan bekerja dengan hebat. Ketika para karyawan menjadi energi positif di dalam jantung perusahaan, maka setiap pelanggan pasti mendapatkan pengalaman positif dari perusahaan. Sebab, jantung perusahaan sudah diisi oleh energi positif, sehingga segala sesuatu akan diperkuat oleh hal-hal baik, untuk menjadikan pelayanan perusahaan selalu hebat dan berkualitas tinggi.

Untuk training hubungi http://www.djajendra-motivator.com

PELAYANAN BERKUALITAS ADALAH INVESTASI

“Seorang penjual yang unggul tidak akan menghitung berapa target yang harus dicapai, tetapi dia akan menyiapkan kualitas dan keunggulan pelayanan untuk menarik sebanyak mungkin pelanggan.” ~ Djajendra

Pelayanan unggul yang berkualitas merupakan target besar. Semakin unggul dan berkualitas sebuah pelayanan, semakin kompetitif dan berpeluang untuk mendapatkan keuntungan akhir terbaik. Pelayanan berkualitas adalah dasar untuk menciptakan semakin banyak pelanggan. Bila sudah semakin banyak pelanggan yang setia dengan produk dan jasa perusahaan, semakin sukseslah bisnis yang sedang dijalankan.

Mengutip kata-kata Sam Walton, pendiri Walmart,” tujuan sebagai sebuah perusahaan adalah untuk memiliki layanan pelanggan yang tidak hanya yang terbaik tetapi juga terlegendaris.”  Jadi, sekarang ini, sedang muncul kesadaran untuk membudayakan pelayanan berkualitas yang unggul di internal dan eksternal perusahaan. Di mana, semangat membudayakan pelayanan berkualitas tersebut merupakan upaya untuk menciptakan pelayanan yang terlegendaris.

Layanan merupakan tugas semua orang di dalam perusahaan, dan tidak boleh hanya diserahkan kepada para front liner atau customer service saja. Jadi, setiap orang wajib bekerja untuk pelayanan berkualitas, dan setiap orang harus memiliki empati di dalam memberikan pelayanan. Sebab, pelayanan unggul dan berkualitas, hanya dapat dihasilkan dari totalitas dan sepenuh hati, yang terkoordinasi untuk menghasilkan kualitas dan keunggulan.

Semakin mampu perusahaan menghasilkan jumlah pelanggan tetap yang lebih banyak, semakin pasti arah bisnis dan pencapaian target perusahaan. Pelanggan tetap adalah sumber keuntungan yang pasti. Jadi, setiap orang di dalam perusahaan wajib bersikap positif, dan memberikan layanan yang lebih berkualitas kepada semua pelanggan tetap.

Pelayanan berkualitas adalah investasi yang paling berharga. Perusahaan yang menyiapkan dirinya dengan totalitas dan sepenuh hati untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan, pasti akan menghasilkan keuntungan terbesar. Semua infrastruktur, budaya, dan karakter pelayanan unggul adalah sebuah investasi untuk memenangkan pertempuran kompetitif di pasar.

Pelayanan unggul adalah alat untuk menghasilkan bisnis yang menguntungkan. Semakin terawat keunggulan layanan perusahaan, semakin mudah untuk mendapatkan pelanggan baru dari berbagai segmentasi pasar.

Setiap bisnis yang hebat dibangun dengan memahami persepsi pelanggan; setiap bisnis yang besar dibangun dengan kekuatan empati terhadap pelanggan; setiap bisnis yang luar biasa besar dibangun di atas rasa percaya dan loyalitas pelanggan kepada jasa dan produk yang perusahaan jual. Intinya, siapapun yang mampu melayani dengan memahami suasana hati pelanggan, dan selalu bersikap positif untuk membantu pelanggan, maka dia akan tumbuh menjadi seorang pebisnis yang unggul.

Kesuksesan sebuah perusahaan dan keberhasilan bisnisnya sangat tergantung pada pelanggan. Dan, perusahaan yang mampu menginvestasikan uangnya untuk membangun jembatan penghubung antara sumber daya manusianya dengan para pelanggan, akan menjadi pemimpin pasar yang selalu menghasilkan kinerja terbaik.

Semakin terhubung sumber daya manusia perusahaan dengan para pelanggan di dalam sikap baik, semakin terjamin loyalitas pelanggan untuk tetap berbisnis dengan perusahaan Anda. Dan juga, semakin berpotensi mereka merekomendasikan kualitas layanan Anda kepada orang-orang yang belum menjadi pelanggan Anda.

Layanan adalah investasi yang paling menguntungkan, dan Investasi yang paling bebas risiko. Berikan layanan berkualitas yang lebih baik dari apa yang diharapkan oleh pelanggan Anda. Dan, pastikan pelanggan Anda selalu bahagia setelah berbisnis dengan Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KARAKTER DAN INTEGRITAS DALAM PELAYANAN

“Memberikan pelayanan yang baik seperti sedang membangun kehormatan perusahaan. Semakin berkualitas dan semakin memuaskan layanan perusahaan, semakin perusahaan mendapatkan kehormatan dan reputasi dari pelanggan.” ~ Djajendra

Pelayanan berkualitas adalah cara untuk mendapatkan respek dan kepercayaan yang lebih dari pelanggan.

Setiap orang di dalam perusahaan memiliki tanggung jawab otomatis, untuk terus tumbuh dan menjadi matang sebagai seorang pribadi dengan karakter kerja yang melayani. Intinya, dalam hal pelayanan, setiap orang harus memiliki kesadaran, dan menyesuaikan dirinya dengan visi, nilai-nilai, dan budaya perusahaan, serta mengembangkan keahliannya untuk bisa menjadi seorang yang melayani perusahaan dan stakeholders dengan sikap baik.

Dalam pelayanan yang berkualitas peran karakter dan integritas menjadi sangat menentukan. Karakter pelayanan yang bersumberkan nilai-nilai, budaya perusahaan, dan kepribadian yang positif, akan memudahkan energi diri mengalir dengan baik di dalam sistem dan proses pelayanan perusahaan. Integritas yang berkualitas akan mengekspresikan karakter pelayanan yang penuh tanggung jawab, peduli, berempati, konsisten, dan memberikan yang terbaik dengan jelas dan tegas.

Perusahaan yang unggul selalu mampu mendeskripsikan pekerjaan pelayanan dengan terang dan jelas. Definisi yang tidak tegas dan jelas tentang pelayanan, berpotensi menghasilkan kualitas pelayanan yang rendah. Oleh karena itu, pelayanan harus didefinisikan dengan hati-hati, dan diidentifikasikan dengan jelas agar semua orang di dalam perusahaan memahami arti pelayanan yang berkualitas yang diinginkan oleh visi perusahaan.

Pelayanan yang berkualitas tidaklah sebatas sikap, perilaku, dan karakter. Di sini, ada persoalan reputasi dan tanggung jawab bisnis, sehingga perusahaan harus menyiapkan infrastruktur pelayanan yang berbudaya melayani. Kemudian, setiap insan perusahaan harus benar-benar dilengkapi untuk menangani tantangan yang muncul dari tanggung jawab pelayanan perusahaan.

Karakter dan integritas dalam pelayanan adalah kunci sukses pelayanan. Untuk itu, perusahaan harus dengan jelas dan tegas menyiapkan daftar harapan yang tinggi, sehingga setiap insan perusahaan memahami tanggung jawab besarnya di dalam pelayanan. Bila sudah memiliki daftar harapan dan tanggung jawab, maka setiap insan perusahaan harus mengoptimalkan potensi sepenuhnya untuk melayani perusahaan, baik di internal maupun di eksternal.

Pelayanan membutuhkan energi komunikasi positif. Dalam hal ini, setiap insan perusahaan harus menyiapkan dirinya menjadi master komunikator yang mempromosikan cara kerja  dengan efektif, energik, etis dan berbudaya santun. Intinya, tata krama pelayanan yang menunjukkan sikap sepenuh hati, totalitas, dan bekerja sesuai dengan visi dan nilai-nilai budaya perusahaan.

Tantangan dalam pelayanan adalah sesuatu yang pasti. Diperlukan mental dan perilaku yang selalu menunjukkan kemauan untuk merangkul perubahan, dan cepat dapat beradaptasi dengan jawaban dari tantangan pelayanan. Jadi, yang paling penting, setiap tantangan harus ditemukan solusinya, lalu menyesuaikan kebiasaan diri dengan disiplin, untuk bisa melayani solusi baru tersebut dengan sepenuh hati dari karakter pelayanan yang unggul dan konsisten.

Karakter pelayanan yang berkualitas didasarkan dari budaya yang dikuatkan oleh energi akuntabilitas dan tanggung jawab. Semangat, ketekunan, disiplin, ketenangan, rasa hormat, adalah sebagian dari nilai-nilai terpenting untuk meningkatkan kualitas pribadi. Bila kualitas pribadi sudah unggul, maka dengan mudah pribadi tersebut dapat menghasilkan energi akuntabilitas dan tanggung jawab untuk memberikan pelayanan yang baik.

Sportivitas, integritas dan karakter merupakan aspek yang harus keluar dari kepribadian untuk pelayanan yang berkualitas. Di samping itu, perusahaan juga harus menciptakan lingkungan kerja dengan struktur, budaya, etika, disiplin dan hal-hal lain yang memungkinkan untuk penciptaan kualitas pelayanan. Semua aspek dari perusahaan harus menjadi energi kehadiran yang konsisten dari setiap insan perusahaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELAYANAN LUAR BIASA MERUPAKAN BAGIAN DARI STRATEGI PERUSAHAAN

PELAYANAN LUAR BIASA MERUPAKAN BAGIAN DARI STRATEGI PERUSAHAAN

“Pelayanan pelanggan yang hebat merupakan hasil dari implementasi strategi perusahaan. Bila perusahaan tidak menjadikan pelayanan sebagai bagian terpenting dari strategi perusahaan, maka tidaklah mungkin bagi perusahaan untuk memberikan pelayanan pelanggan yang berkualitas.” ~ Djajendra

Pelayanan berkualitas tidaklah dihasilkan dari proses spontanitas, ataupun dari hasil motivasi yang hebat.Tetapi, harus dimulai dari visi pelayanan yang jelas, lalu dirancang secara cerdas ke dalam strategi perusahaan. Kemudian, membekali setiap insan perusahaan, untuk menyatukan etos kerjanya dengan pedoman layanan pelanggan perusahaan.

Strategi pelayanan pelanggan yang terencana dengan baik di dalam taktik yang tepat, akan menjadikan pelayanan terarah pada target yang tepat. Perusahaan harus menganggap pelayanan berkualitas sebagai target utama, dan bukan sekedar sebatas alat pemanis untuk meraih penjualan yang lebih tinggi. Niat dan tekad yang sepenuh hati dan totalitas untuk memberikan pelayanan berkualitas, akan menjadikan perusahaan lebih profesional dalam memberikan pelayanan.

Pelayanan yang hebat dihasilkan dari program layanan yang hebat. Perusahaan harus memusatkan semua energi positif dan sumber dayanya untuk menyatu di dalam tujuan bisnis, serta menyatu di dalam sistem dan proses layanan yang dirancang dengan profesional. Soliditas di internal perusahaan dan semangat saling mendukung untuk mencapai kinerja terbaik dari program layanan perusahaan, akan memudahkan perusahaan untuk meraih suksesnya.

Melayani dengan sangat detail. Setelah menguasai tujuan, strategi dan taktik layanan, perusahaan harus membuka wawasan insan perusahaan untuk melayani pelanggan dengan detail. Setiap orang harus mau memperhatikan hal-hal kecil di dalam pelayanan. Kemampuan karakter layanan untuk memperlakukan pelanggan dengan sikap baik, serta menempatkan pelanggan sebagai orang yang harus dilayani dengan berkualitas, akan menjadikan pelayanan perusahaan unggul.

Keikhlasan hati untuk mendengarkan pelanggan, dan kesiapan kompetensi untuk memberikan solusi pelayanan terbaik, akan menjadikan pelanggan selalu lebih setia kepada bisnis perusahaan.

Suara pelanggan merupakan suara bisnis. Kecerdasan untuk mendengarkan suara pelanggan, dan kecepatan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, adalah cara terbaik untuk menjaga loyalitas pelanggan.

Strategi pelayanan yang baik akan menciptakan konsistensi kualitas pelayanan. Strategi yang baik selalu mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan. Strategi yang baik mampu melayani pelanggan yang berubah, mampu melayani karyawan yang berubah, dan mampu melayani produk atau jasa yang berubah. Strategi terbaik selalu mampu berkomunikasi dengan semua aspek layanan, sehingga apapun realitasnya, perusahaan tetap menang untuk melayani kebutuhan dan keinginan pelanggan.

Pelayanan yang luar biasa merupakan bagian dari strategi perusahaan. Perusahaan tanpa strategi pelayanan, akan sulit melayani pelanggan dengan berkualitas dan totalitas.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com