PELAYANAN BERKUALITAS ADALAH INVESTASI

“Seorang penjual yang unggul tidak akan menghitung berapa target yang harus dicapai, tetapi dia akan menyiapkan kualitas dan keunggulan pelayanan untuk menarik sebanyak mungkin pelanggan.” ~ Djajendra

Pelayanan unggul yang berkualitas merupakan target besar. Semakin unggul dan berkualitas sebuah pelayanan, semakin kompetitif dan berpeluang untuk mendapatkan keuntungan akhir terbaik. Pelayanan berkualitas adalah dasar untuk menciptakan semakin banyak pelanggan. Bila sudah semakin banyak pelanggan yang setia dengan produk dan jasa perusahaan, semakin sukseslah bisnis yang sedang dijalankan.

Mengutip kata-kata Sam Walton, pendiri Walmart,” tujuan sebagai sebuah perusahaan adalah untuk memiliki layanan pelanggan yang tidak hanya yang terbaik tetapi juga terlegendaris.”  Jadi, sekarang ini, sedang muncul kesadaran untuk membudayakan pelayanan berkualitas yang unggul di internal dan eksternal perusahaan. Di mana, semangat membudayakan pelayanan berkualitas tersebut merupakan upaya untuk menciptakan pelayanan yang terlegendaris.

Layanan merupakan tugas semua orang di dalam perusahaan, dan tidak boleh hanya diserahkan kepada para front liner atau customer service saja. Jadi, setiap orang wajib bekerja untuk pelayanan berkualitas, dan setiap orang harus memiliki empati di dalam memberikan pelayanan. Sebab, pelayanan unggul dan berkualitas, hanya dapat dihasilkan dari totalitas dan sepenuh hati, yang terkoordinasi untuk menghasilkan kualitas dan keunggulan.

Semakin mampu perusahaan menghasilkan jumlah pelanggan tetap yang lebih banyak, semakin pasti arah bisnis dan pencapaian target perusahaan. Pelanggan tetap adalah sumber keuntungan yang pasti. Jadi, setiap orang di dalam perusahaan wajib bersikap positif, dan memberikan layanan yang lebih berkualitas kepada semua pelanggan tetap.

Pelayanan berkualitas adalah investasi yang paling berharga. Perusahaan yang menyiapkan dirinya dengan totalitas dan sepenuh hati untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan, pasti akan menghasilkan keuntungan terbesar. Semua infrastruktur, budaya, dan karakter pelayanan unggul adalah sebuah investasi untuk memenangkan pertempuran kompetitif di pasar.

Pelayanan unggul adalah alat untuk menghasilkan bisnis yang menguntungkan. Semakin terawat keunggulan layanan perusahaan, semakin mudah untuk mendapatkan pelanggan baru dari berbagai segmentasi pasar.

Setiap bisnis yang hebat dibangun dengan memahami persepsi pelanggan; setiap bisnis yang besar dibangun dengan kekuatan empati terhadap pelanggan; setiap bisnis yang luar biasa besar dibangun di atas rasa percaya dan loyalitas pelanggan kepada jasa dan produk yang perusahaan jual. Intinya, siapapun yang mampu melayani dengan memahami suasana hati pelanggan, dan selalu bersikap positif untuk membantu pelanggan, maka dia akan tumbuh menjadi seorang pebisnis yang unggul.

Kesuksesan sebuah perusahaan dan keberhasilan bisnisnya sangat tergantung pada pelanggan. Dan, perusahaan yang mampu menginvestasikan uangnya untuk membangun jembatan penghubung antara sumber daya manusianya dengan para pelanggan, akan menjadi pemimpin pasar yang selalu menghasilkan kinerja terbaik.

Semakin terhubung sumber daya manusia perusahaan dengan para pelanggan di dalam sikap baik, semakin terjamin loyalitas pelanggan untuk tetap berbisnis dengan perusahaan Anda. Dan juga, semakin berpotensi mereka merekomendasikan kualitas layanan Anda kepada orang-orang yang belum menjadi pelanggan Anda.

Layanan adalah investasi yang paling menguntungkan, dan Investasi yang paling bebas risiko. Berikan layanan berkualitas yang lebih baik dari apa yang diharapkan oleh pelanggan Anda. Dan, pastikan pelanggan Anda selalu bahagia setelah berbisnis dengan Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KARAKTER DAN INTEGRITAS DALAM PELAYANAN

“Memberikan pelayanan yang baik seperti sedang membangun kehormatan perusahaan. Semakin berkualitas dan semakin memuaskan layanan perusahaan, semakin perusahaan mendapatkan kehormatan dan reputasi dari pelanggan.” ~ Djajendra

Pelayanan berkualitas adalah cara untuk mendapatkan respek dan kepercayaan yang lebih dari pelanggan.

Setiap orang di dalam perusahaan memiliki tanggung jawab otomatis, untuk terus tumbuh dan menjadi matang sebagai seorang pribadi dengan karakter kerja yang melayani. Intinya, dalam hal pelayanan, setiap orang harus memiliki kesadaran, dan menyesuaikan dirinya dengan visi, nilai-nilai, dan budaya perusahaan, serta mengembangkan keahliannya untuk bisa menjadi seorang yang melayani perusahaan dan stakeholders dengan sikap baik.

Dalam pelayanan yang berkualitas peran karakter dan integritas menjadi sangat menentukan. Karakter pelayanan yang bersumberkan nilai-nilai, budaya perusahaan, dan kepribadian yang positif, akan memudahkan energi diri mengalir dengan baik di dalam sistem dan proses pelayanan perusahaan. Integritas yang berkualitas akan mengekspresikan karakter pelayanan yang penuh tanggung jawab, peduli, berempati, konsisten, dan memberikan yang terbaik dengan jelas dan tegas.

Perusahaan yang unggul selalu mampu mendeskripsikan pekerjaan pelayanan dengan terang dan jelas. Definisi yang tidak tegas dan jelas tentang pelayanan, berpotensi menghasilkan kualitas pelayanan yang rendah. Oleh karena itu, pelayanan harus didefinisikan dengan hati-hati, dan diidentifikasikan dengan jelas agar semua orang di dalam perusahaan memahami arti pelayanan yang berkualitas yang diinginkan oleh visi perusahaan.

Pelayanan yang berkualitas tidaklah sebatas sikap, perilaku, dan karakter. Di sini, ada persoalan reputasi dan tanggung jawab bisnis, sehingga perusahaan harus menyiapkan infrastruktur pelayanan yang berbudaya melayani. Kemudian, setiap insan perusahaan harus benar-benar dilengkapi untuk menangani tantangan yang muncul dari tanggung jawab pelayanan perusahaan.

Karakter dan integritas dalam pelayanan adalah kunci sukses pelayanan. Untuk itu, perusahaan harus dengan jelas dan tegas menyiapkan daftar harapan yang tinggi, sehingga setiap insan perusahaan memahami tanggung jawab besarnya di dalam pelayanan. Bila sudah memiliki daftar harapan dan tanggung jawab, maka setiap insan perusahaan harus mengoptimalkan potensi sepenuhnya untuk melayani perusahaan, baik di internal maupun di eksternal.

Pelayanan membutuhkan energi komunikasi positif. Dalam hal ini, setiap insan perusahaan harus menyiapkan dirinya menjadi master komunikator yang mempromosikan cara kerja  dengan efektif, energik, etis dan berbudaya santun. Intinya, tata krama pelayanan yang menunjukkan sikap sepenuh hati, totalitas, dan bekerja sesuai dengan visi dan nilai-nilai budaya perusahaan.

Tantangan dalam pelayanan adalah sesuatu yang pasti. Diperlukan mental dan perilaku yang selalu menunjukkan kemauan untuk merangkul perubahan, dan cepat dapat beradaptasi dengan jawaban dari tantangan pelayanan. Jadi, yang paling penting, setiap tantangan harus ditemukan solusinya, lalu menyesuaikan kebiasaan diri dengan disiplin, untuk bisa melayani solusi baru tersebut dengan sepenuh hati dari karakter pelayanan yang unggul dan konsisten.

Karakter pelayanan yang berkualitas didasarkan dari budaya yang dikuatkan oleh energi akuntabilitas dan tanggung jawab. Semangat, ketekunan, disiplin, ketenangan, rasa hormat, adalah sebagian dari nilai-nilai terpenting untuk meningkatkan kualitas pribadi. Bila kualitas pribadi sudah unggul, maka dengan mudah pribadi tersebut dapat menghasilkan energi akuntabilitas dan tanggung jawab untuk memberikan pelayanan yang baik.

Sportivitas, integritas dan karakter merupakan aspek yang harus keluar dari kepribadian untuk pelayanan yang berkualitas. Di samping itu, perusahaan juga harus menciptakan lingkungan kerja dengan struktur, budaya, etika, disiplin dan hal-hal lain yang memungkinkan untuk penciptaan kualitas pelayanan. Semua aspek dari perusahaan harus menjadi energi kehadiran yang konsisten dari setiap insan perusahaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELAYANAN LUAR BIASA MERUPAKAN BAGIAN DARI STRATEGI PERUSAHAAN

PELAYANAN LUAR BIASA MERUPAKAN BAGIAN DARI STRATEGI PERUSAHAAN

“Pelayanan pelanggan yang hebat merupakan hasil dari implementasi strategi perusahaan. Bila perusahaan tidak menjadikan pelayanan sebagai bagian terpenting dari strategi perusahaan, maka tidaklah mungkin bagi perusahaan untuk memberikan pelayanan pelanggan yang berkualitas.” ~ Djajendra

Pelayanan berkualitas tidaklah dihasilkan dari proses spontanitas, ataupun dari hasil motivasi yang hebat.Tetapi, harus dimulai dari visi pelayanan yang jelas, lalu dirancang secara cerdas ke dalam strategi perusahaan. Kemudian, membekali setiap insan perusahaan, untuk menyatukan etos kerjanya dengan pedoman layanan pelanggan perusahaan.

Strategi pelayanan pelanggan yang terencana dengan baik di dalam taktik yang tepat, akan menjadikan pelayanan terarah pada target yang tepat. Perusahaan harus menganggap pelayanan berkualitas sebagai target utama, dan bukan sekedar sebatas alat pemanis untuk meraih penjualan yang lebih tinggi. Niat dan tekad yang sepenuh hati dan totalitas untuk memberikan pelayanan berkualitas, akan menjadikan perusahaan lebih profesional dalam memberikan pelayanan.

Pelayanan yang hebat dihasilkan dari program layanan yang hebat. Perusahaan harus memusatkan semua energi positif dan sumber dayanya untuk menyatu di dalam tujuan bisnis, serta menyatu di dalam sistem dan proses layanan yang dirancang dengan profesional. Soliditas di internal perusahaan dan semangat saling mendukung untuk mencapai kinerja terbaik dari program layanan perusahaan, akan memudahkan perusahaan untuk meraih suksesnya.

Melayani dengan sangat detail. Setelah menguasai tujuan, strategi dan taktik layanan, perusahaan harus membuka wawasan insan perusahaan untuk melayani pelanggan dengan detail. Setiap orang harus mau memperhatikan hal-hal kecil di dalam pelayanan. Kemampuan karakter layanan untuk memperlakukan pelanggan dengan sikap baik, serta menempatkan pelanggan sebagai orang yang harus dilayani dengan berkualitas, akan menjadikan pelayanan perusahaan unggul.

Keikhlasan hati untuk mendengarkan pelanggan, dan kesiapan kompetensi untuk memberikan solusi pelayanan terbaik, akan menjadikan pelanggan selalu lebih setia kepada bisnis perusahaan.

Suara pelanggan merupakan suara bisnis. Kecerdasan untuk mendengarkan suara pelanggan, dan kecepatan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, adalah cara terbaik untuk menjaga loyalitas pelanggan.

Strategi pelayanan yang baik akan menciptakan konsistensi kualitas pelayanan. Strategi yang baik selalu mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan. Strategi yang baik mampu melayani pelanggan yang berubah, mampu melayani karyawan yang berubah, dan mampu melayani produk atau jasa yang berubah. Strategi terbaik selalu mampu berkomunikasi dengan semua aspek layanan, sehingga apapun realitasnya, perusahaan tetap menang untuk melayani kebutuhan dan keinginan pelanggan.

Pelayanan yang luar biasa merupakan bagian dari strategi perusahaan. Perusahaan tanpa strategi pelayanan, akan sulit melayani pelanggan dengan berkualitas dan totalitas.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MELIBATKAN FUNGSI SATPAM PERUSAHAAN UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN

djajendraMELIBATKAN FUNGSI SATPAM PERUSAHAAN UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN

“Seorang satpam, walaupun sudah menunjukkan batas wilayahnya dengan seragam dan atribut yang dipakai. Tetapi, dia haruslah melebur dalam aliran budaya perusahaan, juga menjiwai nilai-nilai budaya dan nilai-nilai perilaku utama insan perusahaan tempat dia mengabdi sebagai satpam.” ~ Djajendra

Satpam atau satuan pengamanan di perusahaan, perannya sekarang telah berkembang menjadi frontliner yang membantu pelayanan sempurna perusahaan. Seperti diketahui bahwa fungsi satpam yang aslinya adalah untuk menjaga keamanan wilayah dalam dan luar dari sebuah perusahaan. Sekarang ini, sedang terjadi perubahan, satpam tidak hanya diperlukan untuk melaksanakan pengamanan yang sifatnya fisik, tetapi juga telah berkembang perannya untuk melengkapi wilayah pelayanan perusahaan dengan sikap yang lebih ramah dan banyak senyum.

Satpam selalu menjadi orang pertama yang ditemui pelanggan saat berinteraksi dengan perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan-perusahaan yang berorientasi pada pelayanan sempurna, sangat berharap pada penampilan satpam yang lebih profesional, lebih berbahasa tubuh positif, lebih tersenyum, lebih memberikan kesan yang membantu kenyamanan dan keamanan pelanggan. Intinya, satpam harus tampil dengan sikap dan perilaku yang lebih melayani harapan dan kebutuhan pelanggan, tanpa kehilangan identitas sebagai penjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja.

Kesan pertama yang ramah dan membantu pelanggan akan menjadi awal yang baik untuk pelayanan berkualitas. Jadi, seorang satpam, walaupun sudah menunjukkan batas wilayahnya dengan seragam dan atribut yang dipakai. Tetapi, dia haruslah melebur dalam aliran budaya perusahaan, juga menjiwai nilai-nilai budaya dan nilai-nilai perilaku utama insan perusahaan, tempat dia mengabdi sebagai satpam.

Kemampuan satpam perusahaan untuk menciptakan kesan pertama yang positif kepada setiap pelanggan atau pemangku kepentingan lainnya, akan membuat target pelayanan perusahaan semakin mudah untuk dicapai. Di samping itu, satpam juga harus bersikap proaktif untuk membantu tugas-tugas customer services supaya pelayanan yang lebih berkualitas dapat diwujudkan dengan baik.

Wilayah garda depan merupakan wilayah wajah perusahaan, dan selalu menjadi andalan perusahaan untuk memperlihatkan karakter budaya perusahaan yang diimpikan, dan di sinilah wilayah kerja satpam. Kemampuan manajemen perusahaan untuk menciptakan kepribadian frontliner yang sesuai dengan nilai-nilai inti budaya perusahaan, akan menjadikan garda depan perusahaan selalu berperilaku sesuai dengan budaya perusahaan.  

Karakter atau penampilan seorang satpam haruslah ramah, tenang, bersih, rapih, berwibawa, supel, bersahabat, proaktif, membantu, terhubung, dan melayani. Dan semua ini, hanya dapat diwujudkan bila satpam terlatih untuk cerdas emosi dan berpikir lebih positif terhadap wilayah kerjanya.

Sejak mulai membukakan pintu gerbang perusahaan atau kantor perusahaan, satpam harus tampil dengan senyum dan memberikan salam penuh persahabatan. Satpam harus menampilkan karakter yang sangat profesional dan melayani, sehingga siapapun yang sedang masuk ke dalam wilayah perusahaan, bisa langsung merasakan reputasi dan kredibilitas perusahaan yang andal. Satpam juga harus tampil cerdas untuk memberikan informasi singkat tentang perusahaan, dan mampu mengarahkan tujuan pelanggan agar pelanggan bisa dengan mudah dan cepat terhubung ke customer services.

Jangan pernah menganggap kecil peran satpam. Siapapun yang tidak melibatkan fungsi satpam perusahaan untuk peningkatan kualitas pelayanan, maka dia akan gagal untuk memberikan pelayanan sempurna kepada pelanggan. Sebab, satpam dengan pasti menguasai wilayah garda depan perusahaan, dan siapapun yang ingin terhubung ke wilayah perusahaan atau kantor wajib melewati satpam. Jadi, bila perusahaan gagal memberikan kesan positif di wilayah garda depan ini atau di wilayah satpam ini, maka suasana hati yang tidak nyaman akan menjauhkan rasa cinta dan loyalitas pelanggan kepada perusahaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

LAYANAN PELANGGAN TERBAIK ADALAH STRATEGI BISNIS TERBAIK

djajendra

“Jika Anda tidak memberikan pelayanan yang lebih baik kepada para pelanggan yang ada, maka mereka berpotensi meninggalkan Anda dengan rasa kecewa. Dampaknya, Anda membutuhkan upaya dan biaya yang lebih mahal, untuk mendapatkan pelanggan baru sebagai pengganti pelanggan yang sudah pergi.” ~ Djajendra

Pencapaian kinerja bisnis terbaik sangat bergantung pada kualitas pelayanan yang sudah dan sedang diberikan pada pelanggan. Bisnis yang hebat selalu dihasilkan dari kemampuan sumber daya manusia untuk memberikan pelayanan yang melampaui harapan pelanggan. Kebutuhan dan harapan pelanggan selalu berkembang bersama tren kehidupan, sehingga perusahaan harus terus-menerus menguatkan kualitas sumber daya manusia untuk menjawab perubahan perilaku pelanggan. Bila menginginkan perusahaan sebagai unit bisnis penghasil uang, maka siapkan dan berikan pelayanan berkualitas terbaik kepada pelanggan dengan sepenuh hati dan totalitas.

Kreativitas dan inovasi yang berkelanjutan merupakan salah satu strategi pelayanan pelanggan terbaik. Perusahaan harus rajin menyelaraskan produk dan layanan dengan keinginan dan kebutuhan pelanggan. Semakin kreatif perusahaan terhubung dengan persepsi pelanggan, semakin mampu untuk mencapai keuntungan dan tujuan jangka panjangnya.

Layanan pelanggan terbaik adalah strategi bisnis yang sangat menguntungkan. Setiap penjualan yang hebat dihasilkan dari layanan pelanggan yang hebat. Bila sudah merencanakan penjualan dengan omset yang sangat tinggi, jangan lupa untuk menyiapkan cara menjual yang paling berkinerja. Tidak mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul untuk menghasilkan omset penjualan terbaik, adalah sebuah kesalahan dalam strategi bisnis.

Perhatian yang lebih baik kepada pelanggan berpotensi menghasilkan penjualan yang trennya selalu naik. Dalam hal ini, pelanggan pasti lebih suka melakukan bisnis atau pembelian dengan penjual yang lebih peduli dan lebih memperhatikan kebutuhan mereka. Dan juga, pelanggan selalu ikhlas untuk membayar lebih kepada pelayanan terbaik yang mereka terima. Semakin baik dan berkualitas pelayanan yang Anda berikan, semakin ikhlas orang-orang menghabiskan uangnya untuk membeli produk dan jasa yang Anda jual.

Dalam realitas bisnis, sering sekali ditemukan bahwa perusahaan-perusahaan menyiapkan uang dan sumber daya yang lebih banyak untuk mendapatkan pelanggan baru. Tetapi, selalu tidak menyiapkan kualitas, energi, dan sumber daya untuk merawat pelanggan lama dengan lebih baik. Oleh karena itu, sebelum berharap loyalitas dari pelanggan, sebaiknya tunjukkan dulu loyalitas perusahaan kepada pelanggan. Siapkan sistem dan infrastruktur untuk merawat dan memikat pelanggan agar mereka selalu setia bersama produk dan jasa yang Anda jual. Jangan sibukkan perusahaan untuk melayani kompetisi pasar, tapi fokuskan semua energi perusahaan untuk merawat dan memikat para pelanggan yang sudah setia dengan Anda.

Pastikan orang-orang selalu memiliki alasan yang paling tepat untuk terus-menerus melakukan bisnis dengan perusahaan Anda. Ingat! Mendapatkan pelanggan dihasilkan dari sebuah proses dan usaha yang cukup mahal. Jika Anda tidak memberikan pelayanan yang lebih baik kepada para pelanggan yang ada, mereka berpotensi meninggalkan Anda dengan rasa kecewa. Dampaknya, Anda membutuhkan upaya dan biaya yang lebih mahal, untuk mendapatkan pelanggan baru sebagai pengganti pelanggan yang sudah pergi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

SIKAP POSITIF MENGHASILKAN KEUNGGULAN PELAYANAN

DJAJENDRA 20 NOV 2013

Kunci sukses penjualan bukan berada pada lemahnya pesaing Anda, tetapi pada kuatnya sikap positif di dalam internal perusahaan untuk melayani pelanggan dengan lebih baik. ~ Djajendra

Setiap orang pasti memiliki pengalaman berbelanja, ada yang merasa bahagia, dan banyak juga yang merasa kecewa dengan proses berbelanjanya. Berbelanja adalah proses interaksi antara penjual dengan pembeli, antara pembeli dengan barang yang dijual. Interaksi antara penjual dan pembeli haruslah dengan hati dan empati, sedangkan interaksi antara pembeli dan barang haruslah dengan kualitas dan nilai lebih. Keunggulan pelayanan bersumber dari sikap manusia dan kualitas produk yang dijual.

Sekarang ini, berbelanja telah menjadi gaya hidup. Orang-orang pergi berbelanja dengan tujuan menghilangkan stres atau tekanan hidup. Jadi, berbelanja sudah tidak lagi sebatas untuk memenuhi kebutuhan atau mencari keperluan, tetapi telah bergeser menjadi bagian dari gaya hidup, yang bertujuan untuk mencari kesenangan dari proses berbelanja tersebut.

Keunggulan biasanya menghasilkan kinerja yang maksimal. Banyak perusahaan yang telah menyadari bahwa keunggulan akan membawa keuntungan. Oleh karena itu, banyak penelitihan atau riset yang dilakukan untuk memahami apa itu keunggulan di dalam pelayanan pelanggan. Ternyata; sikap positif, empati, senyum, solusi, kualitas, penampilan, dan kata-kata baik; adalah hal-hal yang bisa menciptakan keunggulan yang luar biasa saat pembeli dan penjual berinteraksi.

Sudah banyak perusahaan yang memahami bahwa pelayanan unggul sebagai benih unggul untuk menghasilkan hasil yang maksimal. Jadi, sekarang ini, ada kesadaran untuk fokus kepada diri sendiri, dan tidak lagi terlalu fokus kepada gerak dan langkah para pesaing. Perusahaan-perusahaan yang cerdas pemasaran, sekarang memiliki strategi untuk menciptakan keunggulan di dalam internal organisasi mereka, serta keunggulan untuk terhubung dengan para pelanggan dari energi positif dan sikap baik para karyawan unggul.

Energi positif dan sikap positif karyawan unggul akan menampilkan interaksi yang menyenangkan hati. Dan hal ini, berpotensi menghasilkan penjualan yang melebihi target, sebab para pembeli pasti merasa bahagia berbelaja lebih dari para penjual yang melayani mereka dengan sepenuh hati dan rendah hati.

Walaupun produk-produk yang dijual sangat berkualitas dan berpenampilan menarik. Tetapi, bila karyawan dibagian penjualan berpenampilan dingin, kurang antusias terhadap pembeli, dan bersikap seolah-olah tidak butuh pembeli; maka penjualan tidak mungkin mencapai hasil maksimal. Sebab, sebagian pembeli akan meninggalkan penjual yang tidak baik, dan akan menemukan penjual yang lebih bersemangat, serta yang lebih bersikap positif.

Keunggulan dalam bisnis memiliki dimensi yang sanga luas. Tetapi, khusus di dalam pelayanan, sikap positif dan perilaku baik akan menjadikan pengalaman berbelanja pelanggan lebih menyenangkan, sehingga pelanggan tidak akan ragu untuk berbelanja lebih dan sesering mungkin.

Semakin bahagia pelanggan berbelanja di tempat Anda, semakin bisnis Anda akan menghasilkan pendapatan dan keuntungan yang lebih banyak. Jelas, hal ini akan menjadikan Anda sukses bersama bisnis yang dipercaya oleh pelanggan.

Keunggulan pelayanan dihasilkan dari kombinasi berbagai faktor yang melengkapi sebuah penjualan. Faktor harga dan kualitas produk; faktor kemasan dan penampilan produk; faktor solusi dan pelayanan purna jual; faktor pengalaman saat berinteraksi dengan penjual; faktor tanggung jawab dan keterbukaan informasi tentang produk yang dijual; faktor berdiri dalam antrean panjang; faktor menjawab pelanggan dengan ramah-tamah atau skeptis; faktor mudah, lambat, dan rumit saat berinteraksi dengan perusahaan. Intinya, bila pelanggan mendapatkan pengalaman bahagia dari semua faktor pelayanan di atas, maka pelanggan akan menjadi kekuatan yang meningkatkan sukses perusahaan. Tetapi, sebaliknya, bila pelanggan mendapatkan pengalaman yang mengerikan dari semua faktor pelayanan di atas, maka mereka pasti akan angkat kaki dari perusahaan Anda, dan akan menghabiskan uang mereka dengan berbelanja di perusahaan lain, yang mampu memberikan mereka kebahagiaan dan kesenangan.   

Keunggulan pelayanan ada di dalam sikap positif pelayanan dan persepsi positif tentang kualitas produk yang dijual. Dalam hal keunggulan adalah sikap, maka setiap penjual harus mampu membuang egonya, dan melayani pelanggan dengan hati. Jadi, penjual harus cerdas mengambil hati dan menyentuh emosi pelanggan dengan energi positif, sehingga pelanggan merasa senang dan bahagia untuk berbelanja.

Bila perusahaan sudah memiliki komitmen untuk keunggulan pelayanan, maka jangan ragu untuk meningkatkan kualitas sikap positif dan emosi baik karyawan. Sebab,  sikap baik akan menjadi energi unggul dari sebuah penjualan, yang pada akhirnya akan menciptakan kapitalisasi pasar dan profitabilitas perusahaan yang berkali-kali lebih besar dari sebelumnya.

Kunci sukses penjualan bukan berada pada lemahnya pesaing Anda, tetapi pada kuatnya sikap positif di dalam internal perusahaan untuk melayani pelanggan dengan lebih baik.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELAYANAN PUBLIK SESUAI JANJI DAN KOMITMEN ORGANISASI

DJAJENDRA 20 NOV 2013

“Saat kepemimpinan mencanangkan perubahan untuk meningkatkan pelayanan publik yang lebih berkualitas, maka orang-orang yang cinta zona nyaman akan menyampaikan kisah-kisah sukses dari perubahan tersebut, sehingga kepemimpinan menjadi senang mendengarkan berita baik ini. Dan, rasa senang inilah merupakan akar dari terjebaknya kepemimpinan di dalam permainan orang-orang yang cinta zona nyaman. Kisah selanjutnya, kepemimpinan akan berpikir bahwa organisasi sudah luar biasa dengan pelayanan publiknya, sedangkan publik merasakan sebaliknya, dan keluhan publikpun tetap akan mengalir seperti biasanya.” ~ Djajendra

Kualitas pelayanan publik haruslah menjawab semua iklan, promosi, pariwara, dan kampanye yang organisasi lakukan. Jadi, apapun yang ditampilkan di dalam program sosialisasi dan pemasaran haruslah dipertanggungjawabkan di dalam wujud pelayanan publik yang profesional dan penuh integritas.

Kepercayaan publik dimulai saat mereka terpesona atau meyakini semua isi program pariwara yang secara proaktif dikampanyekan oleh organisasi. Dan kepercayaan publik ini akan diuji kebenarannya, yaitu saat mereka langsung terhubung dengan organisasi untuk menerima pelayanan publik. Bila ternyata para petugas di bagian pelayanan publik tidak melayani seperti yang dijanjikan di dalam pariwara organisasi, maka semua kampanye hubungan masyarakat yang dilakukan oleh organisasi akan sia-sia, dan berpotensi menjadi awal yang lebih merusak reputasi organisasi.

Dalam realitas, sering sekali terlihat upaya keras organisasi untuk membangun reputasi dengan kampanye hubungan masyarakat (public relations) yang sangat proaktif.  Dan hal ini dapat kita lihat, saat organisasi memanfaatkan media, seperti: TV, majalah, radio, koran, website, dan media sosial dengan sedemikian rupa, yang menawarkan janji dan komitmen pelayanan publiknya untuk tujuan membangun reputasi positif organisasi.

Jelas, membangun reputasi dengan pariwara yang meyakinkan publik adalah sebuah upaya yang harus dibuktikan kebenarannya di lapangan. Jadi, upaya membangun reputasi tersebut baru akan efektif, bila di lapangan para petugas pelayanan memiliki integritas dan tanggung jawab sepenuh hati, untuk melestarikan reputasi organisasi seperti yang sudah dibangun melalui kampanye proaktif  hubungan masyarakat.

Pelayanan publik yang profesional adalah yang terhubung dengan masyarakat secara sepenuh hati. Dalam hal ini, hubungan masyarakat di dalam pelayanan publik bukanlah pilihan, tetapi merupakan kewajiban organisasi. Oleh karena itu, setiap orang di dalam organisasi harus memiliki kesadaran dan niat baik, untuk memiliki hubungan baik dengan publik yang sedang dilayani. Dan hal ini, wajib diwujudkan secara proaktif melalui perilaku, sikap, dan sifat yang penuh kualitas dan integritas. Jadi, setiap individu organisasi wajib menampilkan diri dengan sepenuh hati dan penuh empati di dalam memberikan pelayanan sesuai janji dan komitmen organisasi.

Mindset yang diperlukan di dalam pelayanan publik adalah mindset yang tidak menonjolkan ego pribadi, tetapi mindset yang menempatkan kerendahanhati dan integritas sebagai dasar dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

Menciptakan atau meningkatkan reputasi dan kredibilitas organisasi membutuhkan waktu minimal dua sampai lima tahun. Dan upaya peningkatan ini wajib dirawat setiap hari, termasuk diperbarui, dan juga dimodifikasi dengan inovasi pelayanan, yang lebih memudahkan publik untuk mendapatkan pelayanan berkualitas dari organisasi.

Reputasi dan kredibilitas itu seperti kaca yang mudah pecah. Jadi, dalam hal apapun, setiap insan organisasi wajib disadarkan dan dijaga moralnya agar tidak membuat kelalaian yang berakibat pada hilangnya kepercayaan publik pada pelayanan organisasi.

Setiap insan organisasi harus bekerja dengan terencana dan juga terfokus pada upaya untuk mencapai hasil yang memuaskan. Komunikasi, kolaborasi, koordinasi, dan energi positif haruslah menjadi fondasi yang membuat setiap orang saling bertanggung jawab, untuk memberikan pelayanan publik yang penuh integritas dan berkualitas.

Kepemimpinan organisasi harus selalu mawas diri dengan cara buka mata, buka telinga, buka akal sehat, dan buka hati agar mampu menyiapkan sumber daya manusianya untuk menjawab isu-isu negatif tentang pelayanan organisasinya.  Dan juga, harus menjadi pemimpin yang cerdas agar orang-orang di sekitar tidak memainkan sisi lemah kepemimpinan, yaitu rasa senang oleh pujian.

Salah satu penyebab kegagalan dalam pelayanan publik adalah kemampuan yang luar biasa dari orang-orang yang cinta zona nyaman. Orang-orang yang cinta zona nyaman ini mampu memainkan titik-titik lemah manajemen dan kepemimpinan. Pada umumnya, kegagalan perubahan di dalam organisasi selalu disebabkan oleh orang-orang kuat yang sudah nyaman dengan rutinitas dan kebiasaan yang ada.

Jadi, saat kepemimpinan mencanangkan perubahan untuk meningkatkan pelayanan publik yang lebih berkualitas, maka orang-orang yang cinta zona nyaman ini akan berdiri dibarisan paling depan untuk membantu pariwara dan sosialisasi. Saat implementasi, mereka juga yang paling aktif akan menyampaikan kisah-kisah sukses kepada kepemimpinan, sehingga kepemimpinan menjadi senang mendengarkan berita baik ini. Dan, rasa senang inilah merupakan akar dari terjebaknya kepemimpinan di dalam permainan orang-orang yang cinta zona nyaman. Kisah selanjutnya, kepemimpinan akan berpikir bahwa organisasi sudah luar biasa dengan pelayanan publiknya, sedangkan publik merasakan sebaliknya, dan keluhan publikpun tetap akan mengalir seperti biasanya.

Para pemimpin harus memahami bahwa rasa senang oleh pujian adalah salah satu titik lemah yang akan menghilangkan sikap kritis kepemimpinan. Jadi, para pemimpin sebagai orang-orang yang bertanggung jawab penuh atas program perubahan dan program peningkatan kualitas pelayanan publik, haruslah selalu menggunakan akal sehat, dan juga bersikap rasional, termasuk memiliki empati yang kuat untuk mendengarkan keluhan publik.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELAYANAN PELANGGAN HARUSLAH SETIAP HARI DENGAN SEPENUH HATI

DJAJENDRAPELAYANAN PELANGGAN HARUSLAH SETIAP HARI DENGAN SEPENUH HATI

“Apapun situasi dan realitas bisnis yang sedang dihadapi perusahaan di hari ini. Setiap orang didalamnya, wajib melayani pelanggan dengan sepenuh hati dalam sikap dan senyum ikhlas yang tulus.”~Djajendra

Layanan pelanggan bukanlah pelayanan sesuai dengan suasana hati ataupun kepentingan untuk mengejar target penjualan. Tetapi, merupakan  pelayanan yang sangat konsisten dengan komitmen, untuk memberikan pelayanan berkualitas, yang sangat manusiawi kepada setiap pelanggan oleh setiap insan perusahaan. Jadi, pelayanan pelanggan yang hebat adalah layanan yang setiap hari diperlihatkan oleh setiap insan perusahaan dengan sikap, perilaku, dan karakter yang membuat pelanggan bahagia dan tercukupi.

Dalam realitas bisnis, sering sekali ditemukan bahwa pelayanan yang totalitas, hanya diberikan pada saat perusahaan sedang meluncurkan produk baru ataupun saat perusahaan sedang bekerja keras untuk meningkatkan penjualan. Biasanya, hal ini dilakukan dengan promosi-promosi yang luar biasa. Di mana, para insan pelayanan dibentuk secara khusus, secara instan dan sesuai acara, serta tidak jarang bekerja sama dengan EO untuk mendapatkan karakter pelayanan dengan sikap baik dan selalu senyum. Jelas, hal ini sangat memperlihatkan ego marketing yang terfokus pada kepentingan jangka pendek.

Pelayanan yang baik haruslah konsisten di dalam kekuatan etika dan integritas. Lalu, setiap insan perusahaan di dalam rutinitas bisnis sehari-hari, wajib memiliki sikap, perilaku, dan suasana hati, yang kreatif dengan solusi terbaik untuk setiap kebutuhan pelanggan.

Pelayanan berkualitas adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan pelanggan ataupun stakeholders, yang sifatnya setiap hari, sangat rutin, sehingga perusahaan harus membentuk karakter dan perilaku setiap orang di dalam perusahaan, untuk menjadi insan-insan perusahaan yang terbiasa melakukan pekerjaannya dengan sikap baik, senyum, pelayanan, pemecahan masalah, tata krama, akuntabilitas, keterbukaan, serta selalu menjaga reputasi dan kredibilitas perusahaan.

Tindakan-tindakan sepenuh hati dan totalitas dalam memberikan pelayanan berkualitas, akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Memperhatikan suasana hati pelanggan dengan empati dan sikap baik, serta keikhlasan hati untuk melayani kebutuhan pelanggan, akan menjadikan pelanggan selalu setia dan memiliki kesan positif kepada perusahaan.

Pelanggan adalah energi bisnis. Bila sebuah perusahaan kekurangan pelanggan, maka pasti penjualannya akan menurun, dan hal ini berdampak pada berkurangnya pendapatan. Bila pendapatan perusahaan sudah berkurang, ini sama artinya perusahaan kehilangan tenaga untuk bertahan. Oleh karena itu, pastikan memiliki kebiasaan untuk menemukan solusi buat kebutuhan pelanggan, dan tidak membiasakan diri untuk menolak permintaan pelanggan, tanpa berusaha menemukan solusi terbaik. Jika seorang karyawan dengan sangat mudah dan begitu cepat menolak kebutuhan, harapan, dan permintaan pelanggan; maka dia telah menjadi energi yang menghambat pertumbuhan bisnis, serta menjadi pribadi yang berpartisipasi aktif untuk menurunkan penjualan perusahaan.

Semakin sepenuh hati dan totalitas Anda bekerja untuk membantu pelanggan mendapatkan jalan keluar dan memenuhi kebutuhan mereka, semakin Anda akan menjadi energi pencipta nilai tambah perusahaan, serta semakin Anda menjadi pribadi yang bertindak meningkatkan reputasi dan kredibilitas perusahaan Anda.

Jangan pernah mengatakan “tidak bisa”  kepada pelanggan Anda; jangan pernah menciptakan perilaku melawan terhadap pelanggan Anda; jangan pernah menutup pintu jalan keluar; dan jangan pernah menganggap remeh atau kecil tentang keluhan pelanggan Anda. Sebab, tanpa pelanggan, bisnis Anda pasti hilang, dan tanpa bisnis yang menguntungkan, Anda pasti kehilangan penghasilan. Jadi, bantulah pelanggan Anda dengan tulus dan sepenuh hati. Pastikan bahwa perilaku dan kebiasaan Anda sudah cerdas emosional dalam memenuhi harapan dan kebutuhan pelanggan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

UNDANG-UNDANG PELAYANAN PUBLIK NOMOR 25 TAHUN 2009 MENGAMANATKAN PELAYANAN TERBAIK BAGI MASYARAKAT

DJAJENDRA 0003“Pelayanan publik terbaik melekat pada visi yang tumbuh dengan penguatan mutu kerja, integritas pribadi, budaya organisasi, teknologi, dan rasa cinta pada tanah air.” ~ Djajendra

Pelayanan publik di Indonesia memiliki landasan hukum yang cukup kuat. Sebagai salah satu negara demokrasi terbesar di dunia, dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, negara telah menjamin dan melindungi hak warga negaranya untuk mendapatkan pelayanan terbaik. Hal ini telah dikuatkan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik.

Pertimbangan utama dari undang-undang pelayanan publik no 25 tahun 2009 adalah bahwa negara berkewajiban melayani setiap warga negara dan penduduk untuk memenuhi hak dan kebutuhan dasarnya dalam kerangka pelayanan publik yang merupakan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; bahwa membangun kepercayaan masyarakat atas pelayanan publik yang dilakukan penyelenggara pelayanan publik merupakan kegiatan yang harus dilakukan seiring dengan harapan dan tuntutan seluruh warga negara dan penduduk tentang peningkatan pelayanan publik; bahwa sebagai upaya untuk mempertegas hak dan kewajiban setiap warga negara dan penduduk serta terwujudnya tanggung jawab negara dan korporasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik, diperlukan norma hukum yang memberi pengaturan secara jelas; bahwa sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan menjamin penyediaan pelayanan publik sesuai dengan asas-asas umum pemerintahan dan korporasi yang baik serta untuk memberi perlindungan bagi setiap warga negara dan penduduk dari penyalahgunaan wewenang di dalam penyelenggaraan pelayanan publik, diperlukan pengaturan hukum yang mendukungnya. ( sumber: UU RI no 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik)

Keberadaan undang-undang Republik Indonesia no 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik, adalah bukti nyata bahwa negara hadir untuk menjamin kepastian dan kualitas pelayanan yang diterima oleh setiap warga negara ataupun penduduk yang ada. Kehadiran negara dalam memastikan kepuasan warga negara terhadap semua pelayanan yang diterima, haruslah disikapi dengan bijak dari integritas setiap instansi, organisasi, korporasi, lembaga, usaha-usaha non formal, ataupun individu. Intinya, setiap warga negara Indonesia wajib menjalankan amanat undang-undang Republik Indonesia no 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik.

Bila di dalam organisasi ada sekelompok orang atau individu yang melalaikan amanat undang-undang pelayanan publik tersebut, maka orang-orang tersebut akan menjadi kanker yang menggerogoti budaya pelayanan organisasi, sehingga organisasi akan menjadi lemah untuk dapat memberikan kualitas dan kepastian pelayanan publik. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan upaya yang terus-menerus dalam menguatkan budaya organisasi, baik dari aspek nilai-nilai budaya dan nilai-nilai kerja. Penguatan budaya organisasi harus diimbangi dengan penguatan aspek moral, emosi, mental, motivasi, nasionalisme kebangsaan, dan spiritual dari pegawai.    

Budaya organisasi yang kuat akan menciptakan mutu dan kualitas kerja terbaik dengan konsisten. Jadi, semangat undang-undang pelayanan publik haruslah dijawab, ataupun disikapi dengan cara menguatkan budaya organisasi, dan juga meningkatkan soliditas kerja di internal organisasi, untuk dapat memberikan mutu dan kualitas pelayanan publik terbaik.

Undang-undang pelayanan publik bertujuan untuk memperlancar dan menjamin kepastian hukum warga negara atas pelayanan yang diterima, baik yang sifatnya administrasi maupun yang non administrasi. Dan, semua pelayanan yang diterima warga negara haruslah dilakukan dengan mematuhi tata kelola yang baik dan terukur risikonya. Semakin patuh kepada prosedur, sistem, dan kebijakan yang ditetapkan; baik oleh petugas pemberi pelayanan ataupun masyarakat penerima pelayanan, maka semakin berwibawa dan unggul pelayanan tersebut.

Indonesia sebagai negara kesatuan yang menjalankan prinsip-prinsip demokrasi di semua aspek kehidupan bernegara dan berbangsa, memiliki warga negara di dalam kekayaan keragaman dan perbedaan. Oleh karena itu, diperlukan kecerdasan emosional dan  kecerdasan nasionalisme untuk memberikan pelayanan dengan kekuatan empati dan toleransi. Jadi, semangat kebangsaan harus diutamakan daripada semangat kelompok. Sikap sebagai satu bangsa yang utuh dan solid; walaupun berasal dari berbagai suku, ras, agama, budaya, dan perbedaan; akan menyatuhkan setiap orang untuk saling memberikan pelayanan publik terbaik dari hati nurani yang tulus, ikhlas, dan penuh cinta tanah air.

Pelayanan dengan tata kelola yang tegas, bersih, terbuka, adil, ramah, dan dapat dipertanggung jawabkan, akan menguatkan tata kelola dan budaya organisasi, sehingga pelayanan yang diberikan mampu menangani semua situasi dan kondisi, serta mampu meningkatkan hubungan yang lebih baik dengan masyarakat.

Untuk pelatihan hubungi www.djajendra-motivator.com

MELAYANI ADALAH TANGGUNG JAWAB DALAM KEHIDUPAN

DJAJENDRA COVER 2013

MELAYANI ADALAH TANGGUNG JAWAB DALAM KEHIDUPAN

“Pelayanan dari hati hanya dapat Anda berikan, bila sudah memiliki rasa cinta dan pengabdian, untuk memberikan yang terbaik dalam pekerjaan dan kehidupan. Jadi, tidak sekedar cukup dari ambisi atau dari rasa tanggung jawab untuk menjalankan tugas.”~ Djajendra

Orang –orang bisa mejadi sukses karena mereka sadar akan tugas kehidupannya. Mereka sadar bahwa melayani merupakan inti dari sebuah keberhasilan. Sikap rendah hati untuk memberikan pelayanan dengan penuh antusias, akan menjadikan orang tersebut sukses luar biasa untuk selamanya.

Kemampuan untuk melayani akan menjadikan diri terbiasa terhubung dengan orang lain. Sifat terhubung ini pasti menciptakan komunikasi dan interaksi positif, yang berpotensi menciptakan kemudahan dan keberuntungan dalam hidup.

Pelayanan yang dilakukan dengan penuh perhatian, sukacita, totalitas, dan sepenuh hati, akan menjadikan pelayanan itu memiliki kekuatan untuk menyentuh hati dan mempengaruhi orang-orang yang Anda layani. Keindahan dalam pelayanan ada pada keindahan sifat dan sikap untuk memberikan yang terbaik.

Orang-orang yang lalai melakukan pelayanan dalam semua dimensi kehidupannya, biasanya akan hidup tanpa arah, dan dirinya selalu dikendalikan ego, yang sukanya menuntut dan minta dilayani. Tapi, karena mereka tidak terbiasa melayani orang lain dengan sukacita, maka mereka juga tidak akan pernah mendapatkan pelayanan yang penuh perhatian dalam kekuatan sukacita dari orang-orang lain. Apa yang Anda berikan akan kembali pada Anda. Bila Anda malas melayani kehidupan dengan tulus dan ikhlas, maka kehidupan pun akan malas melayani Anda dengan tulus dan ikhlas.

Salah satu kewajiban terpenting dalam hidup adalah melayani. Sejak kecil semua orang sudah diajarkan untuk memberikan pelayanan, dan sudah mengerti tentang kualitas pelayanan dari pelayanan yang diterima. Sangat banyak orang bahagia dengan pelayanan yang diterima mulai dari orang tua, keluarga, teman-teman, tetangga, dan yang lainnya. Tapi, sangat banyak juga yang memiliki pengalaman yang tidak begitu bahagia dengan pelayanan yang diterima. Bila pelayanan yang diterima tidak memuaskan hati, maka diri Anda pasti kecewa dan bahkan bisa marah. Nah, sesungguhnya, setiap orang sudah belajar tentang pelayanan yang baik dan tidak baik itu sejak kecil. Jadi, seharusnya sudah mampu memiliki kesadaran yang tinggi, agar dapat melakukan kewajiban pelayanan kepada kehidupan dengan cerdas dan sukacita.

Bagi orang-orang yang melakukan tugas kehidupannya dengan pelayanan dan kontribusi, dari totalitas kemampuan dan totalis kepribadian positif, pastimelakukan hal-hal yang sangat berarti buat membantu kehidupan ke arah yang lebih baik.Hati dan pikiran yang benar-benar ingin melakukan pelayanan dengan sepenuh hati, akan menjadi pribadi yang luar biasa cerdas dalam memberikan pelayanan berkualitas.

Orang-orang yang melayani orang lain dan kehidupan dengan sukacita, selalu menjadi pribadi yang indah buat kehidupan, dan menjadi hadiah bagi yang menerima pelayanan. Pelayanan tidak mungkin dapat dilakukan saat di dalam hati masih ada energi kebencian, pelayanan hanya dapat diberikan saat di dalam hati hanya ada energi cinta, yang ikhlas dan tulus memberikan kepada siapa pun, tanpa melihat siapa yang dilayani.

Melayani adalah tanggung jawab dalam kehidupan. Kemampuan Anda untuk memberikan semua kualitas terbaik dari dalam diri Anda, untuk melayani kebutuhan kehidupan, akan menjadikan Anda sangat efektif dalam memenuhi kebutuhan diri Anda sendiri. Semakin banyak kualitas yang Anda berikan kepada kehidupan melalui pelayanan Anda, maka semakin terpenuhi semua hal yang Anda butuhkan untuk diri Anda sendiri.

Pelayanan tidak mungkin dapat diberikan oleh pribadi-pribadi yang egois, yang selalu tinggi hati dengan kaku menjaga sikap sombong di dalam diri. Pelayanan hanya dapat diberikan oleh orang-orang yang sangat rendah hati, kreatif, peduli, dan memiliki cinta tanpa batas untuk membantu dan berbuat baik dalam kehidupan.

Pelayanan dari hati hanya dapat Anda berikan, bila sudah memiliki rasa cinta dan pengabdian, untuk memberikan yang terbaik dalam pekerjaan dan kehidupan. Jadi, tidak sekedar cukup dari ambisi atau dari rasa tanggung jawab untuk menjalankan tugas.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com