Landasan Kuat Sebuah Dialog Adalah Emosi Dan Pikiran

November 10, 2009

“Ucapan, Perasaan, Dan Pikiran Yang Buruk Akan Menjadi Semakin Buruk Saat Diri Tidak Mampu Menahan Dan Mengendalikan Diri Dari Kritikan Lawan Dialog.” – Djajendra

Apa yang Anda pikirkan, apa yang Anda ucapkan, dan apa yang Anda rasakan akan menentukan kualitas sebuah dialog. Jika di dalam sebuah dialog masing – masing pihak berpikiran buruk terhadap lawan dialognya, maka hasil akhir dari dialog itu adalah kericuhan, saling mengkritik, dan saling menghujat. Oleh karena itu, pastikan Anda selalu menghadiri dialog bersama energi damai, energi bahagia, energi tenang, energi sabar, energi kebenaran, energi kejujuran, dan energi logika positif. Lalu, yakinkan diri Anda bahwa Anda pasti mampu berdialog dengan kreatif, cerdas, tegas, lugas, santun, sederhana, dan jelas.

Dialog yang baik seharusnya dimulai dengan visi, misi, dan strategi yang jelas, sehingga masing-masing pihak mempunyai dasar pijakan dialog yang jelas. Lalu, masing-masing pihak harus dapat saling menghargai perbedaan pendapat; memperlengkapi kekurangan masing-masing; dan menjadi  energi positif yang fokus untuk menyelamatkan visi, misi, dan strategi melalui logika-logika positif  yang cerdas.

Emosi yang cerdas dan pikiran positif yang kuat akan mengisi karakter diri menjadi tangguh dan tak tergoncangkan oleh badai kritik.  Dan, dialog akan menjadi semakin produktif  kalau pemimpin dialog mampu menjadi pribadi yang berjiwa besar yang tak  tergoncangkan oleh badai kritik lawan dialognya.

Seorang pemimpin yang baik pasti akan tenang dan menjawab semua kritikan melalui kata-kata positif  yang menyejukkan hati para lawannya. Dia tahu bahwa berbeda pandangan itu biasa, dan dia tahu bahwa dia harus lebih sabar walau setiap omongannya dipotong sebelum selesai.

Pemimpin berkualitas tidak akan cengeng oleh teriakan dan kritikan lawan dialog, tapi dia akan berpikir bahwa inilah momentum yang tepat untuk memperlihatkan kualitas kepemimpinan dirinya yang hebat.

Pemimpin hebat selalu memahami bahwa tidak selalu sebuah dialog harus diakhiri dengan kompromi. Tapi, sebuah dialog merupakan sarana untuk menampung pokok-pokok pikiran atau pun aspirasi orang lain dengan sebaik-baiknya.

Seorang pemimpin sejati walaupun dirinya dikatakan bodoh, dia akan tenang dan sabar, lalu bersikap dan memperlihatkan kepada dunia bahwa sesungguhnya dia bukan orang bodoh, tapi pribadi cerdas yang beraura positif untuk menghargai setiap pendapat orang lain dengan jiwa besar.

“Pemimpin Terbaik Adalah Dia Yang Mampu Tersenyum Tegar Dan Menerima Semua Kritikan Dengan Jiwa Besar.” – Djajendra

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Sudah Jujurkah Para Stakeholders Dalam Praktik Good Corporate Governance?

November 2, 2009

“Ketika Orang Bijaksana Meragukan Kejujuran Lingkungannya Untuk Menciptakan Kebaikan, Maka Keyakinan Dan Kepercayaan Diri Telah Tergoncangkan Oleh Badai Keraguan.” – Djajendra

Kejujuran adalah sifat dan perilaku yang sangat mulia. Ketika kejujuran menjadi kesepakatan dalam setiap hubungan dengan para stakeholders, maka semangat good corporate governance di perusahaan pasti dapat diwujudkan secara baik. Persoalannya, sering sekali perusahaan sudah berjuang keras untuk menjalankan praktik-praktik bisnis yang sehat dan bersih, tapi kelakukan tidak sehat dan tidak bersih dari segelintir stakeholders membuat kerja keras perusahaan tersebut kandas di dalam ketidakjujuran.

Di sela-sela makan siang pelatihan etika bisnis di Grand Jatra Hotel, Pekan Baru, Riau. Saya duduk satu meja dengan dirut dari perusahaan yang sedang saya training tersebut. Sambil mencicipi makan siang yang nikmat itu, si dirut curhat, si dirut merasa telah berjuang mati-matian untuk menjalankan etika bisnis dan prinsip-prinsip good corporate governance dengan sebersih-bersihnya, dan di internal perusahaan hal ini berhasil, tapi saat perusahaan berhubungan dengan para stakeholdersnya, perusahaan sangat sulit untuk mempertahankan nilai-nilai praktik bisnis yang bersih, jujur, dan penuh tanggung jawab.

Sebagai trainer dan motivator, saya harus membesarkan hati si dirut, saya harus memperbesar semangatnya agar beliau tidak menyerah diperjalanan sucinya untuk membangun korporasi yang sehat dan kuat. Beliau adalah seorang dirut yang luar biasa jujur dan bersih, beliau telah banyak memberikan contoh-contoh keteladanan yang baik di internal perusahaannya, sehingga para karyawan tertular sikap jujur si dirut, dan pada umumnya standar kejujuran para karyawan di perusahaan ini sudah cukup tinggi. Artinya, integritas para karyawan sudah tidak perlu diragukan lagi, semuanya telah menjalankan tugas, tanggung jawab, fungsi, dan peran kerja mereka secara bijaksana. Semuanya telah menunjukkan kuantitas dan kualitas kerja yang luar biasa berbobot.

Setelah saya mendengar curhat si dirut, saya katakan bahwa tantangan akan selalu datang untuk menggoyang setiap niat baik dan kerja keras, tapi pemimpin yang unggul tidak akan pernah tergoncangkan oleh sikap dan perilaku tidak jujur dari pihak luar perusahaan.

Batas kekuasaan si dirut hanya sebatas perusahaan, begitu batasnya sudah di luar perusahaan, maka yang bertanggung jawab adalah seluruh masyarakat bersama-sama pemerintah. Jadi, kerja keras para pemimpin di internal perusahaan wajib didukung dengan kerja keras yang lebih jujur, lebih bersih, dan lebih penuh tanggung jawab dari setiap fungsi dan peran pemerintah dan masyarakat di dalam menciptakan lingkungan bisnis yang bersih, jujur, terbuka, adil, dan penuh tanggung jawab.  Bila masyarakat dan pemerintah kompak untuk membersihkan dan membuat setiap fungsi pelayanan menjadi jujur, bersih, terbuka, dan penuh tanggung jawab, maka si dirut yang jujur ini pasti akan lebih bersemangat di dalam dedikasinya untuk membangun perekonomian bangsa yang kuat melalui bidang usahanya.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Mencontoh Cara Presiden Merekrut Menteri

Oktober 17, 2009

“Sikap Mental Anda Adalah Kunci Yang Paling Bisa Diandalkan Bagi Kepribadian Anda.” – Napoleon Hill

Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono, mulai melakukan wawancara terhadap para calon menteri selama dua hari ini. Setelah diwawancara, sekitar 34 kandidat itu akan langsung menandatangani dua macam kontrak yaitu pakta integritas dan kontrak kinerja. – KOMPAS.com, 17 October 2009.

Kontrak integritas dan kontrak kinerja  adalah dua hal yang sangat penting dalam rekrutmen. Integritas adalah mutu, kualitas, kompetensi, kejujuran, kemampuan berdedikasi, loyalitas, dan kemampuan untuk bekerja dengan prinsip-prinsip good governance. Sedangkan kinerja adalah kemampuan untuk menjadi lebih produktif dan kecerdasan untuk menghasilkan nilai tambah kehidupan yang lebih besar.

Perusahaan-perusahaan mungkin perlu mencontoh cara presiden merekrut menteri. Cara presiden ini terlihat sangat efisien, efektif, dan langsung tepat sasaran. Tidak berbelit-belit, tapi langsung fokus kepada inti persoalan. Jelas sekali, inti persoalan kita di dalam pembangunan  adalah integritas dan kinerja.  Tanpa integritas dan kinerja tidak akan ada hasil yang maksimal. Hanya melalui kekuatan integritas seseorang bisa menghasilkan kinerja dan nilai tambah kehidupan yang maksimal.

Kita semua harus jujur bahwa ada dua hal yang selalu mengganggu dunia bisnis, yaitu integritas dari para stakeholder yang membuat kinerja bisnis menjadi tidak konsisten.  Integritas dari para stakeholder untuk bisa menjalankan prinsip-prinsip good corporate governance dengan baik. Sebab, prinsip-prinsip good corporate governance dapat menjadi langkah awal yang menentukan keberhasilan sebuah bisnis yang berkualitas tinggi. Dan bila sebuah bisnis mampu dioperasionalkan dengan kualitas tinggi, maka kinerja bisnis tersebut juga akan secara otomatis meningkat tajam.

Pandangan atau mind set dari setiap karyawan  di perusahaan harus diarahkan untuk membangun integritas dan kinerja yang maksimal. Bila integritas dan kinerja maksimal dapat diwujudkan secara baik, maka para karyawan secara otomatis akan menjadi pribadi-pribadi yang tangguh yang tak tergoncangkan oleh situasi dan kondisi apa pun.

Perusahaan yang baik pastinya didukung oleh para pimpinan dan para karyawan yang berintegritas tinggi, sehingga setiap kalimat  baik  yang diucapkan dari mulut mampu direalisasikan sesuai ucapan tersebut. Artinya, setiap rencana dapat dijalankan sesuai rencana dan dapat menghasilkan kinerja yang sesuai rencana.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


5 Tantangan Manajer

Oktober 7, 2009

Pekerjaan yang paling penting yang harus dihadapi manajer di masa depan. Dalam pemikiran saya, ada lima tantangan serius yang harus dihadapi manajer puncak. Pertama, harus memiliki kompetensi yang sempurna untuk mampu mengelola semua sumber daya berwujud yang di miliki perusahaan. Kedua, memiliki kualitas untuk memotivasi sumber daya manusia. Ketiga, memiliki kualitas untuk membangun hubungan positif dengan stakeholders. Keempat, memiliki kualitas dan wawasan untuk menghadapi perubahan keinginan pasar. Kelima, memiliki kreatifitas, dan kualitas dalam memahami produk atau jasa. Beberapa tahun terakhir ini, perubahan keinginan pasar yang begitu cepat, produk – produk yang semakin berusia singkat merupakan tonggak penunjuk dan batu peringatan bagi seorang manajer. Manajer masa depan haruslah seorang pemimpin yang telah belajar bersama waktu untuk mengerjakan semua tugas dan tanggung jawab berdasarkan rencana yang baik dan seimbang dengan perubahan dahsyat yang sedang terjadi pada saat ini. Manajer masa depan juga berarti manajer hari ini yang seharusnya mulai membangun dirinya dan mengembangkan potensi dirinya untuk mengembangkan kualitas, karakter, perilaku, nilai positif, prinsip sukses, dan keberanian dalam menghadapi setiap tantangan dan perubahan.

Manajer masa depan harus mengisi pikirannya dengan fakta, bahwa manusia adalah harta terbesar dan terpenting dari organisasi perusahaan. Sebagai pemimpin ia wajib menunjukan kekuatan manajerialnya dalam bentuk perilaku dan hubungan kerja bersama tim besarnya di perusahaan. Para manajer yang berwawasan luas dan berpengetahuan positif sudah lama membuang hierarki, dan banyak melibatkan pikiran positif, niat sukses bersama, dan kekuatan kualitas keterampilan dalam membangun struktur kerja yang lebih bersemangat dan produktif. Bangunan struktur kerja baru tersebut mengeluarkan sumber daya manusia dari dalam kotak hierarki lama dan menggerakkan mereka ke dalam sistem manajemen yang lebih efisien, disiplin, fleksible, produktif, berkualitas, berketerampilan tinggi, dan mencuatkan kreatifitas dalam semangat tanggung jawab sukses bersama.
Manajer masa depan sudah waktunya untuk mengembangkan kepemimpinan yang terpancar dan beragam membagi kepemimpinan pada sudut terjauh dari lingkar untuk mengungkap kekuatan tanggung jawab bersama. Pemimpin membangun sumber daya perusahaan yang meliputi manusia, organisasi, uang, modal, utang, dan pasar. Keragaman lingkup pekerjaan, para pelanggan, dan stakeholders yang terkait akan menyadari sendiri saat mereka melihat kekuatan dan kemampuan perusahaan dalam menjawab tantangan masa depan.
Manajer masa depan mampu mempertahankan visi masa depan organisasi dan dengan setengah memaksa mengobarkan semangat yang dibutuhkan untuk membangun perusahaan. Manajer memobilasi orang – orang di sekitar misi organisasi, memantapkan suatu kekuatan dalam masa yang tidak menentu di masa depan. Koordinasi sekitar misi ini menggerakan suatu kekuatan yang ditransformasikan menjadi satu ke tempat kerja, dimana karyawan dan tim dapat menyatakan diri mereka sendiri dalam pekerjaan dan menemukan signifikasi melampaui tugas, saat mereka mengelola misi. Melalui suatu fokus yang tetap pada misi, manajer puncak seharusnya memberi kepada staf – stafnya yang tersebar dan beraneka ragam suatu kesadaran arah yang jelas dan peluang untuk menemukan makna dalam pekerjaan mereka.
Manajer seharusnya tahu bahwa mendengarkan pelanggan dan belajar apa yang ia beri nilai “sambil menggali di lapangan” akan merupakan komponen penting, bahkan lebih penting di masa depan ketimbang masa kini. Persaingan global dan lokal makin cepat, dan kebutuhan untuk memfokuskan pada apa yang dibutuhkan pelanggan akan makin kuat.
Setiap orang akan mengamati manajer masa depan, sama seperti kita mengamati yang sekarang ini ada, untuk melihat apakah praktik bisnis dari organisasi sudah sejalan dengan prinsip yang dianut oleh manajer. Dalam semua interaksi, dari yang terkecil sampai yang terbesar, perilaku dari manajer yang baik akan menghargai keluhuran dan harga diri dari mereka yang membangun perusahaan.
Makna sosial terpenting dari manajer masa depan adalah cara mereka menghayati totalitas kepemimpinan, tidak sekedar memasukkan “organisasi saya” tetapi juga menjangkau ke luar dinding organisasi. Manajer yang baik menyadari arti penting mereka yang membangun perusahaan, nilai dari tempat kerja yang mengembangkan sumber daya manusia untuk berprestasi adalah penting untuk kelanjutan misi, serta perlunya suatu tim kerja yang sehat untuk tercapainya sukses perusahaan. Manajer yang bijaksana akan merangkul semua yang terlibat dalam lingkaran yang mengitari perusahaan, organisasi, orang, kepemimpinan, dan masyarakat.
Tantangan yang berasal dari luar organisasi memerlukan banyak perhatian, komitmen, dan semangat sebagai tugas yang paling penting di dalam organisasi. Manajer masa depan akan membangun sumber daya manusia yang sehat dengan semangat yang sama dengan semangat saat mereka membangun perusahaan yang sehat, produktif, dengan menyadari bahwa organisasi dengan kinerja tinggi tidak dapat hidup jika perusahaan tersebut mengecewakan orang – orangnya dan hidup dalam suatu perusahaan tanpa sistem dan kepastian masa depan.
Pada saat ini kesetiaan karyawan kepada perusahaan semakin berkurang, dan kepercayaan perusahaan kepada karyawan juga semakin berkurang. Hal ini merupakan pesan yang jelas bagi manajer masa depan. Persaingan yang keras dalam dunia bisnis dan semakin materialistisnya manusia mengakibatkan hancur dan punahnya filosofi kesetiaan dan kerja sama abadi. Pengurangan tenaga kerja bukanlah solusi yang sehat, tetapi memompa semangat, etos kerja dalam memandu visi, prinsip, dan nilai perusahaan akan membangun kepercayaan, semangat, dan kreatifitas internal perusahaan.
Manajer yang cerdas akan mampu meramalkan waktu yang menguntungkan, dan waktu untuk lebih waspada menghadapi tantangan. Manajer adalah seorang pemimpin yang memiliki kompetensi terbaik untuk memberi harapan dan motivasi bagi kehidupan semua sumber daya manusia yang ada di perusahaannya, serta mempunyai keberanian untuk mengambil sikap dan tindakan tepat mengenai semua isu, prinsip, visi, misi, operasional, kebijakan strategi perusahaan, dan mampu secara bijaksana mengendalikan semua potensi risiko yang bisa terjadi. Manajer masa depan sebaiknya bersikap lebih hati – hati dalam menghadapi berbagai spekulasi bisnis. Kualitas kepemimpinan seorang manajer masa depan dan manajer hari ini harus terjawab dari perilaku, wawasan, pengetahuan, karakter, kekuatan positif, dan mental sukses seorang manajer pemenang yang harus ada di dalam lubuk hati terdalam.

Untuk seminar/training silakan hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Pengaruhi Orang Lain Dengan Hal-Hal Baik, Jangan Dengan Hal-Hal Tidak Baik

Oktober 4, 2009

”Untuk Mencapai Hal-Hal Besar Tidak Hanya Perlu Kerja Keras Dan Kecerdasan Intelektual, Tetapi Juga Harus Cerdas Mempengaruhi.” – Djajendra

Saat Anda memiliki bakat, kemampuan dan keterampilan untuk mempengaruhi orang lain, maka pengaruh Anda itu dapat menjadi modal yang sangat kuat untuk meyakinkan orang lain tentang misi dan visi yang sedang Anda perjuangkan, serta pengaruh Anda yang hebat itu dapat membuat orang lain menjadi patuh dan setia kepada Anda.

Pengaruh Anda yang kuat akan membuat orang-orang secara alami mengikuti apa yang Anda lakukan sehari-hari, tanpa ada yang berani bertanya dan membantah sikap dan perbuatan Anda. Sebab, pengaruh itu sesungguhnya adalah sebuah energi superkuat yang mampu mengubah mind set orang lain.

Anda wajib memiliki tanggung jawab untuk tidak mempengaruhi orang lain dengan hal-hal yang tidak baik.

Jalankan pengaruh Anda dengan sikap baik,  perlihatkan perilaku dan tindakan yang penuh dengan nilai-nilai cinta, kepedulian, kemanusiaan, dan kebaikan. Sebab, bila Anda gagal memperlihatkan sikap baik dalam pola hidup yang penuh tanggung jawab moral dan etika hidup, maka Anda akan ditentang oleh orang-orang berpengetahuan yang cerdas dengan logika dan akal sehat.

Sebagai pribadi yang berpengaruh Anda harus memberikan contoh-contoh yang bijak dan profesional kepada para pengikut Anda. Ingat, Anda akan dijadikan sebagai cermin, panutan, penasehat pribadi, dan sahabat batin pengikut Anda. Oleh karena itu, Anda harus bersikap, bertindak, berkata, dan bertanggungjawab secara jelas dan konsisten.

Jaga dan rawatlah antara perkataan dan tindakan dalam bingkai sikap baik, yakinkan diri Anda bahwa orang-orang akan memperhatikan kredibilitas Anda, dan jadilah pribadi yang mempengaruhi diri Anda sendiri agar bertumbuh bersama sikap positif dan pikiran positif.

Pengaruh yang kuat akan melahirkan hubungan dengan tingkat emosi yang sangat kuat. Setiap ucapan dan perkataan Anda pasti akan mempengaruhi orang lain.

Anda harus memiliki tanggung jawab yang besar, untuk mendorong setiap orang agar memahami setiap ucapan dan perkataan Anda dengan mind set positif.

Pengaruh Anda yang positif akan membangun lingkungan menjadi lebih bertanggung jawab pada semua aspek kehidupan . Perilaku bijak dan positif Anda akan meningkatkan kekuatan positif untuk mengubah diri Anda dan orang lain menjadi pribadi-pribadi unggul yang baik hati.

Anda harus lebih berfokus pada sikap baik Anda dalam membangun setiap orang untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Anda harus mempengaruhi mereka dengan semangat untuk meningkatkan rasa percaya diri mereka, serta membantu mereka untuk tumbuh bersama sikap baik mereka. Dan, jangan pernah membiarkan mereka tumbuh bersama sikap negatif yang merugikan banyak orang.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Djajendra Menjawab! Bagaimana Mengatakan “Tidak” Kepada Si Bos?

September 17, 2009

”Setiap Bentuk Perintah Dari Bos, Seberapapun Tidak Etisnya Perintah Itu, Umumnya Akan Dipatuhi Oleh Anak Buahnya. Sebab, Bos Memiliki Kekuasaan Untuk Menentukan Perjalanan Karier Para Anak Buah.” – Djajendra

Pertanyaan?

Seringkali bos memberikan tugas tambahan diluar kemampuan kita. Sangat sulit untuk menolaknya dengan alasan dia adalah bos dan belum lagi sedikit omelan yang mungkin dilayangkan jika kita menolaknya. Bagaimana untuk kita bisa mengatakan “tidak” kepada si bos?

Djajendra Menjawab!

Perlu dipahami bahwa di dalam sebuah organisasi harus ada yang namanya etika kerja. Etika kerja ini mengatur tentang perilaku kerja yang baik, di sini ada nilai-nilai moral dan nilai-nilai kepantasan. Jika si bos melanggar etika kerja yang ada di kantor, maka sewajarnya bagian yang mengawasi perilaku kerja mengingatkan kepada si bos tentang dampak negatif buat kemajuan organisasi akibat dilalaikannya etika kerja tersebut. Jadi, untuk Anda yang menjadi korban kesewenang-wenangan si bos, maka segeralah berlindung dibawah payung proteksi etika kerja. Dan katakan ”TIDAK” kepada si bos.

Bila di organisasi Anda belum dibuatkan panduan etika kerja, artinya organisasi Anda belum menjalankan prinsip-prinsip good corporate governance yang baik, yang berarti belum menjadi organisasi yang profesional.

Catatan: tanya-jawab ini dibuat untuk kepentingan majalah Cosmopolitan

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Tips – Perubahan Dalam Korporasi

September 6, 2009

”Lihatlah Masalah Sebagai Bagian Kehidupan. Ketika Masalah Muncul, Tegakkan Kepala, Hadapi, Dan Katakan, ’Aku Akan Lebih Besar Daripada Kau. Kau Tidak Bisa Mengalahkanku.” – Ann Landers

Saat perusahaan kehilangan produktivitas, efektifitas dan motivasi untuk berkinerja lebih; manajemen bersama semua kekuatan sumber daya manusia harus bangkit untuk melakukan perubahan yang tepat sasaran. Sebab, jika perusahaan bersama manajemen lalai melakukan perubahan, perusahaan pasti akan menghadapi hari-hari buruk disepanjang proses operasionalnya dengan hasil yang mengecewakan para stakeholder. Oleh karena itu, pimpinan bersama tim manajemen harus mengetahui cara-cara terefektif untuk melakukan perubahan, yang sesuai dengan kebutuhan organisasi, bisnis, sumber daya manusia, customer, dan stakeholder lainnya.

Perubahan harusnya dimulai dengan sebuah obsesi besar untuk menjadi lebih efisien dan efektif, atau tepatnya, dengan sebuah motivasi besar untuk berkinerja lebih baik. Di mana untuk menghasilkan kinerja yang lebih baik itu dibutuhkan daya saing yang kuat, agar bisnis bisa bertumbuh dan menghasilkan keuntungan yang optimal.

Perubahan yang tepat sasaran akan membuat perusahaan mampu menghadapi kompetisi pasar dengan kemenangan.

Berikut tips dalam melakukan perubahan agar perusahaan bisa mencapai kinerja organisasi, bisnis, dan sumber daya manusia yang lebih hebat.

  • Pemilik, Komisaris, Direksi, dan Karyawan harus kompak dan se-visi dalam mendukung setiap perubahan yang dilakukan perusahaan.
  • Setiap orang di perusahaan harus percaya bahwa perubahan yang sedang dilakukan ini akan sangat membantu sukses mereka.
  • Setiap orang di perusahaan memahami apa yang salah dengan cara sekarang ini dan mampu memperbaikinya.
  • Setiap orang di perusahaan telah memiliki semua informasi yang mereka perlukan, untuk melakukan perubahan yang sesuai kebutuhan perusahaan.
  • Setiap orang di perusahaan harus memiliki gambaran yang jelas tentang bagaimana wujud perusahaannya setelah perubahan.
  • Setiap orang di perusahaan telah memahami prioritas perubahan dalam kaitannya dengan kinerja perusahaan.
  • Setiap orang di perusahaan tahu di mana tempat untuk mencari bantuan dan dukungan, bila mereka mempunyai pertanyaan, keluhan, atau tantangan yang berkaitan dengan perubahan.
  • Setiap orang di perusahaan harus yakin dan bersemangat total untuk melakukan perubahan dan menjalankannya dengan senang hati.
  • Setiap orang di perusahaan harus berkomitmen untuk melakukan evaluasi yang jujur dan benar terhadap hasil perubahan.
  • Setiap orang di perusahaan harus bersatupadu dan tidak saling menyalahkan satu sama lain.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Cara Manajer Memperlihatkan Dedikasinya Pada Perusahaan Berkonsep Intrapreneur

Agustus 11, 2009

”Mau Berbagi, Mau Berkomunikasi, Mau Saling Membantu, Mau Sama-Sama Bekerja Keras, Dan Mau Menjaga Harkat Perusahaan Untuk Sebuah Reputasi Dan Kredibilitas. Inilah Awal Membangun Perusahaan Dengan Komunitas Intrapreneur.” – Djajendra

Dalam sebuah tulisan, Gifford Pinchot, seorang pembicara di bidang manajemen korporasi, menuliskan tiga tahapan untuk memudahkan manajer memahami organisasi. Pertama, organisasi sebagai hierarki, yang alat utamanya adalah pendelegasian. Kedua, organisasi sebagai komunitas, yang alat utamanya adalah visi dan nilai. Ketiga, organisasi sebagai ekonomi, yang alat utamanya adalah kepemimpinan yang efektif dari bisnis intinya.

”Organisasi masa depan akan merupakan komunitas intrapreneur.” begitulah inti pesan Gifford Pinchot di dalam tulisannya tersebut.

Setelah saya membaca dan merenungkan semangat yang ada di tiga tahapan Gifford Pinchot tersebut. Saya berkesimpulan bahwa untuk bisa menjadi manajer berkualitas dalam memimpin komunitas intrapreneur, manajer harus memiliki kemampuan – kemampuan sebagai berikut.

1. Bekerja dengan membangun tim dan menempatkan orang-orang terbaik sesuai kemampuan.

2. Bersikap konsisten dan selalu menjelaskan pekerjaan dengan sesederhana mungkin kepada bawahan.

3. Memahami mind set bawahan dengan serius, dan memperbaiki setiap kekurangan untuk disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

4. Menyiapkan semua peralatan penting untuk mendukung pekerjaan bawahan.

5. Memiliki manajemen waktu yang berkualitas, lalu mampu mengerjakan hal-hal prioritas sebelum melangkah ke hal-hal lain.

6.  Mengajari bawahan untuk proaktif bekerja sama, khususnya dengan atasan dan kolega satu tim.

7. Memiliki gaya kepemimpinan yang sesuai dengan pikiran, ucapan, dan tindakkan.

8. Mengelola organisasi dengan cara menetapkan batas wewenang, lalu memberikan Kebebasan kepada bawahan untuk berkreasi dalam tanggung jawab.

9. Menciptakan lingkungan kerja yang penuh dengan komitmen, semangat, kepercayaan,  dan kerja sama.

10. Menciptakan etos kerja yang berdisiplin dan terperinci.

11. Memotivasi bawahan untuk menemukan cara sendiri dalam setiap tantangan di pekerjaan.

12. Memahami perilaku setiap bawahan, lalu bersikap adil dan membantu bawahan untuk berhasil.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Belajar Menjadi Pemimpin Yang Dicintai Orang Lain

Agustus 10, 2009

“Saya Tidak Tahu Kunci Kesuksesan, Tetapi Kunci Kegagalan Adalah Berusaha Menyenangkan Semua Orang.” – Bill Cosby, Actor

Yth Bapak Djajendra,

Bagaimana cara kita belajar menjadi pemimpin yang dicintai orang lain? Seberapa besar pengaruh integritas diri terhadap orang yang dipimpin? Apa yang harus dilakukan agar kita bisa mengambil peluang dan menikmati pekerjaan dengan santai? Terima kasih, Rica M, Bekasi.

Djajendra menjawab

Dear Rica M,

Pertama, yakinkan diri Anda bahwa Anda dilahirkan untuk menjadi pemimpin yang dicintai orang lain. Kemudian, pelajari kualitas dan mind set dari para pemimpin-pemimpin hebat yang Anda kagumi, dan juga pelajari cara-cara efektif untuk menjadikan diri Anda sebagai pemimpin yang dicintai.

Jadilah pemimpin pembelajar yang mempelajari cara-cara terbaik untuk menyatukan batin Anda dengan batin para pengikut Anda.

Pengaruh integritas diri terhadap orang yang dipimpin, sangat besar dan sangat menentukan. Kalau Anda fokus untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan Anda dari dalam diri Anda yang terjujur, Anda pasti akan memiliki integritas diri yang diakui dan dipercaya oleh orang lain.

Integritas kepemimpinan diri Anda merupakan rahasia menjadi pemimpin yang dicintai dan dipercaya oleh para pengikut.

Tidak ada pribadi yang sangat sempurna. Setiap orang pasti ada kekurangan dan kelemahan di dalam dirinya. Saat Anda mau secara jujur memahami kekurangan dan kelemahan Anda, saat Anda mau belajar serius untuk memperbaiki kekurangan dan kelemahan Anda, maka saat itu Anda telah membuka gerbang sukses Anda untuk menerima semua peluang dan mengerjakannya dengan senang hati. Perasaan gembira dan senang hati Anda bersama pekerjaan akan membuat Anda mampu menikmati pekerjaan dengan santai. Sekian dulu ya, Rica M. Have a great day!

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Bila Staf Membangkang Apa Yang Harus Dilakukan?

Agustus 8, 2009

” Bila Staf Membangkang Terhadap Diri Anda, Sebaiknya Anda Melakukan Interospeksi Terhadap Sikap Dan Perilaku Anda. Bila Staf Membangkang Terhadap Etos Kerja Perusahaan, Segeralah Bertindak Tegas Untuk Menjaga Kehormatan Perusahaan Anda.” – Djajendra

Yth Bapak Djajendra,

Pak! Saya baru saja dipromosikan menjadi supervisor. Bagaimana cara terbaik untuk melakukan komunikasi dengan staf? Bila staf membangkang apa yang harus dilakukan. Terima kasih, pak! Puput, Jakarta.

Djajendra Menjawab!

Dear Puput,

Saya ucapkan selamat untuk promosi yang Anda terima. Menjadi supervisor berarti Anda adalah pemimpin yang telah  memiliki staf untuk dikelola. Selanjutnya, komunikasi merupakan hal terpenting untuk bisa menghasilkan sebuah kerja sama yang baik diantara Anda dengan para staf Anda.

Cara terbaik untuk melakukan komunikasi dengan staf. Pertama, lakukan secara persuasif dan bangun kekuatan empati di dalam diri para staf, untuk membantu Anda secara total di dalam pekerjaan sehari-hari. Kedua, kembangkan sebuah etos kerja yang baik, yang sesuai dengan nilai-nilai dan budaya kerja perusahaan. Lalu, pastikan semua komunikasi Anda dengan staf Anda tersebut dilakukan sesuai dengan etos kerja perusahaan.

Saya tidak memahami maksud ”membangkang” dari email yang Anda kirim ke saya. Apakah staf membangkang terhadap kepribadian Anda, atau apakah staf membangkang terhadap etos kerja perusahaan? Jika staf membangkang terhadap kepribadian Anda, maka sebaiknya Anda melakukan interospeksi terhadap diri Anda. Sebab, mungkin saja ada hal-hal atau perilaku yang harus Anda rubah, agar Anda bisa menjadi pribadi yang dihormati oleh para staf Anda. Tetapi, jika staf membangkang terhadap etos kerja perusahaan, Anda harus berani bersikap tegas dan mengambil tindakan, untuk menjaga kehormatan perusahaan Anda.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com