Landasan Kuat Sebuah Dialog Adalah Emosi Dan Pikiran

November 10, 2009

“Ucapan, Perasaan, Dan Pikiran Yang Buruk Akan Menjadi Semakin Buruk Saat Diri Tidak Mampu Menahan Dan Mengendalikan Diri Dari Kritikan Lawan Dialog.” – Djajendra

Apa yang Anda pikirkan, apa yang Anda ucapkan, dan apa yang Anda rasakan akan menentukan kualitas sebuah dialog. Jika di dalam sebuah dialog masing – masing pihak berpikiran buruk terhadap lawan dialognya, maka hasil akhir dari dialog itu adalah kericuhan, saling mengkritik, dan saling menghujat. Oleh karena itu, pastikan Anda selalu menghadiri dialog bersama energi damai, energi bahagia, energi tenang, energi sabar, energi kebenaran, energi kejujuran, dan energi logika positif. Lalu, yakinkan diri Anda bahwa Anda pasti mampu berdialog dengan kreatif, cerdas, tegas, lugas, santun, sederhana, dan jelas.

Dialog yang baik seharusnya dimulai dengan visi, misi, dan strategi yang jelas, sehingga masing-masing pihak mempunyai dasar pijakan dialog yang jelas. Lalu, masing-masing pihak harus dapat saling menghargai perbedaan pendapat; memperlengkapi kekurangan masing-masing; dan menjadi  energi positif yang fokus untuk menyelamatkan visi, misi, dan strategi melalui logika-logika positif  yang cerdas.

Emosi yang cerdas dan pikiran positif yang kuat akan mengisi karakter diri menjadi tangguh dan tak tergoncangkan oleh badai kritik.  Dan, dialog akan menjadi semakin produktif  kalau pemimpin dialog mampu menjadi pribadi yang berjiwa besar yang tak  tergoncangkan oleh badai kritik lawan dialognya.

Seorang pemimpin yang baik pasti akan tenang dan menjawab semua kritikan melalui kata-kata positif  yang menyejukkan hati para lawannya. Dia tahu bahwa berbeda pandangan itu biasa, dan dia tahu bahwa dia harus lebih sabar walau setiap omongannya dipotong sebelum selesai.

Pemimpin berkualitas tidak akan cengeng oleh teriakan dan kritikan lawan dialog, tapi dia akan berpikir bahwa inilah momentum yang tepat untuk memperlihatkan kualitas kepemimpinan dirinya yang hebat.

Pemimpin hebat selalu memahami bahwa tidak selalu sebuah dialog harus diakhiri dengan kompromi. Tapi, sebuah dialog merupakan sarana untuk menampung pokok-pokok pikiran atau pun aspirasi orang lain dengan sebaik-baiknya.

Seorang pemimpin sejati walaupun dirinya dikatakan bodoh, dia akan tenang dan sabar, lalu bersikap dan memperlihatkan kepada dunia bahwa sesungguhnya dia bukan orang bodoh, tapi pribadi cerdas yang beraura positif untuk menghargai setiap pendapat orang lain dengan jiwa besar.

“Pemimpin Terbaik Adalah Dia Yang Mampu Tersenyum Tegar Dan Menerima Semua Kritikan Dengan Jiwa Besar.” – Djajendra

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Senyum Tulus Adalah Bahasa Komunikasi Terbaik

Oktober 29, 2009

“Saat Anda Tersenyum Tulus Kepada Setiap Orang Yang Anda Temui, Maka Nilai Kebaikan Akan Memasuki Perasaan Dari Orang-Orang Yang Menerima Senyum Tulus Anda. Dan Anda Akan Menjadi Pribadi Baik Yang Disukai Semua Orang.”-Djajendra

Tahukah Anda bahwa setiap senyum tulus Anda kepada orang lain, adalah surga yang Anda pancarkan dari aura baik Anda. Senyum tulus Anda mampu berkata melalui bahasa perasaan, bahasa pikiran dan bahasa senyum, yang mampu mempengaruhi batin terdalam dari setiap orang yang berkomunikasi dengan Anda.
Senyum tulus Anda adalah bahasa komunikasi unggul, bahasa komunikasi yang langsung menyentuh hati terdalam para pendengarnya dalam kenyamanan dan kepuasan tertinggi.
Dalam setiap pelayanan, pastikan Anda lebih sering tersenyum, tersenyum dengan segala niat baik untuk memberikan hal-hal terbaik buat pelanggan Anda.
Yakinkan diri Anda bahwa senyum tulus Anda akan mengantar Anda ke gerbang puncak sukses. Semakin tulus Anda tersenyum untuk melayani orang lain, akan semakin berkualitas diri Anda untuk memberikan kenyamanan dan kepedulian pada para pelanggan Anda. Jadi, pastikan senyum Anda tidak pahit, tapi manis selalu dan menyejukkan hati yang menerima senyum tulus Anda.
Semakin sering Anda memberikan senyum tulus pada orang lain, maka otot-otot wajah Anda akan bekerja keras untuk memberikan hadiah awet muda buat diri Anda.
Ingatlah selalu untuk sering-sering senyum tulus dalam bingkai kepedulian dan cinta kasih, agar fisik Anda bisa terlihat semakin muda, walau usia semakin tua.
Senyum tulus Anda akan membuat diri Anda lebih menarik. Senyum tulus Anda akan membuat diri Anda lebih bahagia. Senyum tulus Anda akan menyiram benih kasih sayang ke batin orang lain. Senyum tulus Anda akan meningkatkan rasa percaya diri Anda untuk meraih sukses tertinggi.
Senyum tulus Anda akan membantu Anda untuk berkomunikasi dengan siapapun, dalam ruang percakapan yang menggembirakan hati dan pikiran. Senyum tulus Anda akan mengundang pelanggan Anda untuk sering-sering berbisnis dengan Anda. Senyum tulus Anda akan membuat hari-hari kerja Anda penuh dengan energi positif, yang menyenangkan batin dan pikiran Anda. Senyum tulus Anda akan membantu Anda untuk melihat kehidupan yang damai dan bahagia.
Senyum tulus Anda akan membuat batin Anda sehat dalam kehidupan yang penuh dengan kesenangan. Senyum tulus Anda akan menghasilkan berjuta-juta sahabat baru, dan menghilangkan semua musuh-musuh lama Anda.
Senyum tulus Anda adalah undangan sejati buat mendatangkan pelanggan-pelanggan berkualitas tinggi, untuk berbisnis dengan Anda, dan membuat Anda sukses untuk selamanya.
Pastikan Anda selalu tersenyum manis pada semua orang, hindari senyum pahit untuk selamanya. Sebab, senyum pahit Anda akan terasa kecut dibatin yang menerimanya. Dan Anda juga tidak akan bahagia bersama senyum pahit Anda.
Pastikan Anda selalu tersenyum tulus dan tidak tersenyum mengkerut. Sebab, bila Anda tersenyum mengkerut, maka setiap orang akan pergi dari hidup Anda. Pergi menjauh dari diri Anda untuk selama-lamanya.
Nah, sekarang saatnya Anda mulai berlatih untuk tersenyum tulus. Lihat kaca, bersihkan hati dari semua dendam dan benci. Lalu keluarkan senyum tertulus Anda. Pastikan wajah Anda jujur untuk melayani orang lain. Pastikan hanya senyum kebaikan yang menghiasi wajah Anda. Pastikan semua yang ada dimulut dan bibir Anda terawat dengan baik. Selamat berlatih!!!

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Kendalikan Emosi Marah Anda.

Oktober 29, 2009

“Ketika Emosi Marah Anda Menyakiti Orang Lain, Jangan Berbangga Atau Tersenyum Menang, Sebab Orang Lain Pasti Muak Dengan Anda Dan Emosi Marah Anda.”-Djajendra

Memarahi orang lain itu sangat gampang, siapapun bisa marah, dan marah itu energi emosi terburuk yang ada di dalam diri Anda. Persoalannya bukanlah membiarkan diri Anda hidup bersama emosi marah, tapi Anda harus bekerja keras untuk mengendalikan dan menghapus energi marah dari diri Anda, agar Anda terlihat pintar, baik, tulus, cerdas, sabar, percaya diri, dan enak dilihat oleh orang lain. Mampukah Anda?, atau maukah Anda hidup tanpa emosi marah? Semua jawabannya hanya Anda yang tahu, hanya Anda sendiri yang bisa menjawabnya. Anda hanya perlu ingat, bahwa emosi marah hanya mempercepat Anda diserang oleh berbagai macam penyakit komplikasi, yang berpotensi mengurangi rasa nyaman Anda dalam hidup ini.
Pribadi cerdas adalah pribadi yang tercerahkan oleh sifat-sifat baik, dia adalah pribadi yang melatih semua emosi marah untuk dijadikan emosi cinta yang penuh perhatian dan kepedulian pada kehidupan dirinya dan orang – orang lain. Dia selalu menggunakan akal sehat untuk melihat hidup dari mata hatinya yang telah tercerahkan oleh bahasa-bahasa kemanusiaan yang penuh cinta, kasih sayang, perhatian, dan kepedulian.
Mengendalikan emosi marah berarti Anda tulus dalam antusias besar, untuk mengidentifikasi semua kebiasaan buruk Anda dan menghentikannya segera mungkin, agar kebiasaan buruk itu tidak menjadi racun yang merusak semua reputasi dan kredibilitas Anda.
Hidup ini memang tidak sempurna. Dan setiap orang memiliki keterbatasan dan kesulitannya tersendiri untuk mengendalikan dan menghapus emosi marah dari dirinya, tetapi ketidaksempurnaan dan keterbatasan itu janganlah dibiarkan menjadi sebuah persetujuan buat membiarkan emosi marah hidup dan berkembang di dalam diri Anda. Anda harus tegas dalam komitmen yang jujur untuk mendepak dan menghapus semua emosi marah dari diri Anda. Sebab, tanpa emosi marah Anda adalah pribadi yang tercerahkan untuk hidup sehat dan bahagia.
Tingkatkan kualitas diri Anda dengan cara-cara kebaikan yang penuh dengan sikap sabar dalam toleransi pergaulan, yang saling menghormati dan saling menghargai.
Jadilah pribadi yang memilih untuk berbicara tanpa dipengaruhi rasa marah. Jadilah pribadi yang penuh sabar dalam melihat realitas hidup hari ini. Jadilah pribadi yang peduli dan langsung memberi jalan keluar terbaik buat siapapun.
Bangun citra diri Anda sebagai pribadi yang cerdas, pintar, sabar, tulus, berkomitmen, percaya diri, dan peduli pada orang lain. Untuk itu, Anda tidak boleh jatuh ke dalam perangkap emosi marah. Sebab, sekali Anda bersatu dalam emosi marah, maka diri Anda akan dikenal oleh orang lain sebagai tukang marah-marah. Jadi hindari gambar buruk Anda dengan cara melatih dan berlatih terus-menerus untuk menghapus semua emosi marah dari diri Anda. Ingat, manusia yang tercerahkan adalah jiwa-jiwa yang matang dengan tanpa setitikpun emosi marah di dalam dirinya.
Marah itu gampang, marah itu sifat orang barbar, sedangkan sifat orang tercerahkan adalah sabar dan penuh peduli.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Cara Mengatasi Luapan Emosi Di Kantor

September 16, 2009

“Setiap Kali Anda Meluapkan Emosi Marah Anda, Hasilnya Orang-Orang Disekitar Anda Semakin Tidak Menyukai Anda.” – Djajendra

spiritual

Pertanyaan?

Bagaimana cara mengatasi luapan emosi di kantor.  Banyak  sekali kasus kita memiliki masalah pribadi yang sulit dibendung hingga akhirnya menangis atau bahkan marah dengan rekan kerja hingga menyebabkan kita tidak lagi profesional dengan pekerjaan dan semua pekerjaan tidak terselesaikan dengan baik. Nah, apakah ada tip-tip khusus agar kita lebih bisa mengontrol emosi dan bisa lebih fokus pada kerjaan kantor. Irfina – Cosmopolitan

Djajendra Menjawab!

Salah satu penyebab utama ketidakmampuan diri untuk menahan emosi marah adalah ketidakcerdasan diri dalam memahami pentingnya emosi positif dan pikiran positif.  Jika seseorang sadar dan tahu bahwa melalui emosi baik dia akan meraih kehidupan yang lebih bahagia, lebih damai, dan lebih sejahtera, maka dia pasti akan berjuang untuk mengendalikan dirinya dari semua emosi negatif.

Pribadi-pribadi yang emosinya positif pasti akan dicintai dan disukai oleh siapa pun dan dimana pun. Dan, orang-orang yang dicintai dan yang disukai biasanya tidak akan terlalu sulit untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, sebab kehidupan akan membantu mereka melalui energi positif yang ada di dalam diri mereka sendiri.

Saat masalah pribadi menjadi sulit dibendung, janganlah menangis apalagi marah-marah dengan rekan kerja. Tetapi, segeralah bersujud dan berdoa kepada Tuhan, dan yakinlah bahwa Tuhan pasti akan menolong menyelesaikan masalah Anda. Lalu, jernihkan pikiran Anda, sederhanakan semua masalah Anda, tersenyumlah seolah-olah Tuhan telah membantu menyelesaikan permasalahan Anda, bersyukurlah dengan keadaan Anda sekarang, dan mulailah secara bertahap menyelesaikan semua masalah Anda tersebut dengan jiwa besar dan emosi yang lebih cerdas.

Pastikan Anda tetap menjadi pribadi yang profesional yang cerdas mengontrol emosi dan selalu fokus pada pekerjaan kantor Anda.

Catatan: tanya-jawab ini dibuat untuk kepentingan majalah Cosmopolitan

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Mengobati Stres Karyawan

September 11, 2009

”Semakin Sadar Perusahaan Untuk Mendidik Emosi Karyawan, Semakin Cerdas Karyawan Melayani Perusahaan Dengan Dedikasi Kerja Yang Tanpa Stres.” – Djajendra

Motivation nn

Semakin tinggi stres yang dirasakan karyawan di tempat kerja, semakin hilang kualitas diri si karyawan untuk menghasilkan kinerja yang optimal. Dan hal ini akan menggerogoti produktivitas perusahaan sampai ke level yang merusak kekuatan fundamental perusahaan. Harga yang harus ditanggung perusahaan terhadap stres di tempat kerja adalah sangat besar dan menimbulkan ketidakefisienan terhadap rencana perusahaan. Di samping itu, stres juga akan menjadi sumber utama dari ketidakbahagian karyawan di tempat kerja. Saat karyawan merasa tidak bahagia bersama perusahaan, mereka tidak akan memiliki motivasi dan antusiasme yang besar untuk membantu menjalankan rencana-rencana perusahaan secara bijak dan profesional.

Akumulasi dari stres karyawan yang tidak diperhatikan oleh perusahaan akan menjadi benih risiko yang akan tumbuh menjadi bencana buat perusahaan. Oleh karena itu, secara periodik perusahaan harus melakukan penilaian terhadap daya tahan diri karyawan dalam menghadapi pekerjaan; melakukan monitoring terhadap semua disiplin dan attitude karyawan pada perusahaan dan pekerjaan; melakukan evaluasi secara total tentang motivasi, tekad, sikap, dan gairah kerja karyawan untuk berjuang demi perusahaan. Dari hasil evaluasi ini perusahaan harus melakukan pencerahan dan brainstorming agar mind set karyawan searah dengan tujuan dan rencana perusahaan. Perusahaan juga harus mengambil tindakan-tindakan profesional untuk memindahkan, menghindari, dan mengurangi semua efek negatif dari stres karyawan terhadap kinerja perusahaan. Perusahaan harus bersikap berani dan tegas untuk menampung sebagian atau semua konsekuensi dari ancaman stres karyawan tersebut. Lalu, berupaya melakukan pencerahan total terhadap mental karyawan, termasuk mencerdaskan emosi baik dan pikiran positif karyawan.

Pimpinan dan karyawan harus berada dalam satu visi yang jelas untuk membangun keseimbangan tubuh, jiwa, dan pikiran mereka dalam sebuah keharmonisan yang menciptakan kebahagian di tempat kerja dan menyingkirkan semua benih stres dari lingkungan kerja.

Ketika tubuh, jiwa, dan pikiran tidak berada dalam keseimbangan yang baik, maka daya tahan tubuh akan melemah dan kesehatan diri menjadi terganggu. Jelas, hal ini akan menjadi persoalan yang merugikan kepentingan perusahaan, selain perusahaan akan kehilangan produktivitas oleh ketidakhadiran karyawan di kantor, perusahaan juga harus mengeluarkan biaya rumah sakit untuk mengobati karyawan yang sakit tersebut.

Stres yang berlarut-larut akan berubah menjadi depresi yang berpotensi membuat karyawan sering sakit-sakitan. Jika karyawan sudah sering sakit-sakitan, jangankan berharap prestasi dari dirinya, sekedar menuntaskan tugas dan tanggung jawab saja pasti dia tidak mampu.

Stres sangat berpotensi menyerang karyawan saat karyawan tidak mampu memenuhi target kerja; saat karyawan tidak mampu mengendalikan emosi dirinya dari tantangan dan tekanan kerja;  saat karyawan belum mampu berpikir positif terhadap semua persoalan dirinya dengan tempat kerjanya; saat karyawan terlibat konflik dengan kolega, pimpinan, keluarga, atau dengan yang lainnya; saat perusahaan memberikan beban kerja yang terlalu besar kepada karyawan.

Stres akan merusak tubuh, emosi , dan mental sukses seorang karyawan, yang mana semua ini secara otomatis akan menurunkan produktivitas dan keuntungan perusahaan. Saatnya pimpinan dan karyawan bersatupadu memfokuskan diri untuk mencapai kinerja optimal melalui tubuh, jiwa, pikiran yang sehat dan penuh semangat.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Uang Adalah Sumber Memudahkan Dan Menyamankan Hidup

Agustus 27, 2009

”Uang Adalah Sebuah Kekuatan Yang Sangat Besar Dan Sangat Berpengaruh Pada Pola Kehidupan Diri Kita. Oleh Karena Itu, Kita Harus Selalu Menjadi Pribadi Yang Lebih Cerdas Daripada Kekuatan Dan Kecerdasan Uang Itu Sendiri.” – Djajendra

ouprar

Uang adalah sebuah nilai yang menciptakan daya beli dan daya pesona diri. Tetapi, jika kita salah memahami fungsi dan peran uang dikehidupan kita, maka uang bisa-bisa menjadi sumber emosi negatif, yang akhirnya merusak rasa damai dan rasa bahagia batin.

Uang harus ditempatkan pada fungsi dan perannya secara tegas, agar kita dapat menjalani kehidupan dalam hubungan yang penuh etika dengan pihak-pihak lain.

Uang yang banyak akan sangat mudah menarik perhatian orang lain, yang hasilnya  berbondong-bondong para teman-teman baru akan hadir untuk merubah gaya hidup kita.

Uang memiliki kekuatan untuk membangun hubungan-hubungan baru dengan banyak pihak, tetapi yang perlu dipahami adalah hubungan yang dibangun atas dasar uang biasanya sangat rapu dan bersifat tidak tahan lama.

Uang juga merupakan sebuah energi yang bisa meningkatkan rasa percaya diri dan rasa yakin terhadap sebuah harapan, tapi sekali lagi rasa percaya diri dan rasa yakin yang didasari oleh uang biasanya bersifat tidak tahan lama. Oleh karena itu, sebaiknya miliki rasa percaya diri yang kuat dan rasa yakin yang konsisten dalam situasi apa pun, tidak karena uang, tapi oleh mental diri yang stabil.

Kekurangan uang bisa berdampak pada ketidakberdayaan diri pada realitas hidup. Apalagi jika mind set diri adalah mind set yang berorientasi pada uang, maka kondisi kurang uang akan sangat berdampak buruk pada tingkat emosi negatif diri pada kehidupan. Diri Akan memiliki persepsi kehidupan yang buruk pada kondisi keuangan yang kurang. Dan akibatnya, tingkat kesehatan diri akan diganggu secara terus-menerus oleh kekuatan stres dan depresi, akhirnya diri akan kelelahan dalam perasaan putus asa.

Uang haruslah dilihat dan dimanfaatkan dari persepsi yang penuh bijaksana, agar kehidupan kita tidak dikendalikan oleh kekuatan uang.

Kita harus berlatih dan belajar untuk mengendalikan kekuatan uang. Kita harus berusaha membuat uang melayani hidup kita, bukan kita yang melayani kebutuhan uang.

Uang adalah sebuah kekuatan yang sangat besar dan sangat berpengaruh pada pola kehidupan diri kita. Oleh karena itu, kita harus selalu menjadi pribadi yang lebih cerdas daripada kekuatan dan kecerdasan uang itu sendiri.

Mulai detik ini jinakan kekuatan uang, tingkatkan kekuatan diri, dan jadilah pribadi cerdas yang hidupnya tidak dikendalikan oleh kekuatan dan pengaruh uang.

Mungkinkah itu?….Pasti mungkin asal kita memiliki kecerdasan diri yang luar biasa untuk melihat makna kehidupan.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Belajar Kebaikan Dari Ketidakbaikan Orang Lain

Agustus 19, 2009

“Kehidupan Yang Damai Selalu Akan Mendapat Cobaan Dan Ujian Dari Sikap Tidak Baik Orang Lain. Tetapi, Jika Anda Memiliki Keteguhan Hati Untuk Berpikir Positif Dan Belajar Hal-Hal Baik Dari Ketidakbaikan Orang Lain Tersebut, Anda Pasti Dapat Menjalani Kehidupan Yang Lebih Damai.” – Djajendra

Hal terburuk dalam hidup ini adalah membicarakan keburukan orang lain. Sebab, saat Anda membicarakan keburukan orang lain, saat itu juga Anda telah mengundang kekuatan negatif masuk ke dalam pikiran Anda, saat itu juga Anda telah membiarkan gerbang perasaan Anda terbuka untuk dimasuki dan diisi oleh kekuatan emosi negatif. Dan hasilnya, Anda tidak akan pernah merasa damai, nyaman, apalagi bahagia.

Benar! Membicarakan ketidakbaikan orang lain hanya akan membuat diri Anda tidak bahagia. Membicarakan ketidakbaikan orang lain akan menambah stres, akan mengurangi rasa bahagia Anda secara tanpa Anda sadari.

Maukah Anda menjadi pribadi yang tidak bahagia? Saya yakin semua orang menginginkan hidup dalam kebahagiaan total.

Jika Anda mengharapkan kehidupan yang bahagia, Anda harus memulainya dari hal-hal kecil. Misalnya, tidak lagi memikirkan apalagi membicarakan ketidakbaikan orang lain. Mulai hari ini belajarlah untuk menjadi pribadi yang melihat setiap hal dan setiap orang dari pikiran positif, dan dari perasaan baik Anda.

Sikap positif, pikiran positif, dan perasaan positif Anda dapat menciptakan kehidupan yang lebih bahagia, lebih damai, lebih ceria, lebih bersemangat, dan lebih  bermanfaat buat kehidupan yang indah ini.

Baik dan buruknya kehidupan ini ada di dalam pikiran dan perasaan. Ketika Anda merasakan hal-hal buruk di dalam kehidupan Anda, maka sesungguhnya hal-hal buruk itu keluar dari persepsi Anda, dari pikiran-pikiran negatif Anda terhadap realitas kehidupan.

Sikap baik Anda kepada orang lain; perasangka baik Anda kepada kehidupan; ketulusan hati Anda untuk menjalani setiap ujian kehidupan; kesabaran Anda dalam melihat perilaku dan karakter tak terpuji; dan kecerdasan Anda untuk memahami kebesaran Tuhan melalui keanekaragaman warna kehidupannya, dapat membantu Anda untuk menjadi pribadi positif yang melihat semua aspek kehidupan dari sisi-sisi kebaikannya.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Orang Yang Optimis Lebih Cepat Memperbaiki Kesalahan Dan Kegagalan

Juli 7, 2009

”Emosi Optimisme Dalam Diri Hanya Menjadi Kuat Dan Berpengaruh, Saat Diri Mau Berjalan Melampaui Risiko Kehidupan.” – Djajendra

Kehidupan manusia selalu saja harus dilalui dengan berbagai kesalahan dan kegagalan. Sepertinya sudah menjadi hukum kehidupan bahwa siapa pun yang menjadi penghuni bumi wajib menjalankan kehidupan melalui kesalahan dan kegagalan.

Hanya orang-orang yang optimislah yang mampu menjadi murid terbaik untuk belajar hal-hal positif dari kesalahan dan kegagalan.

Sikap optimisme akan mentrasformasi kesalahan dan kegagalan menjadi energi pendorong untuk naik kepada level kehidupan yang lebih tinggi. Biasanya optimisme diri untuk mengatasi kesalahan dan kegagalan akan menjadikan diri semakin berkualitas buat melangkah ke masa depan yang lebih gemilang.

Salah satu keunggulan dari sikap optimisme adalah di saat orang-orang optimis itu terjatuh di dalam kesalahan dan kegagalan, mereka akan tetap tenang dan berpikir lebih positif, untuk menjauhkan diri mereka dari stres dan depresi, lalu mampu memperbaiki setiap kesalahan dan kegagalan dengan bekerja lebih baik dari sebelumnya.

Orang – orang yang optimismenya tinggi selalu mampu bangkit lebih cepat untuk segera memperbaiki kesalahan dan kegagalan, kemudian berlari kencang menjemput sukses yang telah menunggu di depan kehidupan mereka.

Sangatlah penting bagi siapapun untuk menaikkan kualitas optimisme di dalam diri. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas optimisme di dalam diri adalah dengan berpikir positif tentang kejadian apa pun di dalam hidup. Pikiran positif ditambah dengan perasaan optimis akan membuat diri menjauh dari pengaruh hal-hal yang tidak diinginkan di dalam hidup.

Sikap optimisme dapat dilatih melalui kebiasaan-kebiasaan positif untuk selalu bersyukur dan berterima kasih kepada kehidupan atas segala hal dan kejadian yang ada di sekitar diri saat ini. Jauhkan semua perilaku keluh kesah dan perilaku yang mematahkan semangat, serta perilaku yang membuat suasana hati berduka. Kembangkan mind set baru yang selalu menganggap kesalahan dan kegagalan sebagai tanda untuk lebih interospeksi diri lagi, sebagai tanda untuk belajar lebih baik lagi dalam memahami realitas kehidupan.

Yakinkan diri bahwa hanya sikap optimis  yang akan mendorong diri  untuk segera bangkit dari kesalahan dan kegagalan, lalu berpikir cerdik untuk segera mengambil langkah-langkah strategis dalam memperbaiki kesalahan dan kegagalan tersebut. Ingat! Semua orang-orang yang namanya terukir di sejarah kehidupan manusia sebagai orang-orang yang hebat dan sukses adalah orang-orang pemberani yang mampu melewati maut, kesalahan, kegagalan, penderitaan, serta mampu memenangkan hidup mereka melalui berbagai pertarungan kehidupan yang tersulit.
untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Ketika Uang Dalam Kendali Kecerdasan Emosional Anda

Juni 15, 2009

“Uang Akan Menjadi Maharaja Di Dalam Batin Orang-Orang Lemah; Uang Akan Menjadi Budak Di Dalam Batin Orang-Orang Kuat; Uang Akan Menjadi Surga Di Dalam Batin Orang-Orang Bijak.” – Djajendra

“Jika Anda Mampu Mengelola Uang Dengan Bijak Di Bawah Kendali Kecerdasan Emosional Anda, Di Dalam Situasi Keuangan Anda Yang Kuat Atau Pun Di Dalam Situasi Keuangan Anda Yang Sangat Buruk, Barulah Anda Bisa Merasakan Batin Yang Merdeka Dan Bebas Dari Jajahan Uang Terhadap Diri Anda.” – Djajendra

Uang menjadi sebuah faktor yang tidak boleh diabaikan di dalam mengelola kedamaian batin. Uang itu seperti sebuah pisau yang tajam, bila digunakan untuk emosi baik dia akan mendatangkan manfaat, bila digunakan untuk emosi negatif dia akan mendatangkan musibah.

Saat Anda mampu melihat uang tanpa tergoda untuk menjadi serakah, Anda akan menjadi pribadi yang penuh tanggung jawab untuk menggunakan uang dengan kekuatan kecerdasan emosional, dan secara otomatis Anda akan memahami bahwa ukuran cukup tidaknya uang ditentukan oleh kekuatan kecerdasan emosional Anda.

Sering sekali ketika uang yang tidak mencukupi kehidupan akan menjadi sumber kekacauan emosi diri. Perasaan takut akan hari esok dan perasaan tidak aman akan menjadi faktor yang membuat diri berada dalam sugesti kekalahan hidup.

Bila hal-hal negatif akibat kurangnya uang membuat Anda cemas dalam setiap momen hidup Anda, maka Anda sesungguhnya belum mampu mengelola potensi emosi baik Anda. Tetapi, ketika Anda sudah mampu mengelola uang Anda di bawah kendali kecerdasan emosional Anda, maka berapa pun jumlah nominal uang Anda akan menjadi kekuatan yang mampu membuat batin Anda nyaman dan tidak takut untuk melihat kebutuhan hari besok.

Di setiap aspek kehidupan Anda, walaupun Anda merasa telah melakukannya secara total dan penuh semangat, tapi bila ada persoalan uang di dalamnya, dan Anda tidak memiliki kecerdasan emosional yang tangguh dan solid, maka Anda pasti berada dalam rasa kurang beruntung dan kurang kaya.

Anda pasti tahu bahwa emosi diri yang selalu merasa tidak cukup dengan jumlah uang yang dimiliki, akan menciptakan batin yang jauh dari rasa bahagia dan damai.

Jika Anda mampu mengelola uang dengan bijak di bawah kendali kecerdasan emosional Anda, di dalam situasi keuangan Anda yang kuat atau pun di dalam situasi keuangan Anda yang sangat buruk, barulah Anda bisa merasakan batin yang merdeka dan bebas dari jajahan uang terhadap diri Anda.

Jika Anda konsisten dalam memanfaatkan kekuatan kecerdasan emosional Anda, untuk bisa tetap bertahan dan berjuang dalam mengatasi berbagai persoalan keuangan Anda, Anda akan menjadi pribadi yang bermental tangguh dengan tanpa rasa takut untuk menghadapi hari esok yang lebih cemerlang.

Jika Anda sulit atau pun tidak mampu menyingkirkan emosi negatif Anda dari persoalan sulitnya keuangan Anda, maka Anda tetap akan berada dalam ketidakbahagiaan dan ketidakdamaian batin dan pikiran Anda di sepanjang hidup Anda.

Ingat! Seberat apa pun persoalan keuangan Anda, jika Anda lakoni dengan kecerdasan emosional Anda, maka Anda akan menjadi semakin kuat untuk menaklukkan persoalan keuangan Anda itu melalui berbagai cara yang kreatif dan strategis.

Singkirkan diri Anda dari perasaan takut dan perasaan marah oleh miskinnya kantong Anda di hari ini. Dan peluklah semua emosi baik diri Anda, lalu berikan motivasi dan pencerahan kepada batin terdalam Anda, untuk bangkit berjuang dalam kekuatan rasa syukur atas apa yang Anda miliki saat ini.

Perasaan marah, kecewa, tidak percaya diri, dan  takut adalah benih-benih dari emosi negatif yang bisa merubah diri Anda menjadi sesuatu yang tidak berharga.

Ketika Anda menjalani setiap nafas kehidupan Anda bersama kekuatan kecerdasan emosional Anda, Anda akan selalu percaya diri dan yakin untuk memperbaiki setiap kekurangan diri dengan sikap tegar, sabar, dan optimistis.

Jadilah pribadi dengan kekuatan kecerdasan emosional diri yang konsisten, miliki komitmen yang kuat untuk meletakkan kekuatan keuangan Anda di bawah kendali emosi baik Anda. Dan, ekspresikan hidup Anda untuk menikmati setiap sisi surga yang ada di dalam diri Anda dan yang ada di luar diri Anda.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Djajendra Menjawab! Apakah Keterampilan Memanipulasi Emosi Diri Sendiri Bisa Dikategorikan Sebagai Kecerdasan Emosional?

Mei 11, 2009

”Memanipulasi Emosi Diri Sendiri Hanya Akan Membuat Anda Mengecil, Sementara Upaya Mencerdaskan Emosi Baik Akan Memaksa Potensi Sukses Diri Anda Tumbuh Lebih Besar Daripada Sebelumnya.” – Djajendra

Dear Bapak Djajendra,

Pertama saya mengucapkan terima kasih, saya telah banyak belajar tentang emotional intelligence dari tulisan-tulisan yang anda posting. Saya aktif di kelas akting, salah satu yang saya pelajari adalah melakukan latihan emosi. Teknik latihan emosi di kelas akting merupakan memanipulasi emosi diri sendiri. Pertanyaan saya, apakah keterampilan memanipulasi emosi diri sendiri ini bisa dikategorikan sebagai kecerdasan emosional? Langkah apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan perasaan bahagia yang sesungguhnya? Terima kasih, RR.Widia.

Djajendra Menjawab!

Dear RR.Widia,

Latihan emosi yang Anda lakukan di kelas akting merupakan sebuah latihan seni untuk kepentingan seni pertunjukan. Kehidupan manusia bersama realitas emosi dirinya sangatlah tidak sederhana untuk bisa diuraikan dalam sebuah skenario seni akting. Praktik memanipulasi emosi diri sendiri tidaklah sama dengan kecerdasan emosional. Perlu Anda pahami bahwa realitas hidup manusia adalah sebuah proses perjalanan hidup yang membutuhkan emosi positif untuk mengatasi setiap tantangan hidup. Sedangkan untuk mendapatkan perasaan bahagia yang sesungguhnya, Anda harus menghapus semua potensi emosi negatif diri Anda sampai keakar-akarnya secara total dan jujur.

Bila Anda tekun melatih emosi positif Anda, maka daya tahan mental diri Anda akan menjadi sangat tangguh dan tak tergoncangkan oleh badai kehidupan seperti apa pun. Oleh karena itu, tanamlah benih emosi baik ke dalam diri Anda; keluarkan segera semua benih emosi negatif dari gen Anda; pastikan Anda mampu untuk memahami, mengidentifikasi, dan mengontrol perasaan Anda sendiri secara bijaksana. Sekian dulu ya, RR.Widia, have a nice day!

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com