Belilas Kota Minyak Dan Gas

November 6, 2009

“Saya Belum Pernah Berada Dalam Situasi Ketika Memiliki Uang Membuat Keadaan Menjadi Lebih Buruk.”-Clinton Jones, Pemain Football Amerika

Setelah mendarat bersama garuda Indonesia di Bandar udara Sultan Syarif Kasim II, kota Pekanbaru, Riau. Saya bersama rombongan dari sebuah perusahaan gas melanjutkan perjalanan dengan mobil inova ke sebuah daerah bernama Belilas, yang berjarak sekitar lima sampai dengan enam jam dari kota Pekanbaru. Tujuan kami adalah ke lokasi perusahaan gas tersebut dan kami akan menginap di hotel Miki Mutiara, satu-satunya hotel di kota Belilas. Jalur perjalanan kami adalah lintas timur Sumatra.

Pada tahun 1988 an, Belilas adalah sebuah daerah transmigran dan sekarang ini telah berkembang menjadi kota kecil yang ramai dan kaya. Kaya gas alam, kaya minyak bumi, kaya sawit, kaya karet, kaya kayu, dan kaya lain sebagainya.

Memasuki kota Belilas terkesan sangat gersang, tanah kapur yang berwarna putih dengan suhu udara yang panas membuat semuanya terasa gersang. Tapi untungnya perkebunan sawit, karet, dan kayu kertas di kiri kanan jalan membuat kehijauan tetap terpelihara.

Perjalanan menuju ke Belilas bisa melalui kota Jambi atau pun kota Pekanbaru, keduanya merupakan pilihan yang baik. Kalau melalui kota Jambi perjalanan harus melewati jalan yang bertikungan tajam, kalau melalui kota Pekanbaru perjalanan harus melewati jalan turun naik dengan sudut pandang yang sempit. Jadi, kami harus selalu berhati-hati, sebab ada begitu banyak truk-truk pengangkut kayu dan sawit yang menggunakan kedua jalur tersebut.

Di sepanjang perjalanan saya melihat semua rumah tinggal, warung, toko, dan gedung perkantoran menggunakan atap berbahan seng. Saya bertanya dengan rekan-rekan setim dan jawabannya sangat beragam. Sesampai di hotel Miki Mutiara saya menemui sebuah gedung bertingkat dua yang ternyata juga atapnya berbahan seng.

Listrik selalu padam. Saya heran, Belilas adalah daerah yang kaya minyak, gas, sawit, kayu, karet, dan kaya sdm nya. Tetapi kenapa listrik sering sekali padam. Semalaman di Belilas sudah beberapa kali listrik mati, kasihan laptop saya.

Salah satu pengalaman unik saya berjalan-jalan ke Sumatra, khususnya ke daerah-daerah yang kaya minyak dan gas bumi adalah listrik sering sekali padam. Kenapa ya?

Melihat listrik sering padam, beberapa orang dari rekan setim memutuskan untuk menginap di kantor mereka, walau disekeliling kantor mereka ada pipa gas, tapi mereka lebih merasa nyaman dengan kantornya yang sudah lengkap fasilitas berkualitas tinggi.

Pagi yang cerah di tanah Belilas. Seperti biasa, setiap pagi saya pasti berolahraga ringan, dan ketika saya melakukan latihan pernapasan, tanah kapur belilas ikut naik bersama udara yang saya hirup. Jadi, terpaksa saya batalkan latihan pernapasan saya, dan hanya melakukan jalan-jalan di sekeliling taman hotel yang minim warna-warni tanaman.

Sekitar jam 5 an sore kami telah selesai memberikan pelatihan. Seharusnya malam itu kami masih di Belilas, tapi mengingat sering-seringnya listrik padam, maka sekitar jam 6 an sore kami memutuskan untuk kembali ke kota Pekanbaru. Perjalanan malam hari yang harus lebih berhati-hati, sebab jalanan cukup senyap dan licin oleh hujan rintik-rintik.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Melihat Singapore Dari Balkon Hotel

November 5, 2009

“Membangun Kecemerlangan Sebuah Kota Itu Butuh Integritas, Butuh Komitmen, Butuh Kerja Keras, Butuh Konsistensi, Butuh Semangat, Butuh Energi, Butuh Kecerdasan, Butuh Kekuatan Uang, Dan Butuh Kepercayaan Diri.” – Djajendra

Saat saya bilang kepada anak saya bahwa saya ada tugas menjadi pembicara di sebuah acara training di Batam, anak saya langsung menceritakan tentang murahnya harga-harga barang elektronik di Batam. Dan dia pun menitip sebuah hp BB lengkap dengan nomor tipe dan modelnya untuk saya belikan buat dia.

Sore hari setelah menyantap Sop Ikan Batam yang terkenal itu, saya berjalan-jalan di pusat penjualan barang-barang elektronik di Batam. Saya mulai mencari barang pesanan anak saya dari satu toko hp ke toko hp berikutnya. Ternyata harga barangnya sama dengan harga Jakarta, malah kalau pintar nawar mungkin Jakarta menjadi jauh lebih murah. Setelah berkeliling pusat perbelanjaan tersebut harga BB yang dipesan anak saya itu  berselisih 100 ribu rupiah dengan harga di Jakarta. Dan saya konfirmasi kembali kepada anak saya, lalu dia setuju untuk tidak dibeli.

Dari waktu ke waktu pamor kota Batam sebagai tempat membeli barang-barang murah ternyata mulai pudar. Batam telah menjadi kota yang sama dengan kota-kota lain di pulau Sumatra. Sudah tidak ada hal yang istimewa. Mungkin buat turis Singapore Batam masih menjadi tempat berlibur kuliner yang murah. Mungkin loh!

Batam masih berpotensi untuk menjadi kota pariwisata dan bisnis yang terkemuka di kawasan Sumatra, Riau. Tetapi, semua ini perlu kebijakan yang cerdas dan komitmen yang konsisten.

Sudah sangat sering saya pergi ke Batam, seingat saya sejak tahun 1992 an saya sudah suka jalan-jalan ke kota Batam. Memang pada awalnya perkembangan kota Batam luar biasa ambisius, ada semangat yang luar biasa pada saat itu untuk menjadi kota penyaing Singapore, tapi semenjak tahun 2000 an ada perlambatan dan rasa tidak percaya masyarakat di Batam untuk menjadikan  Batam sebagai kota tandingan Singapore.

Pagi hari sebelum check out dari Hotel Planet Holiday untuk kembali ke Jakarta. Saya menyempatkan diri untuk melihat lingkungan sekitar hotel tersebut melalui balkon hotel. Pandangan pertama saya langsung tertuju pada pinggiran kota Singapore.  Dari balkon kamar 620 hotel Planet Holiday tersebut terlihat laut yang memisahkan Singapore dan Batam, laut yang terisi oleh kapal-kapal raksasa pengangkut barang. Pinggiran Singapore dengan gedung-gedung pencakar langit yang begitu luar biasa modern. Sedang di sisi Batam tidak ada satu pun gedung pencakar langit, yang terlihat dari pandangan saya hanya sekitar empat gedung tinggi, yaitu Swiss Belhotel, Hotel Oasis, dan dua gedung lainnya yang namanya tidak terbaca oleh saya.  Saya merenung sejenak memikirkan ambisi Batam tempo dulu untuk menjadi kota penanding Singapore, tapi sekarang ini dari balkon hotel, saya melihat Batam sangat lambat larinya dan Singapore begitu luar biasa energinya untuk membangun negerinya.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Jangan Pernah Menyerah Ketika Anda Kehilangan Pekerjaan

Oktober 30, 2009

“Hidup Itu Sebuah Perjalanan Penuh Warna, Ketika Kita Mau Mencintai Dan Menyukai Semua Warna Dari Perjalanan Hidup Kita, Kita Akan Merasakan Syukur Untuk Mengucapkan Terima Kasih Kepada Tuhan Yang Menciptakan Kita.” – Djajendra

Setelah memberikan pelatihan etika bisnis untuk sebuah perusahaan di hotel Planet Holiday, Batam. Saya melanjutkan perjalanan ke Pekan Baru, Riau, untuk memberikan pelatihan ke sebuah perusahaan lain di Hotel Grand Jatra. Saya menggunakan pesawat Mandala air lines, dengan waktu penerbangan sekitar 37 menit dari Bandara Hang Nadim, Batam menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekan Baru, Riau. Perjalanan singkat dengan berbagai pengalaman yang menyenangkan hati. Di pesawat saya mendapatkan kursi B, berarti saya duduk ditengah-tengah, saya duduk di antara seorang pemuda yang baru saja terkena pemutusan kontrak kerja dan harus kembali ke kampung halamannya di pinggiran Sumatra barat, yang berjarak sekitar delapan jam dari Pekan Baru dengan kendaran umum. Si pemuda duduk di sebelah kiri saya di kursi A, mungkin karena baru kehilangan pekerjaan dan tidak tahu langkah berikutnya, si pemuda menyapa saya, lalu bertanya-tanya tentang karir dan pekerjaan. Semangat si pemuda itu cukup luar biasa, tapi sepertinya dia bingung tanpa pembimbing yang mengarahkannya untuk mencapai harapan dan impian. Saat saya sedang asyik berbicara dengan si pemuda itu, penumpang lain yang mendapatkan kursi C juga sambil tersenyum duduk di sebelah kanan saya. Saya juga tersenyum dan menyapa penumpang di kursi C. Dan, saya kembali lagi berbicara  dengan si pemuda yang duduk di sebelah kiri saya. Rasa kasihan saya kepada si pemuda tersebut membuat saya sejenak berubah menjadi motivator untuk membangunkan harapan dan impiannya, agar api semangat di jiwa si pemuda itu tidak padam untuk meraih semua cita-citanya. Saya katakan kepada si pemuda itu bahwa Tuhan menciptakan setiap orang untuk sukses dan menjadi kaya raya. Oleh karena itu, dia harus mampu mengelola semua potensi dirinya dengan sabar dan penuh semangat, dia harus mampu mengarahkan dirinya untuk meraih semua impiannya dengan tekun dan penuh percaya diri, dan dia juga harus selalu merawat semua kepercayaan yang diberikan oleh orang lain kepadanya dengan penuh bijaksana yang dilandasi oleh kekuatan sikap baik.  Mungkin karena mendengar kata-kata saya,  penumpang di sebelah kanan saya tersenyum dan mulai mengajak saya berbicara. Dia bertanya saya mau ke mana di Pekan Baru, dengan logat melayu yang sangat kental, dan saya jelaskan tujuan saya di Pekan Baru. Lalu, dia bercerita bahwa di Riau jika masyarakat asal mau berkebun pohon sawit, maka pasti makmur. Dia katakan dengan empat hektar sawit setiap orang pasti mendapatkan penghasilan minimal delapan juta per bulan. Dengan penuh percaya diri dan penuh semangat penumpang di sebelah kanan saya bercerita tentang kemakmuran dan keberhasilan orang-orang di Riau dengan hanya berkebun sawit. Saya ingin bertanya banyak hal dari bapak yang duduk di sebelah kanan saya tersebut, tapi karena waktu penerbangan dari Hang Nadim ke Sultan Syarif Kasim II begitu singkat, maka saya harus berhenti untuk bertanya. Pesawat Mandala sudah mendarat di SSK II dan kami semua sudah seperti saling tidak mengenal, dan saling antri untuk segera turun dari pesawat.

Untuk seminar/training silakan hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Anda Tidak Bisa Menghalangi Orang Untuk Meraih Sukses

Oktober 25, 2009

“Dengan Apa Yang Kita Terima, Keberadaan Kita Hanya Sementara, Namun Kita Hidup Selamanya Melalui Apa Yang Kita Berikan.” – Douglas M. Lawson

“ Anda Tidak Bisa Menghalangi Orang Yang Berkomitmen Untuk Meraih Kesuksesan. Letakkanlah Balok-Balok Untuk Menghalangi Jalannya, Dan Ia Akan Menggunakannya Sebagai Batu Loncatan Dan Memanjatnya Untuk Meraih Sesuatu Yang Besar. Ambillah Uangnya Dan Ia Akan Membuat Kemiskinannya Mendesak Dirinya Agar Makin Maju. Orang Yang Sukses Memiliki Program, Ia Memastikan Kegiatannya Dan Tekun Mengerjakannya, Ia Membuat  Rencana Dan Mengerjakannya, Ia Berjalan Lurus Ke Arah Tujuannya. Ia Tidak Tergoyahkan Setiap Kali Kesulitan Menghalanginya. Jika Ia Ditolak, Ia Malah Mengubahnya Menjadi Sebuah Prestasi.” – Joe Griffith, Pembicara Motivasional

“Ketika Orang Dibuat Merasa Aman, Penting, Dan Dihargai, Mereka Tidak Lagi Merasa Perlu Merendahkan Orang Lain Agar Terlihat Lebih Baik.” – Virginia Arcastle

“Sukses Itu Ada Di Dalam Diri Setiap Orang, Hanya Saja Ada Yang Mampu Memahaminya Dan Mengoptimalkannya, Dan Ada Juga Yang Bingung Dalam Keluh-Kesah Mereka.” – Djajendra

“Mudah Untuk Mengenali Para Pemimpin Besar Dan Berbakat Ketika Mereka Terkenal, Namun Bagaimana Halnya Ketika Mereka Belum Memperoleh Nama?” – John C Maxwell, Mentoring 101

“Ketika Bertambah Tua, Saya Memberikan Lebih Sedikit Perhatian Pada Apa Yang Orang Katakan. Saya Hanya Memperhatikan Apa Yang Mereka Lakukan.” – Andrew Carnegie

“Saya Selalu Percaya Bahwa Seseorang Yang Mau Berjuang Bersama Misi Hidupnya, Dan Mau Bersabar Bersama Harapan Dan Impiannya, Pasti Akan Sampai Ke Puncak Sukses Tertinggi Kehidupannya.” – Djajendra

“Masa Depan Ada Di Tangan Orang – Orang Yang Melakukan Pekerjaannya.” – Dr. George W. Crane

“Alasan Mengapa Sangat Banyak Orang Hidupnya Biasa-Biasa Saja Adalah Karena Ketika Peluang Itu Mengetuk, Mereka Ada Di Halaman Belakang, Menanti Keberuntungan Mereka Datang.”- Walter P. Chrysler

“Jangan Pernah Bekerja Sambil Meremehkan Kemampuan Diri Sendiri, Tapi Bekerjalah Sambil Mengembangkan Kualitas Diri Dan Kualitas Dari Orang-Orang Yang Ada Disekitar.”-Djajendra

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Sejenak Bersama Napoleon Hill

Oktober 10, 2009

“Kemiskinan Adalah Salah Satu Alat Yang Digunakan Sang Pencipta Untuk Mendorong Manusia Mengasah Kecerdasannya, Meningkatkan Antusiasmenya, Bertindak Berdasarkan Inisiatifnya, Serta Terus Berupaya Melawan Kekuatan Yang Menentangnya, Agar Bisa Bertahan Hidup.” – Napoleon Hill

“Bila Kemiskinan Diterima Sebagai Tantangan Untuk Upaya Yang Lebih Besar, Kemiskinan Adalah Suatu Berkah. Bila Kemiskinan Diterima Sebagai Kelemahan Yang Tak Terhindarkan, Maka Kemiskinan Adalah Suatu Kutukan Abadi.” – Napoleon Hill

“Semua Kegagalan, Kesalahan, Dan Rasa Frustasi Di Masa Lalu Bisa Diubah Menjadi Berkah Yang Paling Berharga Bagi Manusia.” – Napoleon Hill

“Sifat Manusia Yang Paling Tidak Disukai Tuhan Adalah Rasa Puas Diri, Sikap Suka Menunda-Nunda, Rasa Takut, Dan Kekurangan Yang Dibuat Sendiri. Orang Yang Menumpuk Sifat-Sifat Itu Akan Mendapat Hukuman Berat.” – Napoleon Hill

“Bukannya Berteriak Kesal Atau Gemetar Ketakutan, Tegakkan Kepala Anda Dan Carilah Ke Segala Arah Benih Keuntungan Yang Dibawa Oleh Kesengsaraan.” – Napoleon Hill

“Kita Ada Di Sini, Dan Kita Menjadi Seperti Sekarang Karena Kebiasaan Kita Sehari-Hari.” – Napoleon Hill

“Rasa Sakit Adalah Salah Satu Alat Milik Alam Yang Tercerdas. Sebab, Rasa Sakit Merupakan Alat Yang Membuat Dia Bisa Memaksa Individu Dari Segala Tingkat Kecerdasan Untuk Mematuhi Hukum Perawatan Diri.” – Napoleon Hill

“Alam Memberi  Imbalan Kepada Manusia Atas Rasa Sakit Dalam Bentuk Tenaga, Kekuatan, Serta Pengetahuan Yang Muncul Dari Pengalaman Praktis.” – Napoleon Hill

“Analisislah Kegagalan Di Bawah Situasi Apa Pun Yang Anda Pilih, Dan Anda Akan Menemukan Realitas Besar Bahwa Setiap Kegagalan Memiliki Benih Keuntungan Yang Sebanding.” – Napoleon Hill

“Bila Anda Bisa Terus Mencoba Setelah Lusinan Kegagalan, Benih Dari Seorang Jenius Telah Tumbuh Di Dalam Jiwa Anda.” Napoleon Hill

“Seorang Pemenang Tidak Pernah Berhenti Dan Seorang Pesimis Tidak Pernah Menang.” Napoleon Hill

“Apa Pun Yang Bisa Dibayangkan Dan Diyakini Pikiran Manusia, Dapat Dicapai Oleh Pikiran.” – Napoleon Hill

Sumber: Create Your Own Miracles, Karya Napoleon Hill

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Bekerja Untuk Hari Ini Dan Untuk Masa Depan

Oktober 9, 2009

“Anda Adalah Hari Ini Dan Masa Depan. Jadilah Hari Ini Yang Cemerlang Dan Belajarlah Untuk Masa Depan Yang lebih Cemerlang.” – Djajendra

Apakah Anda siap bekerja cerdas untuk mempersiapkan masa depan Anda yang cemerlang? Bila jawaban Anda siap, maka saatnya Anda mempersiapkan diri untuk menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawab Anda di hari ini dengan sesempurna mungkin, dan mulai mempersiapkan semua potensi diri Anda dengan semaksimal mungkin dalam menghadapi masa depan yang indah. Anda terlahir untuk sukses; Anda terlahir untuk menang; Anda terlahir untuk menikmati semua kebaikan kehidupan; Anda terlahir untuk mendapatkan semua hal terbaik yang Anda inginkan. Dan untuk semua itu, syaratnya hanya satu, yaitu Anda harus bekerja serius dan bekerja total buat pekerjaan hari ini dan buat pekerjaan Anda yang dimasa depan. Oleh karena itu, jangan sia-siakan waktu Anda untuk hal-hal yang tidak penting. Mulai detik ini fokuskan diri Anda kepada semua hal yang Anda inginkan. Jangan biarkan diri Anda terombang-ambing dalam perasaan ragu dan perasaan tidak pasti. Siapkan diri Anda untuk selalu siaga dan belajar untuk mendukung masa depan Anda yang lebih cemerlang. Ingat! Hidup Anda adalah milik Anda, dan hanya melalui jalan intelektual, Anda akan sampai kepada sumber ilmu pengetahuan yang mendukung masa depan Anda yang cemerlang. Jangan biarkan diri Anda berada dalam keraguan dan ketakutan, tapi kuatkan batin dan pikiran Anda untuk berjuang secara maksimal dalam mencapai setiap harapan Anda di hari ini dan di masa depan.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Inspirasi

Oktober 3, 2009

“Satu Hari Ini Bernilai Sama Dengan Dua Hari Esok; Akan Menjadi Apa Saya Nantinya, Sekarang Mulai Terjadi”. By. Benjamin Franklin.

“Anda Tidak Akan Pernah Mengubah Kehidupan Anda Hingga Anda Ubah Sesuatu Yang Anda Perbuat Setiap Harinya”. John C.Maxwell.

“Orang-Orang Yang Paling Berhasil Di Dalam Kehidupan Ini Adalah Mereka-Mereka Yang Cepat Menuntaskan Persoalan-Persoalan Penting Dengan Solusi-Solusi Jitu Dan Mengelolanya Setiap Hari Secara Tekun Dan Penuh Disiplin”.By.Anonim.

“Yang Terdapat Di Belakang Kita Dan Yang Terdapat Di Depan Kita Hanyalah Perkara Sepele Dibandingkan Dengan Yang Terdapat Di Dalam Diri Kita”. By. Walt Emerson.

“Pengetahuan Kehidupan Yang Paling Penting Adalah Mengetahui Secara Bijaksana Tentang Hal-Hal Apa Yang Harus Didengarkan Dan Diikuti, Serta Memahami Dengan Penuh Bijaksana Tentang Hal-Hal Apa Yang Harus Diabaikan Untuk Selamanya.” By. Djajendra.

“Sesungguhnya, Hadiah Terbaik Yang Ditawarkan Kehidupan Adalah Peluang Untuk Bekerja Keras Pada Sesuatu Yang Layak Dikerjakan”. By. Theodore Roosevelt.

“Pengetahuan Kehidupan Yang Paling Penting Adalah Mengetahui Secara Bijaksana Tentang Hal-Hal Apa Yang Harus Didengarkan Dan Diikuti, Serta Memahami Dengan Penuh Bijaksana Tentang Hal-Hal Apa Yang Harus Diabaikan Untuk Selamanya.” By. Djajendra.

“Anda Tidak Bisa Menciptakan Prestasi Terhebat Anda Hanya Dengan Belajar Dan Latihan Intensif Dalam Sebulan. Sebab, Tidak Ada Yang Namanya Kinerja Tertinggi Diraih Dari Hasil Perjuangan Sebulan, Perlu Waktu Bertahun-Tahun Untuk Anda Kuasai Inti Kebijaksanaan Dari Pekerjaan Anda”. By. Anonim.

“Pikiran Positif Anda Dan Cara Hidup Positif Anda Di Hari Ini Akan Mengantar Anda Ke Puncak Sukses Di Hari Esok”. By. Anonim.

“Ketika Peluang Sudah Di Depan Mata, Anda Belum Siap Untuk Menerimanya, Maka Hilanglah Kesempatan Anda Untuk Memperbaiki Takdir Hidup Anda”. By. Anonim.

“Sukses Adalah Kekuasaan Dengan Mana Seseorang Meraih Apa Pun Yang Diinginkannya Dalam Kehidupan Ini Tanpa Melanggar Hak-Hak Dari Orang Lain”. By. Andrew Carnegie.

“Manusia Itu Hidup Dari Gagasan, Berkembang Bersama Ide, Menjadi Pribadi Yang Besar Karena Gagasan Dan Idenya Diperhatikan Dan Dihargai Oleh Banyak Orang”. Djajendra.

“Banyak Orang Mengalami Kegagalan Di Hari Ini. Sebab, Mereka Telah Menghabiskan Energi Hari Ini Untuk Hari Esok. Semua Yang Sudah Di Tangan Mereka Di Hari Ini, Mereka Sia-Siakan Begitu Saja, Sebab Hanya Masa Depanlah Yang Membuat Mereka Penasaran…..Tahu-Tahu Masa Depan Menjadi Masa Lalu”. By. William Allen White.

Untuk Seminar/Training Silakan Hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Memahami Bagian Bumi Yang Kita Huni

Oktober 1, 2009

“Manusia Tidak Mungkin Bisa Menghentikan Gempa Bumi, Tapi Manusia Masih Bisa Mengurangi Korban Gempa Bumi Asal Manusia Mau Memahami Perilaku Buminya.” – Djajendra

Kita hidup di dalam bumi yang hidup. Bumi yang kita huni ini bukanlah benda mati, tapi dia hidup dan bernyawa seperti diri kita. Saat bumi harus meregangkan tubuhnya, maka gerakan-gerakan bumi menciptakan bencana-bencana buat kita. Sesungguhnya semua bencana yang dihasilkan bumi yang hidup ini bisa diatasi oleh manusia asal manusia mau memahami perilaku buminya dan mau menyesuaikan pola hidupnya sesuai dengan kebesaran buminya.

Sangatlah salah bila manusia menganggap bumi ini benda mati. Sangatlah salah bila manusia berpikir mampu mengeksplorasi bumi  sesuka hati. Sangatlah salah jika manusia berpikir mampu menaklukkan bumi.

Bumi tidak pernah diam, bumi terus beraktifitas di dalam kehidupannya. Manusia harus menjadi lebih pintar dan lebih berempati kepada bumi, agar manusia yang menghuninya bisa menjalani kehidupan sambil memahami perilaku buminya.

Setelah serangkaian gempa-gempa besar di bumi Indonesia. Kita seharusnya banyak belajar bahwa bumi yang kita huni ini mengharuskan kita untuk menjalani pola kehidupan yang disesuaikan dengan kondisi bumi kita ini. Gedung-gedung bertingkat yang rubuh dan memperangkap saudara-saudara kita di kota padang oleh gempa berkekuatan  7,6 Skala Richter, yang juga telah merusak banyak infrastruktur sumatra barat, seharusnya menjadi sebuah awal untuk menyesuaikan kualitas dan kekuatan bangunan infrastruktur yang mampu bertahan dari bumi yang bergerak dengan kekuatan tinggi.

Sebagian besar wilayah Jepang adalah daerah gempa, sama seperti wilayah Indonesia. Tetapi masyarakat Jepang sangat memahami bumi yang mereka huni, dan mereka pun mampu menyesuaikan kualitas dan kekuatan bangunan rumah dan fasilitas lainnya untuk menghadapi gempa-gempa besar. Beberapa gempa besar mulai dari tsunami Aceh, Nias, dan gempa Jogjakarta, Tasikmalaya, Sumatra Barat, dan bagian-bagian Indonesia yang lainnya, seharusnya menjadi titik awal kebangkitan Bangsa Indonesia untuk mulai memahami buminya, dan mulai memperhatikan setiap aspek kualitas gedung-gedung dan infrastruktur agar tahan gempa. Semoga kita mau belajar dari reruntuhan Hotel Ambacang  dan gedung LIA di Padang.

Seperti kata sahabat saya si orang Jepang bahwa gempa merupakan bagian dari kehidupan dia sejak kecil. Sebab, bumi yang ia huni selalu bergoyang oleh gempa, tapi secara turun – temurun orang Jepang memahami hal ini, dan tidak berani membangun bangunan yang tidak sesuai dengan perilaku buminya. Kita semua sangat berdukacita melihat begitu banyak korban manusia oleh gempa-gempa yang terjadi di bumi kita. Mungkin kita semua harus segera menyesuaikan pola kehidupan kita dengan bumi kita, agar tidak ada lagi korban-korban  yang berjumlah terlalu besar oleh gempa bumi.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Inspirasi Dari Stuart Wilde

Oktober 1, 2009

“Perjalanan kehidupan kita untuk menemukan diri sendiri bukanlah garis lurus yang muncul dari suatu tingkat kesadaran menuju tingkat kesadaran lainnya. Tetapi merupakan sejumlah tanjakan lagi. Meskipun kita melakukan perjalanan melalui arah yang berbeda, beberapa sifat perjalanan itu merupakan hal yang sama bagi kita semua.” – Stuart Wilde

“Pandangan kehidupan saya adalah benar bagi saya. Dengan mengekspresikan keindividualan saya, saya menjadi bebas.” – Stuart Wilde

Untuk training/seminar hubungi www.ninecorporatetrainer.com


MUDIK

September 22, 2009

“Putuskan Apa Yang Anda Inginkan. Yakini Anda Bisa Memilikinya. Yakini Anda Berhak Mendapatkannya, Dan Yakini Bahwa Ini Tidak Mustahil Bagi Anda. Kemudian Setiap Hari Pejamkan Mata Beberapa Menit, Visualisasikan Apa Yang Anda Inginkan Tersebut, Rasakan Perasaan-Perasaan Sudah Memilikinya. Keluarlah Dari Imajinasi Itu, Lalu Fokuskan Diri Pada Apa Yang Sudah Anda Syukuri, Dan Sungguh-Sungguh Menikmatinya. Kemudian Jalani Hari Anda, Dan Lepaskan Semuanya Kepada Semesta Dan Percaya Bahwa Semesta Akan Menemukan Cara Untuk Mewujudkannya.” – Jack Canfield, The Secret – Rhonda Byrne

Mudik atau perjalanan pulang kampung adalah perjalanan untuk saling berbagi dan saling bertemu dengan sanak keluarga di kampung. Saling melepas rindu, saling berbagi materi, dan saling berbagi cerita adalah isi dari kisah mudik. Mudik bukanlah peristiwa sederhana tapi peristiwa yang memiliki semangat, niat, rindu, cinta, energi, dan rasa peduli untuk bertemu dengan orang-orang tercinta.

Walau para pemudik tahu bahwa mereka harus bermacet-macetan di dalam antrian yang panjang di setiap kota dan di setiap persinggahan, tapi buat mereka semua itu terasa indah dan menyejukan batin.

Mudik menciptakan petualangan dan cerita-cerita baru di sepanjang perjalanan tak kenal lelah. Mudik menghasilkan penyegaran diri kembali. Setelah setahun penuh sibuk di dalam rutinitas kehidupan yang padat, mudik menjadi semacam obat yang menciptakan hiburan, liburan, dan melepas rindu kepada keluarga-keluarga tercinta di kampung.

Semoga Anda yang mudik selalu mendapatkan kebahagiaan, kesenangan, dan kedamaian di sepanjang perjalanan mudik Anda.  – Djajendra.