Senyum Tulus Adalah Bahasa Komunikasi Terbaik

Oktober 29, 2009

“Saat Anda Tersenyum Tulus Kepada Setiap Orang Yang Anda Temui, Maka Nilai Kebaikan Akan Memasuki Perasaan Dari Orang-Orang Yang Menerima Senyum Tulus Anda. Dan Anda Akan Menjadi Pribadi Baik Yang Disukai Semua Orang.”-Djajendra

Tahukah Anda bahwa setiap senyum tulus Anda kepada orang lain, adalah surga yang Anda pancarkan dari aura baik Anda. Senyum tulus Anda mampu berkata melalui bahasa perasaan, bahasa pikiran dan bahasa senyum, yang mampu mempengaruhi batin terdalam dari setiap orang yang berkomunikasi dengan Anda.
Senyum tulus Anda adalah bahasa komunikasi unggul, bahasa komunikasi yang langsung menyentuh hati terdalam para pendengarnya dalam kenyamanan dan kepuasan tertinggi.
Dalam setiap pelayanan, pastikan Anda lebih sering tersenyum, tersenyum dengan segala niat baik untuk memberikan hal-hal terbaik buat pelanggan Anda.
Yakinkan diri Anda bahwa senyum tulus Anda akan mengantar Anda ke gerbang puncak sukses. Semakin tulus Anda tersenyum untuk melayani orang lain, akan semakin berkualitas diri Anda untuk memberikan kenyamanan dan kepedulian pada para pelanggan Anda. Jadi, pastikan senyum Anda tidak pahit, tapi manis selalu dan menyejukkan hati yang menerima senyum tulus Anda.
Semakin sering Anda memberikan senyum tulus pada orang lain, maka otot-otot wajah Anda akan bekerja keras untuk memberikan hadiah awet muda buat diri Anda.
Ingatlah selalu untuk sering-sering senyum tulus dalam bingkai kepedulian dan cinta kasih, agar fisik Anda bisa terlihat semakin muda, walau usia semakin tua.
Senyum tulus Anda akan membuat diri Anda lebih menarik. Senyum tulus Anda akan membuat diri Anda lebih bahagia. Senyum tulus Anda akan menyiram benih kasih sayang ke batin orang lain. Senyum tulus Anda akan meningkatkan rasa percaya diri Anda untuk meraih sukses tertinggi.
Senyum tulus Anda akan membantu Anda untuk berkomunikasi dengan siapapun, dalam ruang percakapan yang menggembirakan hati dan pikiran. Senyum tulus Anda akan mengundang pelanggan Anda untuk sering-sering berbisnis dengan Anda. Senyum tulus Anda akan membuat hari-hari kerja Anda penuh dengan energi positif, yang menyenangkan batin dan pikiran Anda. Senyum tulus Anda akan membantu Anda untuk melihat kehidupan yang damai dan bahagia.
Senyum tulus Anda akan membuat batin Anda sehat dalam kehidupan yang penuh dengan kesenangan. Senyum tulus Anda akan menghasilkan berjuta-juta sahabat baru, dan menghilangkan semua musuh-musuh lama Anda.
Senyum tulus Anda adalah undangan sejati buat mendatangkan pelanggan-pelanggan berkualitas tinggi, untuk berbisnis dengan Anda, dan membuat Anda sukses untuk selamanya.
Pastikan Anda selalu tersenyum manis pada semua orang, hindari senyum pahit untuk selamanya. Sebab, senyum pahit Anda akan terasa kecut dibatin yang menerimanya. Dan Anda juga tidak akan bahagia bersama senyum pahit Anda.
Pastikan Anda selalu tersenyum tulus dan tidak tersenyum mengkerut. Sebab, bila Anda tersenyum mengkerut, maka setiap orang akan pergi dari hidup Anda. Pergi menjauh dari diri Anda untuk selama-lamanya.
Nah, sekarang saatnya Anda mulai berlatih untuk tersenyum tulus. Lihat kaca, bersihkan hati dari semua dendam dan benci. Lalu keluarkan senyum tertulus Anda. Pastikan wajah Anda jujur untuk melayani orang lain. Pastikan hanya senyum kebaikan yang menghiasi wajah Anda. Pastikan semua yang ada dimulut dan bibir Anda terawat dengan baik. Selamat berlatih!!!

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Kendalikan Emosi Marah Anda.

Oktober 29, 2009

“Ketika Emosi Marah Anda Menyakiti Orang Lain, Jangan Berbangga Atau Tersenyum Menang, Sebab Orang Lain Pasti Muak Dengan Anda Dan Emosi Marah Anda.”-Djajendra

Memarahi orang lain itu sangat gampang, siapapun bisa marah, dan marah itu energi emosi terburuk yang ada di dalam diri Anda. Persoalannya bukanlah membiarkan diri Anda hidup bersama emosi marah, tapi Anda harus bekerja keras untuk mengendalikan dan menghapus energi marah dari diri Anda, agar Anda terlihat pintar, baik, tulus, cerdas, sabar, percaya diri, dan enak dilihat oleh orang lain. Mampukah Anda?, atau maukah Anda hidup tanpa emosi marah? Semua jawabannya hanya Anda yang tahu, hanya Anda sendiri yang bisa menjawabnya. Anda hanya perlu ingat, bahwa emosi marah hanya mempercepat Anda diserang oleh berbagai macam penyakit komplikasi, yang berpotensi mengurangi rasa nyaman Anda dalam hidup ini.
Pribadi cerdas adalah pribadi yang tercerahkan oleh sifat-sifat baik, dia adalah pribadi yang melatih semua emosi marah untuk dijadikan emosi cinta yang penuh perhatian dan kepedulian pada kehidupan dirinya dan orang – orang lain. Dia selalu menggunakan akal sehat untuk melihat hidup dari mata hatinya yang telah tercerahkan oleh bahasa-bahasa kemanusiaan yang penuh cinta, kasih sayang, perhatian, dan kepedulian.
Mengendalikan emosi marah berarti Anda tulus dalam antusias besar, untuk mengidentifikasi semua kebiasaan buruk Anda dan menghentikannya segera mungkin, agar kebiasaan buruk itu tidak menjadi racun yang merusak semua reputasi dan kredibilitas Anda.
Hidup ini memang tidak sempurna. Dan setiap orang memiliki keterbatasan dan kesulitannya tersendiri untuk mengendalikan dan menghapus emosi marah dari dirinya, tetapi ketidaksempurnaan dan keterbatasan itu janganlah dibiarkan menjadi sebuah persetujuan buat membiarkan emosi marah hidup dan berkembang di dalam diri Anda. Anda harus tegas dalam komitmen yang jujur untuk mendepak dan menghapus semua emosi marah dari diri Anda. Sebab, tanpa emosi marah Anda adalah pribadi yang tercerahkan untuk hidup sehat dan bahagia.
Tingkatkan kualitas diri Anda dengan cara-cara kebaikan yang penuh dengan sikap sabar dalam toleransi pergaulan, yang saling menghormati dan saling menghargai.
Jadilah pribadi yang memilih untuk berbicara tanpa dipengaruhi rasa marah. Jadilah pribadi yang penuh sabar dalam melihat realitas hidup hari ini. Jadilah pribadi yang peduli dan langsung memberi jalan keluar terbaik buat siapapun.
Bangun citra diri Anda sebagai pribadi yang cerdas, pintar, sabar, tulus, berkomitmen, percaya diri, dan peduli pada orang lain. Untuk itu, Anda tidak boleh jatuh ke dalam perangkap emosi marah. Sebab, sekali Anda bersatu dalam emosi marah, maka diri Anda akan dikenal oleh orang lain sebagai tukang marah-marah. Jadi hindari gambar buruk Anda dengan cara melatih dan berlatih terus-menerus untuk menghapus semua emosi marah dari diri Anda. Ingat, manusia yang tercerahkan adalah jiwa-jiwa yang matang dengan tanpa setitikpun emosi marah di dalam dirinya.
Marah itu gampang, marah itu sifat orang barbar, sedangkan sifat orang tercerahkan adalah sabar dan penuh peduli.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Jangan Mengejar Sukses Melalui Kebiasaan Buruk

Oktober 25, 2009

“Ketika Kita Mengejar Sukses Dengan Perasaan Syukur Dan Terima Kasih, Kita Akan Dilindungi Oleh Kekuatan Baik Untuk Mendapatkan Kebahagiaan Sejati.” – Djajendra

Kita semua pasti menginginkan sukses di semua bidang yang kita tekuni, tetapi sukses sejati hanya akan dihasilkan ketika pikiran, emosi, dan tindakan berada di jalan yang berintegritas tinggi dan jujur. Persoalannya, untuk terus berada di jalan yang benar dan jujur tidaklah mudah. Mungkin saja kita menginginkan setiap hal berjalan secara benar dan jujur, tapi mungkin saja lingkungan disekeliling kita tidak menghendaki kita menjadi benar dan jujur. Dan, hal ini merupakan tantangan dan sekaligus dilema yang harus diatasi secara bijaksana.

Saat kita tidak peduli terhadap prinsip-prinsip hidup yang berlandaskan kejujuran, keadilan, beretika, bermoral, dan berkebaikan, maka biasanya kita akan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan sukses. Saat kita menghalalkan segala cara untuk meraih sukses, saat itu juga energi negatif akan menguasai diri kita. Pikiran bawah sadar secara otomatis akan merekam semua sikap, perilaku, dan niat negatif di dalam data base nya. Akibatnya, semua kesuksesan yang kita miliki akan menjebak kita di dalam penderitaan batin yang berkepanjangan. Perasaan takut rugi, perasaan takut kehilangan harta benda, perasaan gengsi, perasaan – perasaan negatif lainnya akan menjadi sahabat yang mengiringi perjalanan sukses kita. Artinya, secara materi dan penampilan kita di masyarakat terlihat luar biasa hebat, tapi secara internal batin dan pikiran, kita akan selalu berada di dalam penderitaan.

Kita tidak bisa membohongi diri kita, sebab di dalam diri kita ada sebuah kekuatan yang sangat jujur dan selalu mencatat apa adanya. Kekuatan itu disebut pikiran bawah sadar, otak besar atau otak kanan.

Saat ini banyak sekali para ahli sedang mencoba membuka misteri otak kanan, tapi menurut saya misteri otak kanan tetaplah akan menjadi misteri yang sejatinya merupakan rahasia Tuhan, dan memperlihatkan kebesaran Tuhan.

Saat kita mengejar sukses melalui kebiasaan buruk yang tanpa etika, maka sesungguhnya kita sedang menggiring diri kita ke dalam penderitaan. Ingat, diri kita tidak pernah bisa dibohongi, sebab ada otak kanan yang selalu menjadi tempat terjujur di dalam diri siapa pun.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Rekan Kerja Anda Ingin Merasa Dihargai

Oktober 23, 2009

“Bantulah Selalu Orang Lain Untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Mereka Sendiri. Kembangkanlah Keahlian Anda Dalam Membuat Orang Lain Merasa Penting. Sangat Jarang Ada Pujian Yang Lebih Bisa Anda Berikan Pada Seseorang Daripada Membantunya Untuk Menjadi Berguna Dan Untuk Menemukan Kepuasan Karena Ia Berguna.” – Donald Laird.

Salah satu penyebab terjadinya konflik di pekerjaan adalah kurangnya perasaan saling menghargai. Perasaan untuk saling menghargai ini sangat penting dan sangat menentukan kinerja dan keberhasilan perusahaan dalam mencapai target tertinggi. Jika perusahaan bersama-sama pimpinan dan karyawannya tidak mampu mengendalikan diri untuk saling menghargai dalam sebuah keharmonisan hubungan kerja yang baik, maka dapat dipastikan semua hubungan kerja di manajemen perusahaan akan terganggu dan akan tidak berjalan seperti seharusnya.

Setiap fungsi, peran, dan perilaku kerja wajib di atur dalam sebuah panduan etika bisnis perusahaan. Dan, etika bisnis perusahaan ini seharusnya menjadi alat yang melindungi setiap pimpinan dan karyawan perusahaan secara baik. Bila masing-masing orang saling melanggar etika kerja dan etika bisnis perusahaan, maka secara otomatis semua hal baik pun akan hilang dan akan tergantikan oleh hal-hal yang tidak baik. Oleh karena itu, setiap pimpinan dan setiap karyawan harus bekerja dengan kesadaran tertinggi untuk selalu patuh menjalankan standard operating procedure(SOP) perusahaan, etika bisnis perusahaan, code of conduct perusahaan, dan semua aturan, sistem, kebijakan, dan peraturan perusahaan secara profesional dan bijaksana.

Hubungan kerja yang saling menghargai hanya dapat terwujud saat perusahaan, pimpinan, dan para pegawainya menjadi satu energi positif untuk menjalankan etika kerja dan etika bisnis perusahaan secara sempurna.

Sikap dan perilaku untuk saling menghargai harus dimulai dari tekad perusahaan untuk menjalankan prinsip-prinsip kerja yang berlandaskan kepada integritas, kinerja, dan membebaskan perusahaan dari konflik kepentingan siapa pun. Artinya, perusahaan benar-benar dijalankan dengan sistem, prosedur, aturan, kebijakan, peraturan, dan energi yang terfokus kepada nilai-nilai yang saling menghargai dan yang saling melengkapi.

Rekan kerja Anda ingin merasa dihargai dan demikian juga dengan diri Anda pasti ingin dihargai. Oleh karena itu, pastikan Anda mampu menjadi pribadi yang berpikir, bertindak, bersikap, dan berperilaku dengan mengedepankan nilai-nilai moral dan nilai-nilai kehidupan yang baik dan positif.  Hanya melalui nilai-nilai kebaikan yang positif, Anda dan rekan kerja Anda bisa saling menyatu untuk menghasilkan kinerja dan prestasi terbaik.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Tegaskan Kalimat – Kalimat Baik Ke Dalam Diri Anda

Oktober 18, 2009

“Suara Hati Terbaik Pasti Menjadikan Anda Sebagai Pribadi Terhormat, Suara Hati Terburuk Pasti Menjadikan Anda Sebagai Pribadi Tanpa Kehormatan.” – Djajendra

Menjadi pribadi yang berpikir positif tidaklah mudah, Anda harus terlebih dulu berlatih ekstra keras untuk mengusir kalimat-kalimat negatif yang mencoba mengganggu ketenteraman hidup Anda.

Selalu saja akan ada  orang-orang berpikiran negatif yang mencoba mempengaruhi niat Anda untuk menjadi pribadi positif. Lantas apakah Anda harus menyerah ditangan orang-orang berpikiran negatif, atau apakah Anda akan berjuang terus untuk menjadi pribadi positif, walaupun saat Anda dikelilingi oleh lingkungan yang berpikiran negatif. Semua keputusan ada di tangan Anda dan hanya Anda yang boleh memutuskannya.

Saat pikiran positif dan pikiran negatif bercampur baur dan mengganggu sistem keyakinan diri Anda, maka Anda membutuhkan terang dan kejernihan pikiran, untuk  memperkuat  sistem keyakinan Anda menjadi lebih tegas tanpa dalam keraguan.

Miliki kekuatan untuk mendengar suara-suara kebaikan, dan miliki kekuatan untuk mengusir suara-suara negatif dari setiap sel diri Anda.  Suara positif mewakili sifat terang yang cendrung menjadikan Anda sebagai pribadi yang baik dengan kehormatan diri yang tinggi, sedangkan suara negatif mewakili sifat kegelapan yang cendrung membuat diri Anda tidak mampu melihat segala hal secara baik. Jadi, biarkan hanya suara-suara kebaikan yang masuk ke dalam pikiran dan emosi Anda, jangan pernah membiarkan  suara-suara negatif untuk mampir ke dalam batin, pikiran, dan emosi Anda.

Suara hati yang baik akan mengajarkan hal-hal terbaik buat hidup Anda. Suara hati yang buruk hanya akan menghasilkan hal-hal terburuk di dalam kehidupan Anda. Hidup Anda adalah pilihan Anda. Jika Anda menginginkan menjadi pribadi baik dengan penuh kehormatan diri, maka Anda harus berjuang keras untuk melakukan pengendalian diri secara total, Anda harus rajin memperkuat  batin, pikiran, dan emosi Anda dengan kalimat-kalimat baik yang menegaskan kebaikan, kejujuran, kebenaran, kehormatan, dan  keberanian diri Anda untuk berkata tidak pada semua suara hati yang buruk.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Cara Mengatasi Luapan Emosi Di Kantor

September 16, 2009

“Setiap Kali Anda Meluapkan Emosi Marah Anda, Hasilnya Orang-Orang Disekitar Anda Semakin Tidak Menyukai Anda.” – Djajendra

spiritual

Pertanyaan?

Bagaimana cara mengatasi luapan emosi di kantor.  Banyak  sekali kasus kita memiliki masalah pribadi yang sulit dibendung hingga akhirnya menangis atau bahkan marah dengan rekan kerja hingga menyebabkan kita tidak lagi profesional dengan pekerjaan dan semua pekerjaan tidak terselesaikan dengan baik. Nah, apakah ada tip-tip khusus agar kita lebih bisa mengontrol emosi dan bisa lebih fokus pada kerjaan kantor. Irfina – Cosmopolitan

Djajendra Menjawab!

Salah satu penyebab utama ketidakmampuan diri untuk menahan emosi marah adalah ketidakcerdasan diri dalam memahami pentingnya emosi positif dan pikiran positif.  Jika seseorang sadar dan tahu bahwa melalui emosi baik dia akan meraih kehidupan yang lebih bahagia, lebih damai, dan lebih sejahtera, maka dia pasti akan berjuang untuk mengendalikan dirinya dari semua emosi negatif.

Pribadi-pribadi yang emosinya positif pasti akan dicintai dan disukai oleh siapa pun dan dimana pun. Dan, orang-orang yang dicintai dan yang disukai biasanya tidak akan terlalu sulit untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, sebab kehidupan akan membantu mereka melalui energi positif yang ada di dalam diri mereka sendiri.

Saat masalah pribadi menjadi sulit dibendung, janganlah menangis apalagi marah-marah dengan rekan kerja. Tetapi, segeralah bersujud dan berdoa kepada Tuhan, dan yakinlah bahwa Tuhan pasti akan menolong menyelesaikan masalah Anda. Lalu, jernihkan pikiran Anda, sederhanakan semua masalah Anda, tersenyumlah seolah-olah Tuhan telah membantu menyelesaikan permasalahan Anda, bersyukurlah dengan keadaan Anda sekarang, dan mulailah secara bertahap menyelesaikan semua masalah Anda tersebut dengan jiwa besar dan emosi yang lebih cerdas.

Pastikan Anda tetap menjadi pribadi yang profesional yang cerdas mengontrol emosi dan selalu fokus pada pekerjaan kantor Anda.

Catatan: tanya-jawab ini dibuat untuk kepentingan majalah Cosmopolitan

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Mengobati Stres Karyawan

September 11, 2009

”Semakin Sadar Perusahaan Untuk Mendidik Emosi Karyawan, Semakin Cerdas Karyawan Melayani Perusahaan Dengan Dedikasi Kerja Yang Tanpa Stres.” – Djajendra

Motivation nn

Semakin tinggi stres yang dirasakan karyawan di tempat kerja, semakin hilang kualitas diri si karyawan untuk menghasilkan kinerja yang optimal. Dan hal ini akan menggerogoti produktivitas perusahaan sampai ke level yang merusak kekuatan fundamental perusahaan. Harga yang harus ditanggung perusahaan terhadap stres di tempat kerja adalah sangat besar dan menimbulkan ketidakefisienan terhadap rencana perusahaan. Di samping itu, stres juga akan menjadi sumber utama dari ketidakbahagian karyawan di tempat kerja. Saat karyawan merasa tidak bahagia bersama perusahaan, mereka tidak akan memiliki motivasi dan antusiasme yang besar untuk membantu menjalankan rencana-rencana perusahaan secara bijak dan profesional.

Akumulasi dari stres karyawan yang tidak diperhatikan oleh perusahaan akan menjadi benih risiko yang akan tumbuh menjadi bencana buat perusahaan. Oleh karena itu, secara periodik perusahaan harus melakukan penilaian terhadap daya tahan diri karyawan dalam menghadapi pekerjaan; melakukan monitoring terhadap semua disiplin dan attitude karyawan pada perusahaan dan pekerjaan; melakukan evaluasi secara total tentang motivasi, tekad, sikap, dan gairah kerja karyawan untuk berjuang demi perusahaan. Dari hasil evaluasi ini perusahaan harus melakukan pencerahan dan brainstorming agar mind set karyawan searah dengan tujuan dan rencana perusahaan. Perusahaan juga harus mengambil tindakan-tindakan profesional untuk memindahkan, menghindari, dan mengurangi semua efek negatif dari stres karyawan terhadap kinerja perusahaan. Perusahaan harus bersikap berani dan tegas untuk menampung sebagian atau semua konsekuensi dari ancaman stres karyawan tersebut. Lalu, berupaya melakukan pencerahan total terhadap mental karyawan, termasuk mencerdaskan emosi baik dan pikiran positif karyawan.

Pimpinan dan karyawan harus berada dalam satu visi yang jelas untuk membangun keseimbangan tubuh, jiwa, dan pikiran mereka dalam sebuah keharmonisan yang menciptakan kebahagian di tempat kerja dan menyingkirkan semua benih stres dari lingkungan kerja.

Ketika tubuh, jiwa, dan pikiran tidak berada dalam keseimbangan yang baik, maka daya tahan tubuh akan melemah dan kesehatan diri menjadi terganggu. Jelas, hal ini akan menjadi persoalan yang merugikan kepentingan perusahaan, selain perusahaan akan kehilangan produktivitas oleh ketidakhadiran karyawan di kantor, perusahaan juga harus mengeluarkan biaya rumah sakit untuk mengobati karyawan yang sakit tersebut.

Stres yang berlarut-larut akan berubah menjadi depresi yang berpotensi membuat karyawan sering sakit-sakitan. Jika karyawan sudah sering sakit-sakitan, jangankan berharap prestasi dari dirinya, sekedar menuntaskan tugas dan tanggung jawab saja pasti dia tidak mampu.

Stres sangat berpotensi menyerang karyawan saat karyawan tidak mampu memenuhi target kerja; saat karyawan tidak mampu mengendalikan emosi dirinya dari tantangan dan tekanan kerja;  saat karyawan belum mampu berpikir positif terhadap semua persoalan dirinya dengan tempat kerjanya; saat karyawan terlibat konflik dengan kolega, pimpinan, keluarga, atau dengan yang lainnya; saat perusahaan memberikan beban kerja yang terlalu besar kepada karyawan.

Stres akan merusak tubuh, emosi , dan mental sukses seorang karyawan, yang mana semua ini secara otomatis akan menurunkan produktivitas dan keuntungan perusahaan. Saatnya pimpinan dan karyawan bersatupadu memfokuskan diri untuk mencapai kinerja optimal melalui tubuh, jiwa, pikiran yang sehat dan penuh semangat.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Belajar Kebaikan Dari Ketidakbaikan Orang Lain

Agustus 19, 2009

“Kehidupan Yang Damai Selalu Akan Mendapat Cobaan Dan Ujian Dari Sikap Tidak Baik Orang Lain. Tetapi, Jika Anda Memiliki Keteguhan Hati Untuk Berpikir Positif Dan Belajar Hal-Hal Baik Dari Ketidakbaikan Orang Lain Tersebut, Anda Pasti Dapat Menjalani Kehidupan Yang Lebih Damai.” – Djajendra

Hal terburuk dalam hidup ini adalah membicarakan keburukan orang lain. Sebab, saat Anda membicarakan keburukan orang lain, saat itu juga Anda telah mengundang kekuatan negatif masuk ke dalam pikiran Anda, saat itu juga Anda telah membiarkan gerbang perasaan Anda terbuka untuk dimasuki dan diisi oleh kekuatan emosi negatif. Dan hasilnya, Anda tidak akan pernah merasa damai, nyaman, apalagi bahagia.

Benar! Membicarakan ketidakbaikan orang lain hanya akan membuat diri Anda tidak bahagia. Membicarakan ketidakbaikan orang lain akan menambah stres, akan mengurangi rasa bahagia Anda secara tanpa Anda sadari.

Maukah Anda menjadi pribadi yang tidak bahagia? Saya yakin semua orang menginginkan hidup dalam kebahagiaan total.

Jika Anda mengharapkan kehidupan yang bahagia, Anda harus memulainya dari hal-hal kecil. Misalnya, tidak lagi memikirkan apalagi membicarakan ketidakbaikan orang lain. Mulai hari ini belajarlah untuk menjadi pribadi yang melihat setiap hal dan setiap orang dari pikiran positif, dan dari perasaan baik Anda.

Sikap positif, pikiran positif, dan perasaan positif Anda dapat menciptakan kehidupan yang lebih bahagia, lebih damai, lebih ceria, lebih bersemangat, dan lebih  bermanfaat buat kehidupan yang indah ini.

Baik dan buruknya kehidupan ini ada di dalam pikiran dan perasaan. Ketika Anda merasakan hal-hal buruk di dalam kehidupan Anda, maka sesungguhnya hal-hal buruk itu keluar dari persepsi Anda, dari pikiran-pikiran negatif Anda terhadap realitas kehidupan.

Sikap baik Anda kepada orang lain; perasangka baik Anda kepada kehidupan; ketulusan hati Anda untuk menjalani setiap ujian kehidupan; kesabaran Anda dalam melihat perilaku dan karakter tak terpuji; dan kecerdasan Anda untuk memahami kebesaran Tuhan melalui keanekaragaman warna kehidupannya, dapat membantu Anda untuk menjadi pribadi positif yang melihat semua aspek kehidupan dari sisi-sisi kebaikannya.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Ketika Uang Dalam Kendali Kecerdasan Emosional Anda

Juni 15, 2009

“Uang Akan Menjadi Maharaja Di Dalam Batin Orang-Orang Lemah; Uang Akan Menjadi Budak Di Dalam Batin Orang-Orang Kuat; Uang Akan Menjadi Surga Di Dalam Batin Orang-Orang Bijak.” – Djajendra

“Jika Anda Mampu Mengelola Uang Dengan Bijak Di Bawah Kendali Kecerdasan Emosional Anda, Di Dalam Situasi Keuangan Anda Yang Kuat Atau Pun Di Dalam Situasi Keuangan Anda Yang Sangat Buruk, Barulah Anda Bisa Merasakan Batin Yang Merdeka Dan Bebas Dari Jajahan Uang Terhadap Diri Anda.” – Djajendra

Uang menjadi sebuah faktor yang tidak boleh diabaikan di dalam mengelola kedamaian batin. Uang itu seperti sebuah pisau yang tajam, bila digunakan untuk emosi baik dia akan mendatangkan manfaat, bila digunakan untuk emosi negatif dia akan mendatangkan musibah.

Saat Anda mampu melihat uang tanpa tergoda untuk menjadi serakah, Anda akan menjadi pribadi yang penuh tanggung jawab untuk menggunakan uang dengan kekuatan kecerdasan emosional, dan secara otomatis Anda akan memahami bahwa ukuran cukup tidaknya uang ditentukan oleh kekuatan kecerdasan emosional Anda.

Sering sekali ketika uang yang tidak mencukupi kehidupan akan menjadi sumber kekacauan emosi diri. Perasaan takut akan hari esok dan perasaan tidak aman akan menjadi faktor yang membuat diri berada dalam sugesti kekalahan hidup.

Bila hal-hal negatif akibat kurangnya uang membuat Anda cemas dalam setiap momen hidup Anda, maka Anda sesungguhnya belum mampu mengelola potensi emosi baik Anda. Tetapi, ketika Anda sudah mampu mengelola uang Anda di bawah kendali kecerdasan emosional Anda, maka berapa pun jumlah nominal uang Anda akan menjadi kekuatan yang mampu membuat batin Anda nyaman dan tidak takut untuk melihat kebutuhan hari besok.

Di setiap aspek kehidupan Anda, walaupun Anda merasa telah melakukannya secara total dan penuh semangat, tapi bila ada persoalan uang di dalamnya, dan Anda tidak memiliki kecerdasan emosional yang tangguh dan solid, maka Anda pasti berada dalam rasa kurang beruntung dan kurang kaya.

Anda pasti tahu bahwa emosi diri yang selalu merasa tidak cukup dengan jumlah uang yang dimiliki, akan menciptakan batin yang jauh dari rasa bahagia dan damai.

Jika Anda mampu mengelola uang dengan bijak di bawah kendali kecerdasan emosional Anda, di dalam situasi keuangan Anda yang kuat atau pun di dalam situasi keuangan Anda yang sangat buruk, barulah Anda bisa merasakan batin yang merdeka dan bebas dari jajahan uang terhadap diri Anda.

Jika Anda konsisten dalam memanfaatkan kekuatan kecerdasan emosional Anda, untuk bisa tetap bertahan dan berjuang dalam mengatasi berbagai persoalan keuangan Anda, Anda akan menjadi pribadi yang bermental tangguh dengan tanpa rasa takut untuk menghadapi hari esok yang lebih cemerlang.

Jika Anda sulit atau pun tidak mampu menyingkirkan emosi negatif Anda dari persoalan sulitnya keuangan Anda, maka Anda tetap akan berada dalam ketidakbahagiaan dan ketidakdamaian batin dan pikiran Anda di sepanjang hidup Anda.

Ingat! Seberat apa pun persoalan keuangan Anda, jika Anda lakoni dengan kecerdasan emosional Anda, maka Anda akan menjadi semakin kuat untuk menaklukkan persoalan keuangan Anda itu melalui berbagai cara yang kreatif dan strategis.

Singkirkan diri Anda dari perasaan takut dan perasaan marah oleh miskinnya kantong Anda di hari ini. Dan peluklah semua emosi baik diri Anda, lalu berikan motivasi dan pencerahan kepada batin terdalam Anda, untuk bangkit berjuang dalam kekuatan rasa syukur atas apa yang Anda miliki saat ini.

Perasaan marah, kecewa, tidak percaya diri, dan  takut adalah benih-benih dari emosi negatif yang bisa merubah diri Anda menjadi sesuatu yang tidak berharga.

Ketika Anda menjalani setiap nafas kehidupan Anda bersama kekuatan kecerdasan emosional Anda, Anda akan selalu percaya diri dan yakin untuk memperbaiki setiap kekurangan diri dengan sikap tegar, sabar, dan optimistis.

Jadilah pribadi dengan kekuatan kecerdasan emosional diri yang konsisten, miliki komitmen yang kuat untuk meletakkan kekuatan keuangan Anda di bawah kendali emosi baik Anda. Dan, ekspresikan hidup Anda untuk menikmati setiap sisi surga yang ada di dalam diri Anda dan yang ada di luar diri Anda.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com


Selalu Bersemangat Untuk Menaklukkan Masa-Masa Sulit

Juni 7, 2009

”Jangan Kalahkan Diri Anda, Tapi Menangkan Diri Anda Dalam Tujuan Hidup Anda.” – djajendra

” Kemuliaan Kita Yang Terbesar Bukan Pada Kenyataan Bahwa Kita Tidak Pernah Jatuh, Tetapi Pada Kenyataan Bahwa Kita Selalu Berhasil Bangkit Setiap Kali Kita Jatuh.” – Napoleon

Hidup ini selalu memiliki jalannya sendiri untuk menguji mental dan daya juang seseorang. Walaupun Anda tahu bahwa Anda memiliki potensi sukses tak terbatas yang Anda dapatkan sejak saat Anda lahir. Tetapi, Anda juga harus tahu bahwa untuk mencapai sukses diperlukan perjalanan hidup yang berkemampuan untuk menaklukkan masa-masa sulit. Oleh karena itu, seluruh tujuan hidup Anda haruslah dibangun melalui tingkat kesadaran tertinggi, agar Anda bisa mendapatkan pencerahan hidup untuk menaklukkan masa-masa sulit Anda dengan tegar dan sabar. Tujuan  hidup yang diiringi oleh semangat dan motivasi yang hebat, akan membawa Anda kepada tingkat kesadaran spiritual tertinggi, melalui pengalaman hidup, pengalaman belajar, dan pengalaman bekerja. Saat Anda mendapatkan kesadaran spiritual tertinggi, Anda akan benar-benar mendapat penerangan-penerangan dalam melakoni perjalanan hidup Anda. Ingat! Tidak ada cerita sukses yang dihasilkan tanpa melalui perjuangan hidup yang hebat. Kehidupan Anda akan menjadi mudah dan bebas stres, saat Anda mampu menjalani setiap proses kehidupan Anda dengan rasa syukur dan terima kasih. Kisah sukses kehidupan manusia tercipta dari dedikasinya terhadap tugas dan tanggung jawab, yang dilakukan melalui proses memberi dan memberi lebih banyak sebelum menerima lebih banyak lagi.

Masa – masa sulit adalah ujian yang akan menguji pikiran dan emosi Anda, agar Anda mampu mendengar realitas kehidupan dalam upaya menghasilkan jawaban kemenangan yang konsisten.

Setiap kali masa sulit menggoncang kenyamanan hidup Anda, Anda harus mengingatkan diri Anda sendiri untuk mencari strategi dan taktik yang jitu buat meredam masa sulit tersebut.

Jangan biarkan pikiran negatif dan emosi negatif menguasai diri Anda dalam menghadapi masa – masa sulit. Ingat! Setiap kali ada masalah, bila Anda menjawabnya dengan kekuatan emosi negatif dan pikiran negatif, Anda akan membuat kesalahan – kesalahan yang berpotensi membawa Anda kepada penderitaan yang lebih tinggi.

Jangan pernah membiarkan emosi negatif dan pikiran negatif menumpuk dalam diri Anda, nanti Anda akan sulit berpikir tenang dan terang untuk menaklukan masa-masa sulit Anda.

Setiap hari lakukan pemantauan terhadap pikiran negatif dan emosi negatif Anda. Lalu, peliharalah jiwa, raga, dan pikiran Anda dengan nilai-nilai positif, yang membuat diri Anda mampu secara terus – menerus merasa tegar, optimistis, percaya diri, dan yakin untuk meraih sukses.

Miliki waktu terbaik untuk berkomunikasi  dengan diri Anda yang terdalam. Lalu, terimalah pesan – pesan positif untuk membuat diri Anda bersemangat dalam menaklukkan semua masa sulit Anda.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com