PENGEMBANGAN KUALITAS KERJA UNTUK MUTU DAN PELAYANAN YANG BERKUALITAS

DJ456“Kualitas itu tercipta dari cinta, gairah, disiplin, kompetensi, serta kemampuan untuk melayani dengan totalitas dan sepenuh hati. Ingatlah bahwa semakin organisasi berkembang dengan prinsip-prinsip cinta dalam totalitas pelayanan dengan sepenuh hati, maka kualitas kerja akan muncul secara otomatis, dan menjadikan tempat kerja indah dalam keberuntungan.” ~ Djajendra

Sudahkah Anda Berkualitas Kerja?

Aliran pengetahuan dan informasi telah membuat kehidupan masyarakat semakin cerdas dan sadar untuk memiliki sesuatu yang berkualitas. Apapun yang dibeli atau yang ingin dimiliki, pastilah diinginkan yang paling berkualitas dan yang paling terlihat indah. Masyarakat sudah sangat cerdas dan mengerti tentang produk atau jasa mana yang berkualitas dan yang tidak berkualitas. Selama seseorang memiliki daya beli, maka pilihan pertamanya pastilah untuk hal-hal yang paling berkualitas.

Kualitas atas produk dan jasa sangat ditentukan dengan teknologi, sistem, cara kerja, dan integritas pribadi untuk mengkontribusikan kualitas kerja terbaik. Dalam pengamatan penulis, walaupun dalam sebuah organisasi teknologinya sudah yang terbaik, sistemnya terbaik, dan cara kerja organisasi yang fokus pada mutu. Tetapi, bila integritas pribadi pekerja tidak terfokus pada kualitas kerja terbaik, maka hasil akhirnya selalu menjadi tidak seperti yang diharapkan. Kualitas integritas pribadi untuk menghasilkan kualitas kerja terbaik haruslah menjadi perhatian yang penting.

Memiliki sumber daya manusia dengan integritas pribadi yang fokus pada kualitas kerja, akan menjadikan organisasi dan sistem kerja manajemen lebih efektif. Hal ini, tidak hanya akan meningkatkan pendapatan dan produktivitas organisasi, tapi juga dapat meningkatkan reputasi organisasi dipersepsi masyarakat yang luas. Dan secara internal, karyawan-karyawan dengan kualitas dan integritas pribadi, mampu menjadikan cara kerja mereka untuk meningkatkan kreativitas, inovasi, dan soliditas kerja.

Pekerjaan berkualitas memerlukan arahan dan koordinasi yang jelas dari kepemimpinan. Diperlukan kecerdasan kepemimpinan untuk memaksimalkan potensi organisasi dengan meningkatkan pengetahuan dari sumber daya manusia, agar sumber daya manusia mampu melakukan pekerjaan dengan sebaik mungkin. Termasuk, menyediakan database yang lengkap atas pekerjaan yang dikerjakan. Semakin lengkap informasi, pengetahuan, data, dan cara kerja yang terfokus pada mutu; maka, semakin berkualitaslah orang-orang di internal organisasi dalam memberikan kompetensi dan kualitas kerja.

Setiap tindakan, rencana, aksi dan reaksi dari sebuah proses kerja, haruslah mendapatkan perhatian penuh dari para manajer senior. Setiap manajer wajib menjadi orang-orang terdepan yang membantu, untuk meyakinkan dan memotivasi setiap pribadi karyawan, agar dapat menciptakan kualitas kerja dari keunggulan integritas pribadi.

Setiap pemimpin di masing-masing posisi haruslah cerdas menangani semua kebutuhan individu yang dipimpin. Kualitas bukan saja dihasilkan dari hal-hal yang terlihat, tapi juga dari hal-hal yang tidak terlihat, seperti suasana hati pekerja. Bila suasana hati pekerja sedang tidak baik, maka kualitas yang diharapkan pastilah tidak mampu dipenuhi. Menjaga dan merawat suasana hati pekerja, agar selalu senang dan percaya diri, akan membantu para pemimpin untuk mendapatkan kualitas kerja terbaik.

Apa Itu Kualitas Kerja?

Kualitas kerja memerlukandukungan dari data yang benar, informasi yang benar, pengetahuan, cara kerja, teknologi terbaru, suasana hati yang bahagia, sistem kerja yang efektif, integritas pribadi, dan kepemimpinan yang berpengaruh untuk penciptaan kualitas.

Data yang benar akan menjadi database untuk menghasilkan informasi yang benar. Jadi, organisasi harus benar-benar  menyiapkan infrastruktur untuk dapat menemukan, menghasilkan, dan menyimpan data-data dasar yang paling benar, untuk kemudian dimanfaatkan sebagai bahan dasar dalam menghasilkan informasi yang berkualitas.

Semakin berkualitas dan benar informasi yang dimiliki organisasi atas semua pekerjaan yang dilakukan, maka semakin pekerjaan itu akan mendapatkan kontribusi untuk menghasilkan kualitas terbaik.

Pengetahuan sumber daya manusia yang terus menerus ditingkatkan dengan pelatihan dan pembelajaran secara berkelanjutan, akan menjadikan wawasan dan cara berpikir mereka lebih luas dan lebih terbuka.

Kualitas adalah sesuatu yang akan terus tumbuh dan berkembang bersama perubahan. Kualitas terbaik pasti hanya mampu dihasilkan dari aliran wawasan, pengetahuan, teknologi, cara kerja, dan kepribadian yang kreatif bersama realitas kerja.

Kualitas kerja akan didapatkan melalui persiapan yang lengkap terhadap semua komponen yang terkait dalam menghasilkan kualitas. Jadi, kesadaran manajemen untuk melengkapi sumber daya manusia dengan pengetahuan, data, informasi, cara kerja, teknologi, integritas, dan kepedulian kepada suasana hati mereka, akan menjadi kekuatan yang membuat kualitas kerja menjadi lebih unggul.

Manfaat Kualitas Kerja

Kualitas kerja dari setiap individu akan memberikan manfaat untuk menjaga daya saing organisasi, juga untuk menjaga keberlanjutan usaha dengan berkualitas. Artinya, kualitas merupakan jaminan untuk tetap eksis selama-lamanya di dalam pasar yang penuh dinamika, perubahan, dan kreativitas. Selama setiap orang fokus dan terbiasa bekerja dengan kualitas, maka organisasi selalu akan berada pada posisi terdepan sebagai yang terbaik.

Kualitas kerja dari setiap individu akan memberikan manfaat akumulasi dalam soliditas kualitas organisasi. Apalagi, bila setiap individu mampu membuang jauh-jauh ego pribadi, dan mampu bekerja dalam kolaborasi, untuk menciptakan soliditas dalam setiap proses kerja; maka, organisasi akan tumbuh dan berkembang dengan kecepatan dan kekuatan yang selalu mengungguli para pesaing.

Cara Menerapkan Kualitas Kerja

Penerapan kualitas kerja diawali dari tata kelola organisasi yang terbuka, adil, bertanggung jawab, bertatakrama, beretika, berintegritas, memiliki kepastian, ketegasan, disiplin, dan perhatian terhadap semua aspek organisasi dengan rinci.

Pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas, merupakan hal yang sangat mendasar dalam penerapan kualitas kerja. Misalnya, siapa mengerjakan apa? Siapa berhubungan dengan siapa atau apa? Siapa mengawasi apa dan siapa? Siapa yang bertanggung jawab atas apa dan siapa? Siapa yang memiliki otoritas dan wewenang atas apa dan siapa?  Jadi, semua hal-hal di atas ini harus jelas, tegas, pasti, terbuka, adil, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Organisasi harus dirancang untuk bekerja berbasis kualitas. Penyiapan alat-alat pendukung, seperti teknologi, sistem kerja, panduan kerja, data, informasi, pengetahuan, dan kepemimpinan haruslah dapat diakses dan dioperasionalkan oleh setiap orang dengan mudah.

Setiap fungsi dan peran kerja harus dilengkapi dengan budaya kerja, yang menyatukan fokus untuk menghasilkan kualitas kerja. Manajemen organisasi harus berfungsi untuk menjadi energi, yang berbagi pengetahuan dan membantu setiap fungsi dan peran kerja, untuk terhubung satu sama lain dalam soliditas kerja.

Perhatian dan kepedulian kepada suasana hati karyawan haruslah menjadi prioritas. Setiap metode kerja yang diimplementasikan organisasi harus memperhatikan sisi kemanusiaan dari para pekerja. Semakin manusiawi metode dan sistem kerja, semakin suasana hati karyawan menjadi bahagia, untuk menghasilkan kualitas kerja terbaik.

Manusia tetaplah manusia yang punya hati dan pikiran untuk kehidupan yang lebih baik. Setiap orang di tempat kerja pastilah menginginkan harapan untuk kehidupan yang lebih baik. Kesadaran dan keterbukaan manajemen untuk memperhatikan harapan dari pekerja, akan menjadi awal yang baik dalam penerapan kualitas kerja, ataupun dalam membudayakan organisasi dengan cara kerja yang berkualitas.

Tips untuk Menerapkan Kualitas Kerja

·         Siapkan organisasi dengan tata kelola yang terbuka, adil, bertanggung jawab, beretika, tegas, pasti, jelas, melayani, memberikan harapan dan masa depan buat pekerja.

·         Siapkan infrastruktur organisasi dengan teknologi terbaik, dan kuatkan proses kerja dengan budaya organisasi yang kuat.

·         Kembangkan sumber daya manusia untuk mendapatkan ide-ide mereka yang terbaik, dan alirkan ide-ide terbaik mereka ke dalam kreativitas dan inovasi organisasi.

·         Kembangkan budaya kerja yang menjadikan setiap orang sebagai pembelajar.

·         Biasakan setiap orang untuk saling membantu dalam soliditas bersama, serta saling berbagi pengetahuan dan pengalaman untuk meningkatkan kualitas kerja.

·         Jadikan kepemimpinan sebagai fungsi yang melayani kualitas, dan kuatkan rasa percaya diri kepemimpinan untuk berpartisipasi secara aktif dalam proses mengoptimalkan potensi dan bakat karyawan.

·         Jaga suasana hati orang-orang di tempat kerja dalam energi senang, damai, antusias, bahagia, dan penuh gairah.

·         Miliki program pemulihan karyawan dari kejenuhan. Karena, kejenuhan akan selalu datang untuk membuat orang-orang bosan dengan rutinitas pekerjaannya. Bila orang-orang jenuh dan bosan, maka kualitas kerja bisa tidak optimal.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

About these ads